POJOKSATU.id, JAGAT media sosial dikagetkan dengan postingan Kiky Saputri, yang berisi curhatan satu akun tentang nasib miris CPNS Dosen Kemendikbud 2023. Dia meminta sang komika memviralkan, karena hingga saat ini belum menerima SK dan hak lainnya.
"Lapor Pak! @nadiemmakarim beserta jajaran di @Kemdikbud_RI @Itjen_Kemdikbud @BKNgoid. Hak SK CPNS Dosen 2023 sampai saat ini belum dikeluarkan, bahkan tidak ada kejelasan jika memang ada penundaan. Mereka masih menunggu, sebab mereka butuh pekerjaan dan keluarganya butuh makan," tulis Kiky Saputri.
Kiky Saputri meminta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim untuk memberikan solusi terhadap nasib CPNS Dosen Kemendikbud 2023.
"Sudah sampai kepada forum di DPR tapi tetap tidak ada jawaban. Tolong Pak @nadiemmakarim. Buat kami tetap percaya pada bapak sbg Pimpinan," tegasnya dalam cuitan di X, Rabu, 17 Juli 2023.
Baca Juga: CUKUP 5 MENIT Cara Uninstal Dapodik 2024 sampai BERSIH dan Cara Instal Dapodik 2024 yang BENAR
Dalam unggahannya, Kiky menyertakan curhatan lengkap bagaimana kronologi para CPNS Dosen Kemendikbud 2023 merasa ditelantarkan.
"Kak Kiky kami (8980 orang) benar-benar membutuhkan bantuan untuk menyuarakan kesulitan yang kami hadapi akibat buruknya birokrasi di sebuah instansi pemerintahan. Kami adalah CPNS dosen Kemendikbud 2023 digantung tanpa kepastian oleh Kemendikbud," ungkap akun salah satu CPNS itu.
Dijelaskannya SK mereka tidak diberikan melewati timeline yang sudah ditentukan. Kemendikbud juga tidak memberikan klarifikasi keterlambatan atau paling tidak merilis timeline baru sebagai acuan bagi CPNS.
Padahal, CPNS 2023 di bawah Kementerian lain sudah menerima SK dan mulai bekerja sejak rentang Waktu April-awal Juni.
Baca Juga: Kritik Keras 5 Pemuda NU Temui Presiden Israel, Ustaz Felix Siauw : Menjijikkan Secara Kemanusiaan
"Itu karena instansi yang menaungi mereka memiliki integritas sehingga bekerja sesuai timeline yang sudah ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Sedangkan kami harus gigit jari karena tertipu timeline yang kemudian dilanggar Kemendikbud," jelasnya.
Mereka hanya berpegangan pada timline yang sedari awal menjadi acuan yang berisi jadwal sebagai berikut;
- Pengumunan kelulusan 5 s/d 12 Juli 2024.
- Masa sanggah 13 s/d 15 Januari 2024.
- Jawab sanggah 13 s/d 19 Januari 2024.
- Pengolahan Nilai Seleksi Hasil Sanggah 15 s/d 20 Juli 2024
- Pengumuman Kelulusan Pasca Sanggah 16 s/d 22 Januari 2024.
- Pengisisan DRH NIP CPSN 23 s/d 21 Februari 2024.
- Usul Penetapan NIP CPNS 22 Februari s/d 22 Maret 2024.
Mereka menekankan sejak pengumuman kelulusan, banyak dari CPNS mengurus surat resign dari kantor atau kampus swasta tempat bekerja sebelumnya.
"Tak jarang juga dari kami resign lebih awal karena dipaksa oleh kantor atau kampus swasta setelah tahu kami lulus CPNS Dosen 2023. Nah sejak saat itu kami sudah tidak lagi mendapatkan pemasukan untuk menafkahi keluarga," sebutnya.
Awalnya, mereka optimis tidak mau mempermasalahkan, karena memang seharusnya sesuai timeline, CPNS akan menerima SK penugasan mulai mengajar di PTN masing-masing, layaknya teman-teman CPNS lain yang bekerja di unit kementeriannya.
"Namun ternyata berbulan-bulan kami menunggu tidak ada kabar apapun dari Kemendikbud. Sementara CPNS kementerian lain sudah mulai bertugas, sudah menerima gaji, sudah mendapatkan tunjangan hari raya, sudah mendapatkan gaji 13 yang turun setiap bulan Juli," tuturnya.
Karenanya, para CPNS ini merasa ditelantarkan karena hingga kini belum menerima SK Dosen Kemendikbud.
"Kami merasa tertipu. Kami ditelantari, kami mencoba menanyakan, jawabannya selalu meminta kami menunggu secara berkala, enggak jarang pakai gaslighting juga," pungkasnya. ***



