POJOKSATU.id - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Prof Nunuk Suryani memastikan akan ada Piloting PPG Guru Tertentu Tahap 2.
Akan tetapi dia juga memastikan tidak semua guru akan mendapat panggilan melalui SIMPKB masing-masing.
Hal ini sama halnya dengan piloting tahap 1.
Dimana tidak semua guru mendapat kesempatan mengikuti piloting program pendidikan profesi bagi guru tertentu tahap 1 tersebut.
Prof Nunuk juga mengungkap bahwa kuota peserta piloting tahap 2 ini lebih besar ketimbang tahap 1.
Hal ini dilakukan untuk menampung lebih banyak guru dari seluruh daerah di Indonesia.
Tapi bagaimana jika nanti masih juga tidak terpanggil sebagai peserta Piloting PPG Guru Tertentu Tahap 2?
Padahal guru sudah memenuhi syarat dan kriteria untuk jadi mahasiswa program pendidikan profesi guru tertentu.
Peserta Piloting Tahap 1
Dalam live terbarunya, Prof Nunuk mengungkap sejumlah informasi terkait Piloting PPG bagi Guru Tertentu 2024.
Berdasarkan data, total jumlah peserta piloting tahap 1 ini mencapai 95 ribuan guru.
Dari jumlah tersebut, lebih dari setengahnya sudah menyelesaikan Post Test.
"Yang 51.729 peserta piloting ini sudah menyelesaikan Post Test. Selamat ya, berarti sudah menyelesaikan pembelajaran dengan baik," ucap Bu Nunuk dalam live dikutip Pojoksatu.id.
Sedangkan sekitar 10 ribuan peserta lainnya, disebut telah menuntaskan Jurnal Pembelajaran.
Artinya, 10 ribu guru tersebut sudah menuntaskan pembelajaran PPG bagi Guru Tertentu melalui Platform Merdeka Mengajar atau PMM.
"Sekarang tinggal menunggu untuk mendaftar ikut UKPPPG, jadwalnya sudah disediakan," sambungnya.
Setelah itu, bagi peserta yang sudah menuntaskan pembelajaran, kini bisa beristirahat lebih dulu.
Menunggu peserta lain dan jadwal pelaksanaan uji kompetensi peserta pendidikan profesi guru atau UKPPPG.
"Jika semua Jurnal Pembelajaran semua sudah selesai, Bapak/Ibu bisa istirahat sejenak dan mempersiapkan diri untuk ikut UKPPPG," kata dia.
Dipastikan Bu Nunuk, untuk pendaftaran UKPPPG tahap 1 akan mulai dibuka pada 26 Agustus sampai 7 September 2024.
"Pastikan yang sudah ikut piloting untuk mendaftar saat pendaftaran UKPPPG dibuka," imbau Bu Nunuk.
Sembari menunggu UKPPPG, peserta piloting juga bisa memanfaatkan waktu untuk belajar soal-soal.
Dia juga mengimbau selalu memantau laman resmi PPG melalui link https://ppg.kemdikbud.go.id/.
Di laman itu pula nantinya akan disediakan soal-soal try out yang bisa dimanfaatkan guru sebagai latihan sebelum mengikuti UKPPPG.
"Bapak/Ibu bisa melakukan try out dulu untuk belajar, seperti apa? Bagaimana nanti aplikasi try out? Dapat diakses mulai tanggal 26 Agustus," bebernya.
Nantinya UKPPPG terdiri dari 2 macam ujian, yakni ujian tulis dan penilaian uji kinerja.
"Dimana semua peserta mengunggah berkas ujian berupa RPP dan video pembelajaran," jelasnya.
Nasib Tak Terpanggil Piloting Tahap 2
Prof Nunuk menyebut, pemanggilan calon peserta Piloting PPG bagi Guru Tertentu 2024 Tahap 2 akan mulai dilakukan pada minggu kedua Agustus 2024.
Dia memastikan pula bahwa tahap 2 ini diperuntukkan bagi guru yang sudah lulus verval tahun 2024.
Dimana jumlahnya mencapai sekitar 600 ribuan.
"Kami akan membuka piloting tahap 2. Jadi sebentar lagi akan ada pemanggilan," ungkap Bu Nunuk.
"Piloting tahap 2 ini lebih luas mencakup semua wilayah kabupatan/kota seluruh Indonesia yang bisa dijangkau jaringan internet," sambungnya.
Pada kesempatan itu, Prof Nunuk Suryani juga mengungkap kriteria dan syarat terpanggil piloting tahap 2, antara lain:
1. Peserta dipilih berdasarkan sistem pemeringkatan usia
2. Masa kerja
3. Riwayat terdata di Dapodik
4. Bidang studi PPG
Dipastikan pula bahwa Guru Penggerak dan PLPG juga bisa terpanggil pada tahap 2 ini.
"Untuk piloting tahap 2 ini Guru Penggerak sudah kita panggil dan juga PLPG," ungkap Bu Nunuk
Kendati piloting tahap 2 menyediakan kuota yang lebih besar, tapi Prof Nunuk memastikan tidak semua guru non serdik dapat panggilan.
Akan tetapi dia juga meminta guru agar tidak berkecil hati.
Sebab pihaknya memastikan bahwa setelah piloting tahap 2, akan digelar PPG bagi Guru Tertentu 2024 secara masif.
"Nggak masalah. Karena akan ada pelaksanaan PPG secara masif di bulan Oktober 2024. Kira-kira minggu kedua," kata dia.
Karena itu, dia meminta guru tidak gagal paham.
"Jadi kalau tidak terpilih peserta piloting Agustus ini, ada di bulan Oktober bagi semua yang lolos verval. Jumlahnya kurang lebih 600 ribuan," jelasnya.***
Kesimpulan
Seperti yang disampaikan Prof Nunuk Suryani dalam tayangan live, bahwa piloting ini memiliki tujuan.
Yakni untuk memastikan bahwa pelaksanaan PPG bagi Guru Tertentu 2024 secara masif nantinya tidak akan mengalami kendala berarti.
Salah satu pertimbangan adalah jaringan internet yang terpenuhi.
Sebab PPG bagi Guru Tertentu saat ini 100 persen diselenggarakan secara mandiri dan secara online melalui PMM.
Dengan demikian, ia juga menyatakan bahwa semua guru nantinya dipastikan akan dipanggil untuk jadi peserta program pendidikan profesi guru ini.
Pernyataan ini disampaikan Prof Nunuk menanggapi berbagai protes dan keluh kesah guru yang disampaikan melalui media sosial.
Semoga informasi tentang nasib guru tak terpanggil Piloting PPG Guru Tertentu Tahap 2 ini bisa menjawab keresahan.***




