POJOKSATU.ID - Kementerian Sosial kini tengah bergerak cepat untuk menyukseskan program pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu di seluruh penjuru tanah air.
Pimpinan tertinggi instansi ini menginstruksikan seluruh jajaran agar mempercepat proses penjangkauan calon peserta didik baru secara masif.
Meskipun mengejar target kuota yang besar, aspek ketepatan sasaran tidak boleh diabaikan demi keadilan sosial.
Strategi dari kemensos dorong akselerasi kuota peserta didik Program Sekolah Rakyat diperlukan.
Upaya penjaringan anak didik ini diwajibkan mencakup tiga jenjang pendidikan formal yaitu tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Pihak otoritas wilayah juga diminta untuk turun langsung berkolaborasi dengan pemerintah daerah jika menemui kendala lapangan.
Berdasarkan laporan berkala dari direktorat terkait, pencapaian penjaringan saat ini sudah menyentuh angka belasan ribu anak.
Jumlah tersebut terbagi ke dalam kategori calon siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas.
Baca Juga: Kemensos Membuat Dua Pejabat Pengadaan Sekolah Rakyat Dibebastugaskan!
Pihak kemensos sendiri menetapkan target ambisius untuk menampung puluhan ribu siswa baru pada tahun ajaran kali ini.
Kehadiran para murid baru tersebut nantinya akan melengkapi belasan ribu siswa eksisting yang sudah aktif belajar.
Saat ini, proses kegiatan belajar mengajar tersebut sudah tersebar di ratusan titik sekolah rakyat yang beroperasi secara resmi.
Seluruh pihak optimis bahwa angka pemenuhan kuota ini akan terus bergerak naik menjelang pergantian kalender akademik.
Melalui langkah penjangkauan yang agresif ini, hak pendidikan anak-anak dari keluarga rentan diharapkan dapat terpenuhi dengan baik.***




