POJOKSATU.id - Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) Pola Pembibitan pada Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan Tahun Akademik 2026/2027 memasuki tahap seleksi lanjutan pada 16-26 Oktober 2026.

Pelaksanaan ini diumumkan melalui Pengumuman Nomor PG-BPSDMP 09 Tahun 2026 sebagai tindak lanjut Pengumuman Nomor PG-BPSDMP 07 Tahun 2026.

Seleksi lanjutan mencakup empat tahapan, yakni Tes Kesehatan dan Penilaian Performa Fisik, Tes Kebugaran Jasmani, psikotes, serta tes wawancara. Peserta wajib mencermati jadwal dan ketentuan setiap tahapan karena sebagian seleksi bersifat menggugurkan.

Informasi lengkap dapat diakses melalui portal resmi SIPENCATAR Kementerian Perhubungan.

Tahapan Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026

Berdasarkan pengumuman resmi, seleksi lanjutan terdiri atas empat tahapan dengan metode pelaksanaan dan sistem penilaian berbeda.

  • Tes Kesehatan dan Penilaian Performa Fisik: dilaksanakan secara luring di lokasi yang ditetapkan. Tahapan ini bersifat eliminatif atau menggugurkan.

  • Tes Kebugaran Jasmani: dilaksanakan secara luring di lokasi tes dan bersifat komparatif, yakni berdasarkan nilai.

  • Psikotes: dilaksanakan secara daring dari tempat masing-masing peserta. Tahapan ini bersifat eliminatif.

  • Tes Wawancara: dilaksanakan secara daring dari tempat masing-masing peserta dan bersifat komparatif berdasarkan nilai.

Peserta yang tidak memenuhi persyaratan pada tahapan eliminatif tidak dapat dinyatakan lulus seleksi akhir. Karena itu, persiapan fisik, kesehatan, dan kelengkapan administrasi perlu diperhatikan sejak awal.

Biaya Seleksi Lanjutan SIPENCATAR 2026

Peserta yang memutuskan mengikuti seleksi lanjutan wajib membayar biaya sebesar Rp2.500.000 untuk keseluruhan rangkaian seleksi.

Biaya tersebut mencakup Tes Kesehatan, Tes Kebugaran Jasmani, psikotes, dan tes wawancara.

Nomor virtual account pembayaran diumumkan melalui situs resmi masing-masing unit pelaksana teknis (UPT) titik lokasi tes.

Peserta wajib memastikan kebenaran data dan nominal sebelum melakukan transaksi karena kesalahan pembayaran menjadi tanggung jawab peserta.

Jadwal dan Lokasi Tes SIPENCATAR Kemenhub 2026

Seleksi lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 16-26 Oktober 2026.

Namun, jadwal terperinci setiap peserta, termasuk waktu dan lokasi tes, diumumkan melalui situs resmi UPT tempat seleksi dilaksanakan.

Peserta yang mengikuti tes di Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal dapat memantau informasi melalui situs resmi PKTJ.

Lokasi seleksi lanjutan lainnya meliputi sejumlah perguruan tinggi dan unit pelaksana teknis Kementerian Perhubungan, antara lain:

  • Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD.

  • Politeknik Penerbangan Indonesia Curug.

  • Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.

  • Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun.

  • Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.

  • Politeknik Pelayaran Sorong.

  • Politeknik Pelayaran Malahayati.

  • Politeknik Pelayaran Sumatera Barat.

  • Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara.

  • Politeknik Penerbangan Medan, Surabaya, Jayapura, Palembang, dan Makassar.

  • Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat Mempawah.

Peserta harus memeriksa pengumuman dari UPT yang menjadi lokasi tes masing-masing.

Jangan hanya mengandalkan rentang tanggal pelaksanaan karena waktu kedatangan dan jadwal setiap peserta dapat berbeda.

Ketentuan Pakaian Seleksi Lanjutan SIPENCATAR

Peserta wajib menyesuaikan pakaian dengan jenis tes yang diikuti.

1. Tes Kesehatan

Saat datang ke lokasi, peserta laki-laki wajib mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang hitam. Peserta perempuan mengenakan kemeja putih lengan panjang serta celana panjang atau rok hitam, dan sepatu.

Saat pemeriksaan kesehatan, ketentuannya sebagai berikut:

  • Laki-laki: kaos putih polos dan celana pendek hitam.

  • Perempuan tidak berhijab: kaos putih polos dan celana training berwarna gelap, dengan rambut diikat ke belakang.

  • Perempuan berhijab: jilbab instan, kaos lengan panjang putih polos, dan celana training berwarna gelap.

Peserta juga wajib membawa sandal jepit untuk digunakan saat pemeriksaan.

2. Tes Kebugaran Jasmani dan Penilaian Performa Fisik

Peserta wajib mengenakan pakaian olahraga berupa kaos, celana olahraga, dan sepatu olahraga. Kaos dan celana olahraga harus berwarna putih.

3. Psikotes dan Tes Wawancara

Peserta wajib mengenakan kemeja putih polos yang rapi dan sopan, celana panjang atau rok hitam polos, serta jilbab hitam bagi peserta yang berhijab.

Materi Tes Kesehatan dan Kebugaran Jasmani

Tes kesehatan meliputi wawancara riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan fisik mencakup kondisi tubuh secara keseluruhan, tinggi dan berat badan, tanda vital, mata, telinga, jantung, paru-paru, gigi, serta bagian tubuh lainnya.

Pemeriksaan penunjang antara lain meliputi darah lengkap, urine, fungsi ginjal dan hati, gula darah, hepatitis, HIV, tes kehamilan, narkoba tiga parameter, EKG, audiometri, dan rontgen.

Sementara itu, Tes Kebugaran Jasmani meliputi sejumlah komponen berikut:

  • Bleep test, untuk mengukur kemampuan aerobik melalui lari bolak-balik sejauh 20 meter.

  • Push-up, untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot tubuh bagian atas.

  • Curl-up, untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot inti, terutama otot perut.

  • V-Sit and Reach, untuk mengukur fleksibilitas tubuh, khususnya punggung bawah dan otot hamstring.

  • Balance test, untuk mengukur keseimbangan dinamis.

Peserta disarankan mempersiapkan diri secara bertahap dan mengikuti arahan petugas saat pelaksanaan tes.

Ketentuan Psikotes dan Tes Wawancara Online

Psikotes dilaksanakan secara daring untuk menilai kemampuan dasar, sikap kerja, dan kepribadian peserta. Informasi teknis, termasuk jadwal, disampaikan melalui email masing-masing peserta.

Psikotes terdiri atas tahap pre-test dan tes utama.

Peserta wajib menyelesaikan seluruh tahapan sesuai jadwal. Ketidakhadiran atau tidak selesainya salah satu tahapan dapat menyebabkan peserta dinyatakan gugur.

Adapun tes wawancara dilakukan secara daring untuk menilai potensi diri, karakter, motivasi, kesiapan, serta kesesuaian peserta dengan program studi yang dipilih.

Aspek wawancara mencakup pengembangan diri, integritas, kerja sama, kemampuan mengelola perubahan, pelayanan publik, pengambilan keputusan, orientasi hasil, komunikasi, serta kemampuan bahasa asing.

Peserta perlu memastikan perangkat, koneksi internet, dan lingkungan wawancara sesuai ketentuan. Jadwal dan petunjuk teknis disampaikan melalui email terdaftar.

Dokumen dan Tata Tertib yang Wajib Diperhatikan

Sebelum berangkat ke lokasi tes, peserta wajib mencetak kartu peserta SIPENCATAR melalui akun masing-masing di portal resmi SIPENCATAR Kemenhub.

Untuk tes kesehatan, peserta wajib membawa identitas diri berupa KTP atau Kartu Identitas Anak (KIA), kartu peserta, alat tulis, dan sandal jepit. Peserta juga harus hadir 60 menit sebelum jadwal pemeriksaan untuk registrasi.

Untuk Tes Kebugaran Jasmani, peserta wajib hadir paling lambat 90 menit sebelum seleksi dimulai, membawa identitas diri yang sah, serta kartu peserta yang dicetak berwarna.

Sementara itu, peserta wawancara daring wajib menyiapkan perangkat dan koneksi internet yang stabil, serta mengikuti wawancara secara mandiri.

Peserta harus hadir 60 menit sebelum jadwal wawancara. Keterlambatan dapat menyebabkan peserta tidak diperbolehkan mengikuti tes.

Orang tua, wali, dan pengantar dilarang memasuki area pelaksanaan tes dan harus menunggu di tempat yang ditentukan panitia.

Baca pengumuman beserta lampirannya secara menyeluruh: PG-BPSDMP 09 TAHUN 2026 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI LANJUTAN TTD.pdf - Google Drive.

Peserta juga wajib memantau portal SIPENCATAR dan email terdaftar secara berkala untuk memperoleh informasi terbaru mengenai jadwal, lokasi, serta petunjuk teknis seleksi. ***