POJOKSATU.id - Kabar yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, Bapak/Ibu.
Setelah sempat tertunda di akhir tahun, TPG THR 2025 mulai cair ke rekening guru pada Februari 2026.
Sejumlah daerah dilaporkan sudah merealisasikan pembayaran, meski masih ada wilayah lain yang menunggu proses administrasi.
Baca Juga: Persib vs Ratchaburi, Pemkot Bandung Siapkan Nobar, Farhan Bidik Maung Menang 2-0
Berdasarkan penelusuran redaksi dan laporan guru di daerah, pencairan sudah terjadi di Kabupaten Donggala dan Gorontalo.
Beberapa guru menyampaikan bahwa dana sudah masuk rekening pada 10 Februari 2026.
Seperti dikutip Pojoksatu.id dari channel YouTube Guru Abad 21 pada Rabu, 11/02/2026, disebutkan bahwa, “TPG THR 2025 di beberapa daerah sudah mulai direalisasikan ke rekening guru. Ini kabar baik jelang pertengahan Februari.”
Bagi Bapak/Ibu yang sudah menerima, tentu ini menjadi angin segar. Apalagi awal tahun biasanya kebutuhan cukup banyak, ya kan?
Bagaimana Mekanisme Transfer TPG dari Pusat ke Daerah?
Perlu dipahami, skema pencairan TPG memang tidak langsung dari pusat ke rekening guru.
Dana bersumber dari APBN melalui Kementerian Keuangan, lalu ditransfer ke pemerintah daerah.
Setelah itu, pemda melakukan proses administrasi sebelum dana masuk ke rekening masing-masing guru.
Artinya, ketika anggaran dari pusat sudah 100 persen tersalurkan ke daerah, belum tentu langsung cair hari itu juga. Ada tahapan verifikasi, penerbitan SP2D, hingga proses transfer bank.
Inilah yang sering membuat selisih waktu antar daerah berbeda.
Cara Cek Status SKTP dan Info GTK 2026
Nah, supaya tidak ketinggalan informasi, yuk pastikan data Bapak/Ibu sudah aman.
Langkah yang bisa dilakukan:
1. Login ke laman Info GTK resmi menggunakan akun PTK.
2. Pastikan status validasi sudah “Valid”.
3. Cek apakah SKTP sudah terbit.
4. Perhatikan keterangan semester dan tahun berjalan.
5. Konfirmasi ke operator sekolah jika ada data yang belum sinkron.
Baca Juga: Tanah Amblas di Aceh Bikin Warga Panik, Ini Penjelasan Geografisnya!
Info GTK ini memang menjadi pintu utama pencairan.
Kalau datanya belum valid, biasanya pencairan akan tertahan.
Kenapa Masih Ada Daerah yang Belum Cair?
Beberapa faktor yang menyebabkan keterlambatan antara lain:
1. Proses administrasi di pemda belum selesai.
2. Validasi data guru belum sinkron.
3. Pergantian pejabat atau kebijakan internal daerah.
4. Kendala teknis perbankan.
Meski begitu, kabar baiknya, anggaran secara nasional sudah tersedia.
Tinggal menunggu proses realisasi di masing-masing daerah.
Solusi Jika Dana Belum Masuk Rekening
Kalau sampai hari ini dana belum masuk, Bapak/Ibu bisa:
1. Pastikan kembali status Info GTK.
2. Tanyakan ke operator sekolah.
3. Koordinasi dengan dinas pendidikan setempat.
4. Pastikan rekening aktif dan tidak bermasalah.
Hindari langsung berasumsi dana belum ada.
Baca Juga: Viral Mahasiswi Tabrak Jambret Malah Dapat Penghargaan Polisi, Beda Dengan Masalah Serupa Sebelumnya
Kadang hanya soal waktu dan proses administrasi saja.
Tips Agar Pencairan Berikutnya Lancar
Supaya ke depan lebih tenang, ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan:
1. Rutin cek dan update data Dapodik.
2. Pastikan beban mengajar sesuai ketentuan.
3. Simpan dokumen penting seperti SK dan surat tugas.
4. Pantau informasi resmi dari dinas dan kanal terpercaya.
Bapak/Ibu, kita semua tentu berharap sistem pencairan tunjangan sertifikasi guru semakin sederhana dan tidak berbelit.
Untuk sementara, yang bisa kita lakukan adalah memastikan data aman dan terus memantau perkembangan.
Semoga bagi yang belum cair, dalam waktu dekat menyusul.
Tetap semangat mengabdi, karena kesejahteraan guru bukan sekadar angka, tapi bentuk penghargaan atas dedikasi panjang di ruang kelas.***




