POJOKSATU.id — Harapan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK tidak perlu pupus hanya karena gagal diterima di sekolah negeri.

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan program Sekolah Swasta Gratis untuk Tahun Ajaran 2025/2026, yang memberikan solusi konkret bagi siswa-siswi yang belum mendapatkan bangku sekolah.

Program ini menyasar calon peserta didik baru (CMB) lulusan SMP yang berdomisili di Jakarta, namun tidak berhasil lolos dalam sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) sekolah negeri.

Melalui skema kerja sama dengan sekolah swasta yang telah ditunjuk, pemerintah akan menanggung penuh biaya pendidikan selama masa studi di sekolah tersebut.

Gratis Uang Pangkal dan SPP Hingga 3 Tahun

Program ini ditegaskan dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 67 Tahun 2025.

Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa dua komponen pembiayaan ditanggung pemerintah, yaitu:

  1. Biaya Investasi, seperti uang pangkal dan iuran sejenisnya, yang dibayarkan satu kali saat awal masuk sekolah.

  2. Biaya Operasional, seperti SPP atau biaya bulanan lainnya, yang ditanggung paling lama selama 3 tahun masa studi.

Dengan kebijakan ini, peserta didik dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengakses pendidikan berkualitas tanpa beban biaya di sekolah swasta.

Baca Juga: Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi PPPK Jabatan Fungsional Guru Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2025, Cek Nama-nama yang Lolos di Link Berikut

Pendaftaran Dimulai 7 Juli, Cek Jalurnya!

Proses pendaftaran program sekolah swasta gratis ini dilakukan melalui SPMB Bersama Swasta Jakarta Tahap Akhir, yang akan dibuka:

  • Senin, 7 Juli 2025 pukul 08.00 WIB hingga Selasa, 8 Juli 2025 pukul 14.00 WIB
  • Melalui laman resmi: https://SPMB.jakarta.go.id
  • Atau langsung ke Posko Layanan SPMB yang tersedia di sekolah negeri terdekat di masing-masing wilayah Jakarta.

Kuota Terbatas, Persaingan Tetap Ketat

Meski gratis, jumlah kursi yang tersedia tetap terbatas. Untuk tahun ajaran ini, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyediakan kuota:

  • 1.761 kursi untuk jenjang SMA, dan

  • 2.791 kursi untuk jenjang SMK, yang tersebar di berbagai sekolah swasta mitra pemerintah kota.

Baca Juga: Masuk Sekolah Rakyat Kemensos Tanpa Tes Akademik, Namun Pakai Tes Kesehatan dan AI

Menurut Staf Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat, Arif Budiyanto, meski sekolahnya swasta, siswa tetap harus bersaing karena kuota terbatas.

“Sistem seleksi tetap diberlakukan dengan pendekatan yang berbeda antara SMA dan SMK,” ujarnya.

Perbedaan Seleksi SMA dan SMK

Untuk SMA Swasta Gratis

Jika jumlah pendaftar melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan berdasarkan wilayah domisili, nilai akademik, dan waktu pendaftaran. Urutannya sebagai berikut:

  1. Wilayah PMB Prioritas, dengan rincian:

    • Prioritas 1: Domisili CMB sama dengan kelurahan lokasi sekolah.

    • Prioritas 2: Domisili CMB berada di kelurahan yang berbatasan langsung dengan sekolah.

  2. Kemampuan akademik siswa

  3. Urutan pilihan sekolah

  4. Waktu pendaftaran

Untuk SMK Swasta Gratis

Seleksi SMK lebih berorientasi pada prestasi akademik, dengan indikator sebagai berikut:

  1. Total pembobotan indeks nilai akademik

  2. Urutan pilihan sekolah

  3. Waktu pendaftaran

Syarat Lengkap Pendaftaran

Peserta yang ingin mengikuti SPMB Bersama Swasta Jakarta harus memenuhi syarat umum dan syarat sosial sebagai berikut:

Baca Juga: Tak Ada Lagi Sekolah Unggulan, Ini Penentu Lolos Jalur Domisili SPMB Jakarta 2025 untuk SMA

Syarat Umum:

  • Warga Provinsi DKI Jakarta, dibuktikan dengan Kartu Keluarga yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta paling lambat 16 Juni 2024.

  • Memiliki ijazah atau surat keterangan lulus SMP

  • Berusia maksimal:

    • 15 tahun untuk pendaftar SMP

    • 21 tahun untuk pendaftar SMA/SMK pada 1 Juli 2025

  • Tidak buta warna untuk pendaftar konsentrasi keahlian tertentu di SMK

Syarat Sosial (memenuhi salah satu):

  1. Penerima KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025

  2. Anak pengemudi mitra Transjakarta (bus kecil), nama orang tua tercantum dalam SK Dinas Perhubungan

  3. Anak dari buruh penerima Kartu Pekerja Jakarta, nama orang tua tercantum dalam SK Dinas Tenaga Kerja

  4. Penerima Program Indonesia Pintar (PIP)

  5. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

Cara Daftar Sekolah Swasta Gratis

Pendaftaran bisa dilakukan secara online maupun offline. Berikut alurnya:

1. Pengajuan Akun

Baca Juga: Mulai Juli 2025, Lebih 53 Juta Anak SD hingga SMA di 282 Sekolah dan Madrasah Bakal Dapatkan Cek Kesehatan Gratis, Ini Rincian Program CKG

  • Unggah dokumen KK dan halaman depan rapor/ijazah/akta lahir

  • Cetak tanda bukti pengajuan akun yang berisi Nomor Peserta dan PIN

2. Cek Status Ajuan Akun

  • Pantau secara berkala status akun di situs SPMB

3. Aktivasi PIN

  • Setelah verifikasi, calon peserta didik melanjutkan aktivasi PIN/token di situs yang sama

4. Pemilihan Sekolah Swasta Tujuan

  • Login menggunakan Nomor Peserta dan Password

  • Pilih sekolah tujuan

  • Cetak bukti pemilihan sekolah

5. Pantau Hasil Seleksi

Dengan menyasar siswa dari keluarga tidak mampu, program ini membuka kesempatan baru bagi ribuan anak untuk tetap bersekolah tanpa beban biaya, meski tak lolos seleksi sekolah negeri.

Namun, kuota terbatas menuntut siswa dan orang tua untuk bergerak cepat dan mempersiapkan semua dokumen sejak awal.

Jangan sampai kesempatan emas ini terlewatkan. Bagaimana menurut bapak dan ibu? Apa pengalaman langsung di lapangan? Adakah kendala?

Bagikan informasi di kolom lomentar agar bermanfaat untuk orang tua lainnya.

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Baca Juga: Ini Dia KALENDER PENDIDIKAN Tahun Ajaran 2025 2026 Jenjang SD-SMP-SMA-Madrasah, Ada Juga Kaldik Daerah, LENGKAP Download di Sini

Versi Android

versid iOS

Channel Whatsapp

Fanpage edugov

Ikuti artikel menarik lainnya dari penulis: Rizq Azzahra