POJOKSATU.id - Setelah gaji PNS 2024 naik, maka tunjangan sertifikasi guru 2024 atau tunjangan profesi guru 2024 juga naik.

Kepastian kenaikan tunjangan sertifikasi guru 2024 atau tunjangan profesi guru 2024 itu sejalan dengan kenaikan gaji PNS 2024.

Diketahui, gaji PNS 2024 naik sebesar 8 persen dari sebelumnya.

Baca Juga: Kronologis PSIS vs PSS Ricuh, dari Saling Ejek Chant hingga Pengrusakan Bus

Pengumuman tersebut disampaikan Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 16 Agustus 2023 lalu.

Akan tetapi, kenaikan tunjangan sertifikasi guru 2024 atau tunjangan profesi guru 2024 itu hanya akan didapat oleh guru yang sudah bersertifikat saja.

Lalu berapa besaran tunjangan bagi guru tersebut?

Baca Juga: Laga PSIS vs PSS Diwarnai Ricuh Antarsuporter, Awalnya Saling Ejek Chant

Perlu diketahui, bukan hanya gaji PNS saja yang naik. Akan tetapi juga gaji PPPK juga naik.

Disampaikan bahwa kenaikan gaji PNS dan kenaikan gaji PPPK tersebut akan mulai berlaku per Januari 2024.

 

Mekanisme Pencairan Tunjangan Profesi Guru 2024

Dengan gaji PNS 2024 naik, otomatis tunjangan profesi guru 2024 atau tunjangan sertifikasi guru 2024 juga naik.

Baca Juga: Repnas Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran untuk Ciptakan 10 Juta Lowongan Pekerjaan

Kenaikan tunjangan profesi guru 2024 atau tunjangan sertifikasi guru 2024 akan disesuaikan dengan gaji pokok PNS dan PPPK yang disesuaikan dengan golongan masing-masing.

Sementara bagi yang bukan PNS, besaran kenaikan akan setara dengan satu kali gaji pokok.

Jika gaji PNS 2024 naik 8 persen, maka demikian pula dengan TPG 2024 yang juga naik 8 persen.

Akan tetapi, tunjangan profesi guru 2024 ini tidak bisa didapatkan setiap bulan.

Baca Juga: Manang di Pilpres 2024, Ganjar Janji Satu Jatah Menteri Dari Sultra

Melainkan akan dicairkan sebanyak 3 kali untuk setiap 3 bulan.

Untuk besarannya, mengikuti besaran gaji pokok yang diterima berdasarkan golongan masing-masing.

 

Cara Menghitung Tunjangan Sertifikasi Guru 2024

Seperti diketahui, guru digolongkan dalam PNS golongan III atau IV.

Baca Juga: Pemilih Terbanyak Keempat di Indonesia, Edy Rahmayadi Optimis Menangkan Anies 75 Persen di Sumut

Lalu bagaimana cara menghitung besaran tunjangan sertifikasi guru 2024 atau tunjangan profesi guru 2024?

Berikut ini cara dan rumusnya:

Gaji pokok baru = gaji pokok lama x 1,08

Baca Juga: Dejan/Gloria Juara Syed Modi India International 2023, Pasangan Non-Pelatnas Penyelamat Indonesia Tahun Ini

Tunjangan profesi baru = gaji pokok baru

Rumus dan Contoh:

Seorang guru PNS dengan golongan III/a dan masa kerja 3 tahun memiliki gaji pokok lama sebesar Rp2.456.700 per bulan.

Maka, gaji pokok baru mulai Januari 2024 adalah:

Baca Juga: Kembangkan Bisnis Kecil Lewat WhatsApp Business, Berikut 3 Cara Simple

Gaji pokok baru = Rp2.456.700 x 1,08

Jadi gaji pokok baru akan mencapai Rp2.653.236

Jika guru tersebut memiliki serdik, maka tunjangan sertifikasi baru mulai Januari 2024 adalah:

Baca Juga: Perjalanan Karir Doni Monardo, Kepercayaan 3 Presiden, Mencuat saat Covid-19 Melanda

Tunjangan profesi guru = gaji pokok baru

Jadi tunjangan profesi baru akan mencapai = Rp2.653.236

 

Besaran Gaji PNS Golongan I sampai IV

Dengan adanya kenaikan gaji 8 persen, maka PNS akan mendapatkan tambahan gaji pokok (gapok) rata-rata Rp200 ribu sampai Rp400 ribu per bulan.

Baca Juga: Tahun 2024, Google Akan Hapus Aplikasi Chrome di Android

Saat ini, nominal gaji PNS masih mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 Tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

PP ini nantinya akan diubah dengan menyesuaikan nominal gaji PNS setelah naik 8 persen.

Berikut estimasi daftar gaji PNS setelah naik 8 persen, mulai dari golongan I sampai golongan IV:

Golongan I (lulusan SD dan SMP)

Golongan I/a : Rp 1.685.664 – Rp 2.522.664
Golongan I/b : Rp 1.840.860 – Rp 2.670.732
Golongan I/c : Rp 1.918.728 – Rp 2.577.500
Golongan I/d : Rp 1.851.800 – Rp 2.901.420

Baca Juga: Doni Monardo Meninggal Dunia, Mantan Kepala BNPB Dimakamkan Senin di TMP Kalibata

Golongan II (lulusan SMA dan D-III)

Golongan II/a : Rp 2.183.976 – Rp 3.643.488
Golongan II/b : Rp 2.385.072 – Rp 3.797.604
Golongan II/c : Rp 2.485.944 – Rp 3.958.200
Golongan II/d : Rp 2.591.136 – Rp 4.125.600

Golongan III (lulusan S1 hingga S3)

Golongan III/a : Rp 2.785.752 – Rp 4.575.312
Golongan III/b : Rp 2.903.580 – Rp 4.768.848
Golongan III/c : Rp 3.026.484 – Rp 4.970.592
Golongan III/d : Rp 3.154.464 – Rp 5.180.760

Baca Juga: Sakti, Polisi Gadungan Sebulan Tinggal dan Latihan di Mako Brimob Tanpa Ketahuan, Terbongkar Gegara Rokok

Golongan IV (lulusan S1 hingga S3)

Golongan IVa: Rp 3.287.844 – Rp 5.400.000
Golongan IVb: Rp 3.426.948 – Rp 5.628.420
Golongan IVc: Rp 3.571.884 – Rp 5.866.452
Golongan IVd: Rp 3.722.976 – Rp 6.114.636
Golongan IVe: Rp 3.880.548 – Rp 6.373.296

Itulah informasi estimasi besaran tunjangan sertifikasi guru 2024 atau tunjangan profesi guru 2024.***