POJOKSATU.id – Akhirnya pengangkatan tenaga honorer K2 menjadi PPPK sudah mulai mendapat kepastian, seleksi PPPK 2024 pun akan segera dimulai.
Bagi semua tenaga honorer K2 harap jadikan ini perhatian, pemerintah kini akan segera memulai seleksi pendaftaran PPPK 2024.
Tetapi kini jadi perbincangan bahwa tenaga honorer K2 yang akan diangkat menjadi PPPK 2024 ini tidak semuanya akan diangkat.
Tentu hal itu menimbulkan rasa khawatir terutama bagi kalangan tenaga honorer K2 sendiri.
Disini, pihak Ketua Umum Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I), Sahirudin Anto pun ikut bersuara akan hal tersebut.
Seperti diketahui bahwa semua honorer dan masyarakat sangat berharap seluruh kalangan yang saat ini masih berstatus honorer atau tenaga honorer K2 diharapkan diangkat secara merata.
Baik di pemerintahan pusat maupun daerah, semua tenaga honorer K2 diselesaikan melalui seleksi PPPK 2024 ini tanpa terkecuali.
Namun dikatakan bahwa dalam proses pengangkatan honorer menjadi PPPK ini tidak ada jaminan semuanya diangkat.
Baca Juga: Oknum Kepsek SD Negeri di Kecamatan Karawang Barat Kepergok Selingkuh Bareng Guru, Anak Lapor Polisi
Hal tersebut diketahui dari regulasi yang dirancang pemerintah.
Regulasi pertama yakni KemenPANRB 347 Tahun 2024 tentang Mekanisme Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tahun 2024
Kedua yakni KemenPAN RB 348 Tahun 2024 tentang Mekanisme Seleksi PPPK untuk Jabatan Fungsional Guru di Instansi Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2024.
Dan regulasi ketiga yakni KemenPAN RB 349 Tahun 2024 tentang Mekanisme Seleksi PPPK untuk Jabatan Fungsional Kesehatan Tahun Anggaran 2024.
Baca Juga: Intip Aset Properti Bacagub Jabar Berdasarkan LHKPN, Ternyata Juragan Tanah Punya 46 Titik Lokasi
"Ketiga regulasi tersebut untuk mengatur sistem dan mekanisme penerimaan seleksi PPPK, tetapi masih ada yang kurang," ungkap Sahirudin dikutip POJOKSATU.id dalam JPNN, pada Sabtu, 31 Agustus 2023.
Dengan begitu, ada kemungkinan tenaga honorer K2 memang tidak akan diangkat semua.
Tetapi dengan dipastikannya ada seleksi PPPK 2024 ini, semua tenaga honorer K2 diharapkan terselesaikan menjadi ASN PPPK di tahun 2024 ini.
Sahirudin pun menyampaikan, ada kemungkinan juga tenaga honorer K2 ini malah diangkat menjadi ASN PPPK paruh waktu.
Hal itu lantaran tidak ada formasi yang tersedia untuk tenaga honorer K2. Sehingga nantinya tidak akan merasakan gaji penuh atau full.
Baca Juga: Pengamat Ini Bantah Intervensi Mulyono di Pilkada Jabar, Itu Narasi Marketing Politik ke Jokowi
"Kalau sudah PPPK paruh waktu otomatis kami tidak bisa merasakan gaji utuh dan berasa honorer saja, apalagi usia makin mendekati batas usia pensiun (BUP)," tambahnya.
Kini Sahirudin pun berusaha mendesak pemerintah melalui KemenPAN-RB terkait jaminan guna kalangan tenaga honorer K2 di dalam proses seleksi PPPK 2024 supaya bisa diberikan afirmasi berdasarkan lama pengabdian serta usia.***



