POJOKSATU.id - Seleksi PPPK Badan Gizi Nasional (BGN) Tahun 2025 resmi digelar dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

BKN memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan, akuntabel, dan objektif sebagai bagian dari komitmen menjaga integritas rekrutmen aparatur sipil negara.

Penggunaan sistem CAT dalam seleksi PPPK BGN 2025 menjadi perhatian publik karena dinilai mampu meminimalkan kecurangan dan menghilangkan potensi intervensi.

Baca Juga: Kepala BKPSDM Mataram Buka Suara, Kelebihan PPPK Paruh Waktu dan Peluang Jadi Full Time

Sistem ini memungkinkan penilaian dilakukan secara otomatis, real time, dan berbasis komputer.

Sehingga hasil tes sepenuhnya mencerminkan kompetensi peserta.

Seleksi ini juga menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang profesiona.

Baca Juga: Aturan Sudah Ada, Ini Skema PPPK Paruh Waktu Naik Jadi Full Time Secara Bertahap

Tentunya untuk mendukung peran strategis Badan Gizi Nasional, khususnya dalam menjalankan program prioritas pemerintah di bidang gizi masyarakat.


Sistem CAT Jadi Penentu Seleksi PPPK BGN 2025

BKN menegaskan bahwa sistem CAT menjadi fondasi utama dalam proses seleksi PPPK BGN 2025.

Seluruh peserta wajib mengikuti ujian berbasis komputer yang mencakup tes kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, serta wawancara berbasis sistem.

Baca Juga: Kabar Baik Tenaga Honorer! LOWONGAN PPPK Paruh Waktu Resmi Dibuka di Sambas, Layanan Ekstra SKCK Disediakan Polres

Pelaksanaan seleksi dilakukan secara nasional di puluhan titik lokasi yang tersebar di berbagai daerah.

Skema ini dirancang agar memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta, tanpa memandang latar belakang maupun wilayah asal.

Dengan sistem CAT, peserta dapat langsung mengetahui nilai yang diperoleh setelah ujian selesai.

Transparansi ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen PPPK.


BKN Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

BKN menekankan bahwa seleksi PPPK BGN 2025 bukan hanya soal memenuhi kebutuhan formasi, tetapi juga menjaga kualitas dan integritas proses seleksi.

Baca Juga: Bikin Heboh, Bantuan 30 Ton Beras dari UEA Dikembalikan, Wali Kota Medan Ungkap Alasan Mengejutkan

Melalui sistem CAT, BKN ingin memastikan bahwa setiap peserta bersaing secara sehat berdasarkan kemampuan.

Dikutip dari keterangan resmi BKN.GO.ID, 18 Desember 2025, Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen BKN, Yani Rosyani menyatakan:

“Seleksi kompetensi PPPK BGN secara nasional dimulai pada Selasa, 16 Desember 2025 dan dilaksanakan di 34 lokasi."

Baca Juga: Geger! Usai Ruang Kerja Disegel, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Akhirnya Ditangkap KPK, Masa Jabatan Masih Seumur Jagung!

"Untuk memastikan proses seleksi berjalan akuntabel dan transparan, BKN menggunakan sistem Computer Assisted Test atau CAT,” tambahnya.

Menurutnya, CAT menjadi instrumen penting untuk menjamin objektivitas dan mencegah praktik tidak fair dalam proses seleksi ASN, termasuk PPPK.


Ribuan Formasi Dibuka untuk Perkuat Badan Gizi Nasional

Dalam seleksi PPPK BGN 2025, pemerintah membuka sekitar 32.000 formasi, yang terdiri dari formasi umum dan formasi khusus.

Baca Juga: Tak Tahan Dampak Sampah, Warga Sekitar TPA Cipeucang Datangi DPRD Tangsel dan Sampaikan Tuntutan

Jumlah ini menunjukkan besarnya kebutuhan tenaga profesional untuk memperkuat Badan Gizi Nasional sebagai lembaga strategis.

SDM yang direkrut melalui jalur PPPK ini nantinya akan mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah di sektor gizi.

Termasuk peningkatan kualitas layanan gizi masyarakat dan penguatan program gizi nasional.

Seleksi berbasis CAT diharapkan mampu menyaring calon pegawai yang tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga benar-benar kompeten di bidangnya.

Peluang Adil bagi Peserta PPPK

Bagi para pelamar, penerapan sistem CAT memberikan kepastian bahwa hasil seleksi ditentukan oleh kemampuan sendiri.

Tidak ada ruang untuk titipan maupun pengaturan nilai, karena seluruh proses berjalan secara digital dan terpantau sistem.

Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi Memanas, Polisi Segera Periksa Ahli Versi Roy Suryo

Selain itu, mekanisme ini juga memudahkan peserta dalam mengakses informasi hasil seleksi secara cepat dan transparan.

Sehingga mengurangi potensi polemik di kemudian hari.

Seleksi PPPK BGN 2025 berbasis sistem CAT menjadi langkah konkret BKN dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas rekrutmen ASN.

Dengan sistem digital yang objektif dan terstandar, seleksi ini diharapkan mampu menghasilkan SDM berkualitas yang siap mendukung tugas strategis BGN serta program prioritas pemerintah.***