POJOKSATU.id – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memberikan apresiasi khusus kepada 13 mahasiswa peraih medali pada ajang SEA Games Thailand 2025.

Bentuk penghargaan tersebut diwujudkan melalui pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama dua semester.

Kebijakan ini menjadi wujud komitmen UPI dalam menghargai perjuangan, dedikasi, dan prestasi mahasiswa yang telah mengharumkan nama universitas di level internasional.

Baca Juga: LOWONGAN KERJA Hingga 30 Januari, Jadi Staf Administrasi di YIARI, Penempatan Bogor

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan universitas dalam pertemuan yang digelar di Kampus UPI, Bandung.

“Pembebasan UKT ini merupakan bentuk apresiasi universitas atas capaian prestasi tertinggi para mahasiswa di Sea Games,” ujar Wakil Rektor UPI Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis, Prof. Yudhi Sukmayadi, Senin (12/1/2026), dikutip dari laman resmi UPI.

UPI Sumbangkan 14 Medali
Dalam ajang SEA Games Thailand 2025, UPI tercatat menyumbangkan total 14 medali untuk kontingen Indonesia.

Baca Juga: Janji 6 Bulan Molor 2 Tahun, Warga Perumahan Padi Village Karawang Tagih Fasum Developer

Rinciannya terdiri atas 2 medali emas, 5 perak, dan 7 perunggu. Dari jumlah tersebut, satu medali diraih oleh dosen UPI.

Prestasi ini datang dari tujuh cabang olahraga, di antaranya rowing, squash, baseball, hockey, dan football.

Capaian tersebut sekaligus menegaskan kontribusi UPI dalam pengembangan olahraga prestasi di tingkat regional Asia Tenggara.

Baca Juga: UMKM Binaan BRI ‘Kain Indonesia by Shifara’ Hidupkan Wastra Nusantara Lewat Office Wear Modern

Penguatan Dukungan UKM Olahraga
Atas capaian membanggakan tersebut, UPI memastikan akan meningkatkan dukungan bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) olahraga.

Penguatan dilakukan melalui peningkatan fasilitas, penyediaan perlengkapan, serta dukungan aktivitas latihan yang lebih terprogram.

UPI berharap mahasiswa atlet dapat terus meningkatkan kualitas dan daya saing, baik di kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: Sawah Terendam Banjir, Petani Aceh Utara Dibayar Rp100 Ribu per Hari untuk Pulihkan Lahan

“Universitas akan berupaya meningkatkan fasilitasi, tidak hanya dari sisi peralatan dan perlengkapan, tetapi juga dukungan aktivitas yang terprogram agar di masa depan mahasiswa bisa lebih berprestasi,” tambah Prof. Yudhi.

Sejalan dengan itu, optimalisasi sarana dan prasarana olahraga juga menjadi prioritas.

Mulai dari peningkatan kualitas lapangan latihan hingga pengadaan alat pendukung cabang olahraga.

Baca Juga: Minat CPNS Polhut KLHK 2026? Segera Siapkan Berkas dan Syarat Ini

Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI, Prof. Dr. Komarudin, M.Pd., menambahkan bahwa UPI juga membuka ruang regenerasi atlet melalui kerja sama dengan lembaga pembinaan seperti Cibubur Youth Athlete Training Centre (CYATC).

Para alumni CYATC kini mulai diarahkan untuk melanjutkan studi sekaligus pembinaan prestasi di FPOK UPI.

Ke depan, UPI menargetkan peningkatan perolehan medali melalui sistem pembinaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Baca Juga: Viral! Oknum ASN Kemenag Sulbar Diciduk Polisi, Diduga Pesta Sabu Bareng 2 Wanita

Fakultas dan program studi didorong untuk aktif mengidentifikasi calon atlet potensial, yang selanjutnya akan dibina melalui pelatihan intensif dan terstruktur. ***