POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memulai simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) pada 2–8 Maret 2026.
Tahapan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan pelaksanaan TKA yang akan digelar pada April mendatang.
Tercatat sebanyak 4.452.973 siswa SD/MI/sederajat akan mengikuti asesmen tersebut secara nasional.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen Rahmawati menjelaskan bahwa simulasi menjadi tahap awal untuk memastikan kesiapan teknis sekaligus memberi pengalaman kepada peserta sebelum menghadapi ujian sebenarnya.
Baca Juga: TPG Masuk Komponen THR 2026, Guru ASN Tanpa Tukin Berpotensi Terima Tambahan Satu Bulan
Jadwal Lengkap Tahapan TKA SD 2026
Rahmawati merinci tahapan pelaksanaan TKA SD 2026 yang telah disusun secara bertahap oleh Kemendikdasmen.
Simulasi TKA dijadwalkan berlangsung pada 2–8 Maret 2026. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan tahap gladi bersih sebagai persiapan akhir sebelum pelaksanaan ujian utama.
Adapun rangkaian jadwal TKA SD 2026 sebagai berikut:
- Simulasi: 2–8 Maret 2026
- Gladi Bersih (persiapan final): 9–17 Maret 2026
- Pelaksanaan TKA: 20–30 April 2026
Rahmawati menjelaskan bahwa simulasi dirancang dengan kondisi yang mendekati pelaksanaan ujian sebenarnya.
Melalui tahap ini, berbagai aspek teknis diuji, mulai dari kesiapan sistem, prosedur operasional, hingga koordinasi petugas di lapangan.
Cara Mengakses Simulasi TKA SD
Siswa maupun orang tua dapat mengakses simulasi TKA melalui laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen.
Langkah-langkahnya cukup sederhana.
- Pertama, buka laman simulasi dan pilih jenjang pendidikan SD/MI/sederajat.
- Kemudian pilih mata pelajaran pada kategori Mata Pelajaran Wajib.
- Setelah itu klik menu “Mulai”, lalu lengkapi data peserta serta masukkan kode token yang tersedia.
- Jika data sudah terverifikasi, simulasi tes dapat langsung dimulai.
Selain simulasi interaktif, Kemendikdasmen juga menyediakan contoh soal TKA SD yang dapat digunakan siswa untuk latihan mandiri di rumah.
Fokus Materi yang Diujikan
Pada pelaksanaan TKA SD 2026, terdapat dua mata pelajaran wajib yang diujikan, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia.
Untuk Matematika, asesmen difokuskan pada pemahaman fakta, konsep, prinsip, serta prosedur matematika. Selain itu, siswa juga diuji dalam kemampuan memecahkan masalah dalam konteks kehidupan nyata.
Sementara itu, mata pelajaran Bahasa Indonesia lebih menekankan pada keterampilan membaca.
Kemampuan ini dianggap sebagai fondasi penting bagi siswa untuk terus belajar dan beradaptasi di era teknologi yang berkembang cepat.
Dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 4,45 juta siswa, partisipasi aktif dalam simulasi TKA diharapkan dapat membantu siswa, guru, dan sekolah mempersiapkan diri secara lebih optimal sebelum ujian resmi digelar pada April 2026. ***




