POJOKSATU.id - Sudah memasuki tanggal 5 Juni 2025 tapi TPG TW 1 belum juga cair dan rekening masih zonk.
Pencairan Tunjangan Profesi Guru Triwulan 1 tahun 2025 masih menyisakan masalah.
Sebab ternyata masih banyak guru yang belum mendapatkan pencairan TPG TW 1.
Padahal sesuai jadwal, pembayaran tunjangan sertifikasi hak guru itu semestinya sudah dibayarkan.
Akan tetapi sampai dengan memasuki bulan Juni, ternyata banyak guru yang mengeluh belum juga mendapat pencairan.
Harapan membumbung tinggi ketika Presiden Prabowo Subianto dan Mendikdasmen Abdul Mu'ti membuat pernyataan resmi.
Dimana mulai tahun ini, pencairan tunjangan guru tidak lagi dilakukan melalui kas daerah.
Melainkan dicairkan dari kas negara langsung ke masing-masing rekening guru.
Memang sudah cukup banyak guru yang sudah mendapatkan pencairan melalui rekening mereka.
Bahkan pencairan sudah dimuali sebelum Hari Raya Idul Fitri lalu.
Akan tetpai jumlah guru yang belum cair juga jumlahnya tidak sedikit.
Hal inilah yang kemudian banyak dicurahkan guru melalui media sosial.
"Mana ni beritanya awal Juni cair sertifikasi," tulis seorang guru di sebuah grup Facebook pada 5 Juni 2025, sebagaimana dikutip.
Perlu dicatat, redaksi Pojoksatu.id sengaja tidak memampang identitas akun guru tersebut.
Ini semata-mata untuk melindungi guru tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diingainkan.
Unggahan tersebut pun mendapat reaksi dan tanggapan seragam dari rekan sejawat lainnya.
Baca Juga: Curhatan Guru di Instagram Puslapdik: TPG TW 1 Belum Cair Meski SKTP Sudah Terbit Sejak Bulan Lalu!
"Mau mengadu ke siapa kita?" balas seorang guru di kolom komentar.
"Namanya Janji, suka2 mereka tidak di tepati. Jadi hanya Satu kata SABARRRRRR.....," timpal guru lainnya.
"iya, sampai hari blm ada katanya Minggu pertama di bln juni," demikian guru lain ikut berkomentar.
"Maaf dana belum ada,sementara diutamakan gaji 13 pensiunan danpenerima tw 2 yang tw 1 cair dan lancar kemarin," sindir seorang guru.
Bahkan ada guru yang sampai melontarkan nada putus asa kepada Kemdikdasmen.
"sya mah skrng sdh ilng kepercayaaan," tulis guru tersebut.
Sementara guru lain mengungkap, SKTP sudah terbit sejak 6 Mei tapi belum juga mendapat pencairan.
"Parah...mkin molor pencairan SKTP 6 mei.dibohongin.tdk adil.memng kita tidak butuh uang untuk hidup," beber dia.
Sedangkan guru lainnya juga membuat unggahan serupa.
Dia bahkan meminta tolong kepada rekan guru yang ada di Jakarta untuk menanyakan langsung ke Kemdikdasmen.
"TOLONG KEPADA INSAN GURU YG BERDOMISILI SEKITARAN JAKARTA AGAR MENGHAMPIRI KANTOR Kemdikdasmen untuk bertanya : MENGAPA TW 1 BELUM DI CAIRKAN. Sertakan dgn video saat kunjungannya," tulisnya berharap.
Parahnya, ada guru yang mengaku sudah mengontak orang Kemdikdasmen yang mengurusi soal TPG.
Alih-alih mendapat jawaban, pesan yang ia kirim malah sama sekali tidak mendapat jawaban.
"Sy wa org gtk yg Ngurusin TPG aja gak diblz dan di DTG ke gtk gak mau nemuin," beber dia.
Guru lain mengusulkan agar mendatangi langsung Kemdikdasmen dan memvideokan untuk dijadikan dokumentasi sekaligus bukti.
Namun cara itu dipastikan gagal lantaran memang tidak sembarang orang bisa masuk.
"masuk aja susah pake akses," balasnya.
Ada juga seorang guru dari Palu, Sulawesi Tengah, mengaku pernah mendatangi Kemdikdasmen.
Disebutkan, bagian yang mengurusi soal sertifikasi ada di lantai 14.
"Setuju, ke kementian saja bagian serti di lantai 14, sy dulu perna ke sana berurusan dg serti, namun sy dr Palu," papar guru tersebut.
Guru lain menuliskan harapan dengan nada memelas dan putus asa berharap segera ada pencairan TPG TW 1.
"Pikirkan jg tekanan batin guru2 yg blm cair tw1.berharap2 dr BLN 3 sampai BLN 6.bisa dibayangkan," tulis guru itu.
"Toloooong hak kami d bayarkan,besok sda tgl 5 mau lebaran lagi.Mau sampai lebaran brpa kali."
"D mna letak keadilan d kala yg lain sda menikmati sediknya dan kami hanya menanti dan menanti janji" yg tak kunjung terealisasi," timpal guru lainnya.
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Semoga saja suara-suara guru ini didengar dan menjadi perhatian Kemdikdasmen agar secepatnya mencairkan hak guru dengan pencairan TPG TW 1 tahun 2025.***




