POJOKSATU.id – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat perannya dalam pembangunan nasional melalui partisipasi aktif pada Program Hibah BESTARI Saintek Tahun 2026.
Program ini membuka ruang kolaborasi luas antara akademisi dengan masyarakat, komunitas, pemerintah daerah, hingga mitra industri.
Melalui program tersebut, UNM mendorong dosen untuk menghadirkan inovasi berbasis sains dan teknologi yang tidak berhenti pada tataran konseptual.
Pendekatan yang digunakan adalah Living Lab, sebuah model riset terapan yang melibatkan masyarakat secara langsung sebagai bagian dari proses inovasi, sejak tahap perencanaan hingga implementasi solusi di lapangan.
Beragam proposal dosen UNM yang diajukan dalam Program BESTARI Saintek 2026 mengangkat isu-isu krusial di berbagai sektor strategis.
Mulai dari pertanian dan lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca Juga: Prabowo Gagas Proyek Gentengisasi Nasional, 57,93 Persen Rumah RI Sudah Pakai Genteng
Fokus utama dari seluruh proposal tersebut adalah pemecahan masalah nyata yang dihadapi masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.
Dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif, hasil riset diharapkan tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga berdampak langsung bagi kehidupan sehari-hari.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UNM, Dr. Nita Merlina, menegaskan bahwa orientasi dampak sosial menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Universitas tidak boleh terlepas dari masyarakat. Melalui Program BESTARI Saintek 2026, UNM memastikan inovasi dosen benar-benar hadir sebagai solusi yang aplikatif, inklusif, dan berkelanjutan,” tegas Nita dalam keterangan yang diterima Jumat (6/2/2026).
Ia menilai, sinergi antara akademisi dan masyarakat bukan hanya mampu meningkatkan kualitas riset, tetapi juga mendorong perguruan tinggi agar semakin relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.
Riset yang berpihak pada masyarakat dinilai menjadi kunci agar hasil inovasi tidak berhenti sebagai laporan ilmiah semata.
Baca Juga: Sempat Lolos Operasi Tangkap Tangan, Bos Blueray Cargo yang Buron Akhirnya Menyerahkan Diri ke KPK
Dengan semangat kolaborasi tersebut, Universitas Nusa Mandiri optimistis dapat terus melahirkan inovasi-inovasi berdampak.
Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat daya saing bangsa ke depan. ***




