POJOKSATU.id — Universitas Djuanda (UNIDA) merayakan Milad ke 38 dengan menggelar Tasyakuran yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran serta santunan anak yatim.

Acara ini berlangsung di Masjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA pada Senin (17/03/2025).

Kegiatan diawali dengan peringatan Nuzulul Qur’an yang diisi oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr. KH. Ahmad Dimyati Badruzzaman, M.A.

Rangkaian acara lainnya meliputi istighosah, khataman Al-Qur’an, serta berbuka puasa bersama.

Hadir dalam acara ini Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H., beserta jajaran pimpinan universitas, Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I., serta civitas akademika yang terdiri dari dosen, tenaga pendidik, tiga pilar (security, cleaning service, driver), dan mahasiswa.

Baca Juga: RESMI DIBUKA, UGM Jalur Seleksi Mandiri, SIMAK Perubahan Mekanisme Ujian Mandiri UGM, Cek Kuota PMB, INFO LENGKAP Jadwal dan Biaya Pendaftaran di Sini

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H. menegaskan bahwa UNIDA menjadikan tauhid sebagai pondasi utama dalam sistem pendidikannya.

Salah satu bentuk pengamalan nilai ketauhidan adalah khataman Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan di berbagai fakultas dan unit kerja.

“Khataman Al Quran dilaksanakan di setiap fakultas dan unit kerja secara bergiliran setiap minggu. Selain itu, terdapat pula khataman melalui grup WhatsApp yang dilakukan seminggu sekali hingga tiga hari sekali. Ini menjadi bagian dari cara kita memuliakan Al-Qur’an,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa setiap kegiatan di UNIDA senantiasa diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk penghormatan terhadap kitab suci tersebut.

Baca Juga: IPB University TERIMA 8.445 Mahasiswa Baru, 10 PRODI Jalur SNBP Ini JADI FAVORIT, Jumlah Pendaftar MENINGKAT, Cek Persaingan PRODI Keketatan TERTINGGI

Sementara itu, Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I., menekankan pentingnya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita perlu membaca Al-Qur’an dengan tahsinnya, mengkajinya, lalu menerapkannya dalam keseharian. Meski tidak mudah, dengan terus berlatih, kita akan terbiasa menjalankan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan kita,” jelasnya.

Dalam tausyiahnya, Dr. KH. Ahmad Dimyati Badruzzaman, M.A., menguraikan kemuliaan Al-Qur’an dengan menyebutkan beberapa sifat yang diberikan Allah SWT kepada kitab suci tersebut.

Baca Juga: Jadi PTN Paling DIminati, Lima Fakultas dan Sekolah di ITB Ini BERSAING KETAT di SNBT 2025, Kenali Prodi dan Prospeknya

“Al-Qur’an adalah kitab suci yang sangat mulia hingga diberikan beberapa sifat oleh Allah SWT, di antaranya Al-Majid, Al-Karim, Al-Aziz, dan Al-Azim,” terangnya.

Ia juga menyoroti keutamaan surat Al-Fatihah yang menjadi surat paling banyak dibaca oleh umat Islam di seluruh dunia.

“Surat Al-Fatihah dibaca di setiap rakaat shalat wajib, yang berjumlah 17 rakaat sehari, belum termasuk shalat sunnah,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak yatim-piatu. Bantuan yang diberikan berupa paket perlengkapan sekolah dan dana tunai yang diserahkan langsung oleh Chancellor, Rektor, dan pimpinan UNIDA.***