POJOKSATU.id - Tim seleksi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) telah selesai melakukan proses seleksi tahap 3 melalui Pembekalan Calon Pengajar Praktik (CPP) Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 10 dan merilis Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 3 Calon Pengajar Praktik Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10.

Pembekalan CPP PGP Angkatan 10 itu dilaksanakan pada 29 November 2023 lalu demi mempersiapkan tenaga Pengajar Praktik yang akan disebar mendampingi Calon Guru Penggerak (CGP) setelah keluar Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 3 Calon Pengajar Praktik Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10.

Calon Pengajar Praktik yang berasal dari Guru Penggerak dan CPP rekrutmen Regular PGP Angkatan 10 yang mengikuti pembekalan tersebut berjumlah 4.535 orang.

Namun hanya 4.492 orang CPP PGP yang dinyatakan memenuhi persyaratan dan standar untuk ditetapkan sebagai Pengajar Praktik PGP dalam Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 3 Calon Pengajar Praktik Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10.

Baca Juga: Hasil Akhir UKMPPG Daljab 2023 Periode 6, Sebanyak 47.955 Dinyatakan Lulus dan Segera Punya Serdik, Cek Daftar LPTK se-Indonesia di Sini!

Awalnya, Dirjen GTK Kemendikbudristek mencatat dalam seleksi tahap 1, pendaftar CGP mencapai 256.373 orang yang diterima melalui laman pendaftaran.

Usai pendaftaran itu, tim seleksi Dirjen GTK lalu melakukan proses verifikasi dan validasi bagi CGP yang memenuhi persyaratan kelengkapan CV, unggahan dokumen, dan esai. Di tahap ini yang lolos berjumlah 86.198 orang.

Setelah itu, CGP yang dinyatakan lulus tahap 1 angkatan 10 berjumlah 59.456 orang, sehigga mereka berhak untuk mengikuti seleksi tahap 2.

Proses seleksi tahap 2 itu meliputi simulasi mengajar dan wawancara secara daring (online) yang dilaksanakan pada bulan September hingga November 2023.

Seleksi tahap 3 Calon Pengajar Praktik (CPP) Pendidikan Guru Penggerak (PGP) adalah pembekalan calon fasilitator PGP dengan pembelajaran modul sebagai berikut.

  • Modul 1: Paradigma dan Visi Guru Penggerak
  • Modul 2: Praktik Pembelajaran yang Berpihak pada Murid
  • Modul 3: Pemimpin Pembelajaran dalam Pengembangan Sekolah

Baca Juga: Pengisian SKP di Platform Merdeka Mengajar, Guru PPPK Baru dan PNS Mulai 2 Januari, Kepsek Mulai 15 Januari, Begini Tahapannya Menurut Dirjen GTK

Karena itulah, setelah tahap tersebut baru muncul surat edaran bernomor 3735/B3/GT.03.00/2023 perihal Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 3 Calon Pengajar Praktik Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 yang diterima para guru pada Rabu, 27 Desember 2023, tercatat nama-nama yang dinyatakan sesuai syarat.

Surat yang ditandatangani Plt. Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Dr. Kasiman tertanggal 15 Desember 2023 ini memuat daftar peserta yang dinyatakan lulus seleksi Pengajar Praktik PGP.

Disebutkan, CPP yang dinyatakan lulus diminta untuk mempersiapkan diri menjadi Pengajar Praktik pada PGP Angkatan 10 atau Angkatan-angkatan selanjutnya.

Pengajar Praktik yang telah dinyatakan lulus akan melaksanakan tugas pada Program Pendidikan Guru Penggerak yang penugasannya akan dikoordinasikan oleh BBGP/BGP provinsi setempat.

Baca Juga: 8 Poin Ini Bisa Jadi Penyebab BTL Atau TMS Saat Pengisian DRH PPPK Guru, Kota Bandung Waspada Waktunya Makin Mepet!

Salah seorang guru dari SDN 036 Ujungberung Kota Bandung, M.Y. Fakhrudin mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang telah ia capai bersama 16 orang rekan guru lainnya yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai Pengajar Praktik PGP Angkatan 10.

Guru Penggerak Angkatan 4 ini bertutur, setelah melalui berbagai tahapan seleksi Pengajar Praktik Angkatan 10, ia merasa semakin tercerahkan dengan materi yang diberikan dalam pembekalan.

Fakhrudin menjalankan pembekalan mulai dari pengisian essai tentang praktik baik yang sudah dilakukan oleh Calon Pengajar Praktik, tahapan wawancara, dan Pembekalan Calaon Pengajar Praktik selama 16 hari.

Ia juga menguraikan, materi pembekalan tersebut terdiri dari penguatan materi yang sudah diberikan pada Pendidikan Guru Penggerak, membuat prakarsa perubahan melalui tahapan ATAP dan tahapan BAGJA, simulasi memberikan fasilitasi kepada Calon Guru Penggerak (CGP) dalam kegiatan Lokakarya dan Pendampingan Individu.

Baca Juga: Panduan Praktis Mengisi SKP di E-Kinerja, Simak Langkah demi Langkahnya!

Sebagai informasi, ATAP adalah singkatan dari aset, tantangan, aksi, dan perubahan. ATAP juga merupakan metode menulis yang sederhana dengan empat tahapan, yaitu awal, tantangan, aksi, dan perubahan.

Sedangkan BAGJA adalah akronim dari Buat Pertanyaan Utama, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, dan Atur Eksekusi. Tahapan BAGJA merupakan model manajemen perubahan berbasis kekuatan.

"Seorang Pengajar Praktik (PP) harus memahami karakter CGP dengan baik karena harus membimbing mereka selama Pendidikan. Hal yang harus dikuasai oleh PP adalah bagaimana menerapkan praktik Coaching dalam membimbing CGP untuk memecahkam masalah mereka sendiri selama memngikuti Pendidikan Guru Penggerak," ungkap Fakhrudin.

Baca Juga: Panduan Lengkap Pengisian DRH NI PPPK 2023, Langkah Demi Langkah Menuju Aparatur Sipil Negara (ASN)

Selain itu, bagi Fakhrudin PP juga memegang peranan penting untuk menularkan pengetahuannya baik di sekolah tempat ia bertugas maupun komunitas belajar yang ia bentuk, serta membimbing CGP dalam melakukan transformasi pendidikan di lingkungannya yang akan berimbas pada trasnformasi pendidikan secara nasional.

"Hal yang mendasar dalam Pendidikan Guru Penggerak adalah bagaimana GP mampu memahami filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara yang menekankan pada pembelajaran yang berpihak pada murid," tegasnya.

Ia menggambarkan, bagaimana guru mampu membimbing dan mengarahkan potensi yang dimiliki oleh murid sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zamannya.

"Guru juga harus mampu membuat pembelajaran yang berpihak pada dengan pembelajar berdiferensiasi yang dilakukan, melibatkan murid dalam merancang pembelajaran dengan mengakomodir pilihan (choice), pendapat (voice), dan kepemilikan (ownweship) dalam pembelajaran yang dilakukan," tambah Fakhrudin.

Baca Juga: Jangan Salah! Ini Aturan Terbaru Pengisian Riwayat Pendidikan saat Pengisian DRH NI PPPK 2023 Ijazah S1, S2, S3

Selain itu, bagi Fakhrudin guru sebagai pemimpin pembelajaran harus mampu membuat program yang berpihak pada murid dengan memetakan 7 aset yang dimiliki sekolah melalui tahapan TIRTA.

Alur TIRTA adalah akronim dari Tujuan, Identifikasi, Rencana Aksi, dan Tanggung Jawab. Alur ini merupakan salah satu model dalam proses coaching.

Alur TIRTA dapat memudahkan pelatih dalam membuat pertanyaan demi pertanyaan untuk mencapai tujuan yang diharapkan guru yang menerima pendampingan.

Pengajar Praktik (PP) yang tercantum dalam lampiran daftar nama Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 3 Calon Pengajar Praktik Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 ini merupakan pengajar yang akan mendampingi calon guru penggerak (CGP) selama 6 bulan pascapelatihan.

Baca Juga: Demo Ratusan Guru Honorer Protes Pengumuman PPPK 2023, Plt Bupati Langkat Tak Mau Mati Bola: Ayo, Kita ke Jakarta

Pengajar Praktik ini merupakan bagian dari Program Pendidikan Guru Penggerak yang bertugas mendukung, melatih dan memberikan motivasi serta mengevaluasi dan memberikan umpan balik kepada calon guru penggerak.

Sebagai syarat umum untuk menjadi Pengajar Praktik PGP adalah sebagai berikut.

  • Memiliki Sertifikat Guru Penggerak
  • Memiliki pengalaman kepemimpinan, misalnya sebagai kepala sekolah, wakil kepala sekolah, ketua musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), kelompok kerja guru (KKG), asosiasi guru, koordinator komunitas, ketua organisasi pendidikan lainnya, atau lainnya.

Baca Juga: Info Penting dari Bu Hasna soal Nasib Guru Honorer Status P di Seleksi PPPK 2023, Cepat Lakukan Anjurannya

Untuk diketahui, tugas utama dari Pengajar Praktik adalah sebagai berikut.

  • Mendampingi CGP, khususnya pascapelatihan selama 6 bulan
  • Berbagi praktik baik
  • Mengevaluasi dan memberikan umpan balik kepada CGP
  • Memfasilitasi lokakarya setiap bulan
  • Memfasilitasi proses refleksi dan rencana tindak lanjut untuk peserta saat masa daring
  • Membuat laporan capaian perkembangan CGP

Perlu diketahui, tujuan dari CGP adalah untuk menjadi pemimpin pendidikan yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan membahagiakan bagi peserta didik.

CGP juga diharapkan mampu mengupayakan terwujudnya lingkungan sekolah yang mendukung tumbuhnya murid-murid yang mampu menjadi pemimpin dalam proses pembelajarannya sendiri.***