POJOKSATU.id – Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan dunia pendidikan Indonesia. Dua siswa MAN 2 Kota Malang sukses mengharumkan nama bangsa setelah meraih medali dalam ajang Olimpiade Sains Internasional 2026 yang digelar di dua negara berbeda.
Talita Alya Nabilah, siswi kelas XII MIPA 7, berhasil meraih medali perak pada International Biology Olympiad (IBO) 2026 yang berlangsung di Lithuania, Eropa.
Sementara itu, Ahmad Kautsar R., siswa kelas XII G, membawa pulang medali perunggu dari International Chemistry Olympiad (IChO) 2026 yang diselenggarakan di Uzbekistan, Asia Tengah.
Keberhasilan keduanya disambut hangat saat tiba di Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.
Penyambutan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang Achmad Shampton, Kepala MAN 2 Kota Malang Samsudin, jajaran pimpinan madrasah, guru pembina olimpiade, hingga keluarga para siswa.
Talita mengaku bersyukur dapat membawa pulang medali untuk Indonesia.
Menurutnya, pencapaian tersebut bukan semata hasil kerja pribadi, melainkan buah dari kerja keras bersama seluruh pihak yang selama ini mendukung proses belajarnya.
"Pencapaian ini adalah keberhasilan bersama. Dukungan dan bimbingan dari guru, kepala madrasah, komite, serta doa orang tua menjadi kekuatan bagi kami untuk mampu bersaing di tingkat internasional," ujar Talita.
Hal senada disampaikan Ahmad Kautsar R. Ia menilai budaya akademik yang kuat serta pembinaan olimpiade yang dilakukan secara konsisten menjadi kunci keberhasilan siswa MAN 2 Kota Malang menembus kompetisi sains dunia.
Menurutnya, sinergi antara madrasah, guru pembina, dan orang tua menciptakan lingkungan yang mendukung lahirnya prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Achmad Shampton atau yang akrab disapa Gus Shampton, memberikan apresiasi atas pencapaian kedua siswa tersebut.
Ia mengatakan prestasi Talita dan Ahmad menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai negara.
"Alhamdulillah, prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kota Malang, Jawa Timur, dan Indonesia. Talita dan Kautsar telah menunjukkan bahwa murid madrasah mampu bersaing dan berprestasi di panggung dunia," ujar Gus Shamption.
"Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk terus belajar, berikhtiar, dan berani berkompetisi di tingkat internasional," sambungnya.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komitmen madrasah dalam membangun ekosistem pendidikan yang unggul, profesional, transparan, dan akuntabel.
Ia juga mengungkapkan kabar membanggakan lainnya. Talita Alya Nabilah telah diterima di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Menurut Samsudin, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan talenta di berbagai bidang.
"Prestasi ini adalah amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan talenta. Kami mendoakan ananda Talita dan Kautsar agar terus mengukir prestasi yang lebih gemilang di perguruan tinggi dan kelak menjadi generasi yang membawa manfaat bagi bangsa dan negara," tuturnya.
Baca Juga: Kasur Cepat Lembap karena Kamar Minim Ventilasi? Ini Cara Menjaganya Tetap Kering Tanpa Dijemur
Keberhasilan Talita Alya Nabilah dan Ahmad Kautsar R. semakin mengukuhkan reputasi MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu madrasah yang konsisten melahirkan siswa berprestasi di ajang sains internasional.
Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan madrasah mampu mencetak generasi unggul yang siap bersaing di panggung global sekaligus membawa nama baik Indonesia. ***




