POJOKSATU.id — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terus mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui skema Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Khusus bagi Guru Tertentu pada tahun 2025, pelaksanaan PPG dirancang dalam tiga tahapan utama atau modul, yang masing-masing memiliki fokus pengembangan kompetensi secara mendalam dan terintegrasi.
Berikut adalah penjelasan rinci dari tiga modul utama yang menjadi inti proses pembelajaran dalam PPG Guru Tertentu 2025:
Modul 1: Pembelajaran Mendalam dan Asesmen (4 SKS)
Menumbuhkan pemahaman mendalam dan kemampuan asesmen holistik
Modul pertama ini membekali guru dengan keterampilan dalam merancang pembelajaran yang berorientasi pada makna jangka panjang dan kemampuan asesmen yang akurat terhadap proses dan hasil belajar siswa.
Fokus utama dari modul ini meliputi:
-
Perencanaan Pembelajaran
Guru dilatih menggunakan pendekatan Understanding by Design (UbD) yang menekankan pentingnya memulai dari tujuan akhir pembelajaran.Hal ini memungkinkan guru merancang pengalaman belajar yang berkesinambungan, berorientasi pada hasil belajar bermakna dan relevan bagi peserta didik.
-
Strategi Asesmen
Pengembangan asesmen formatif dan sumatif menjadi bagian penting dalam modul ini.Guru diarahkan untuk membuat penilaian berbasis proyek, portofolio, serta asesmen autentik yang tidak hanya mengukur capaian kognitif, tetapi juga keterampilan dan sikap siswa.
-
Asesmen dan Layanan BK
Khusus bagi guru Bimbingan dan Konseling, materi tambahan diberikan seputar teknik asesmen kebutuhan psikososial siswa.Ini mencakup identifikasi masalah, pengembangan intervensi konseling, dan penciptaan lingkungan sekolah yang suportif dan sehat secara emosional.
Modul ini berlaku untuk guru jenjang umum, SMK, PAUD, PLB, dan secara khusus memperkuat kompetensi guru BK.
Modul 2: Pembelajaran Sosial Emosional (3 SKS)
Membangun kompetensi sosial dan emosional guru dan siswa
Di era pendidikan yang mengedepankan kesejahteraan siswa secara holistik, modul ini menjadi jawaban atas kebutuhan pengembangan karakter dan emosi peserta didik.
Materi yang dipelajari mencakup:
-
Kesadaran Diri (Self-awareness)
Guru diajak untuk memahami emosi, nilai, serta potensi pribadi, sehingga mampu mengelola diri secara sehat dan menjadi teladan bagi siswa. -
Manajemen Diri (Self-management)
Pengembangan kemampuan dalam mengontrol emosi, mengelola stres, serta mengarahkan diri pada tujuan jangka panjang menjadi bagian dari pembelajaran utama. -
Kesadaran Sosial (Social awareness)
Guru diasah kemampuannya untuk menghargai perbedaan, memahami perasaan orang lain, dan membangun empati yang tinggi terhadap keberagaman. -
Keterampilan Relasi dan Komunikasi
Modul ini juga menguatkan kemampuan membina hubungan yang sehat, menyelesaikan konflik secara damai, serta menjaga komunikasi yang asertif dan terbuka. -
Pengambilan Keputusan Bertanggung Jawab
Guru dibekali dengan keterampilan mengambil keputusan yang berdasarkan prinsip etika, kepedulian, serta pertimbangan terhadap keselamatan dan kesejahteraan bersama.
Seluruh pendekatan dalam modul ini diintegrasikan dengan nilai-nilai karakter dan dimensi Profil Pelajar Pancasila.
Modul 3: Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai (2 SKS)
Merefleksikan tujuan luhur pendidikan dan peran guru sebagai pendidik nilai
Baca Juga: BAPAK IBU Guru Harus Tahu! Ciri-ciri SPTJM PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Valid!
Modul terakhir ini lebih bersifat reflektif dan filosofis.
Tujuannya adalah memperkuat identitas dan jati diri guru sebagai agen perubahan dalam dunia pendidikan.
-
Filsafat Pendidikan
Guru mempelajari berbagai aliran pemikiran dalam pendidikan seperti esensialisme, progresivisme, dan rekonstruksionisme.Pemahaman ini memperkaya cara pandang terhadap makna pendidikan dan implikasinya dalam praktik mengajar.
-
Pendidikan Nilai dan Moral
Dalam modul ini, guru dibekali strategi menanamkan nilai-nilai universal seperti kejujuran, tanggung jawab, gotong royong, dan keadilan.Nilai-nilai ini menjadi dasar untuk membentuk karakter siswa yang unggul dan berintegritas.
-
Refleksi Profesional dan Etika Guru
Guru diajak membangun kebiasaan refleksi terhadap praktik pembelajarannya, menilai kembali peran mereka dalam pembentukan karakter dan keberhasilan siswa, serta memastikan setiap langkah pendidikannya berlandaskan etika.
Belajar Mandiri dan Penugasan Terstruktur
Pelaksanaan ketiga modul PPG ini berlangsung secara daring dan terstruktur melalui platform Ruang GTK.
Baca Juga: KAPAN Batas Waktu Unggah SPTJM untuk Syarat Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu Tahun 2025?
Guru akan menjalani serangkaian kegiatan belajar mandiri, forum diskusi, serta penugasan individu maupun kelompok yang didampingi oleh dosen dan instruktur profesional.
Setiap modul dirancang untuk mengasah kompetensi spesifik sesuai jenjang dan jenis tugas mengajar masing-masing peserta.
Melalui ketiga modul ini, PPG Guru Tertentu Tahun 2025 tidak hanya menekankan pada keterampilan teknis mengajar, tetapi juga menghidupkan kembali esensi guru sebagai pendidik yang mendalam, reflektif, dan berkarakter. ***




