POJOKSATU.id — Tahun ajaran baru 2025 akan segera dimulai.
Seiring dengan itu, proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di berbagai jenjang pendidikan juga tengah berlangsung dan sebagian besar sudah bersiap digelar dalam waktu dekat.
Namun, di tengah kesibukan menyiapkan dokumen dan memilih jalur pendaftaran, ada satu hal penting yang kerap luput dari perhatian para orang tua dan calon peserta didik: status akreditasi sekolah.
Padahal, akreditasi sekolah bukan sekadar label administratif.
Ia merupakan indikator resmi yang menilai mutu pendidikan suatu sekolah dan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam seleksi masuk ke jenjang berikutnya, terutama bagi mereka yang memilih jalur prestasi, afirmasi, atau bahkan zonasi.
Baca Juga: Kenali SPMB Jenjang SMK Tahun 2025 : Syarat Masuk, Seleksi, serta Kuota Afirmasi dan Domisili
Akreditasi sekolah sendiri adalah hasil penilaian oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S M).
Penilaian ini menghasilkan peringkat A, B, atau C yang mencerminkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut.
Semakin tinggi peringkatnya, maka semakin baik pula mutu layanan pendidikannya.
Dalam banyak kasus, nilai akreditasi sekolah juga digunakan sebagai syarat administratif pada saat pendaftaran ke sekolah lanjutan.
Bahkan pada jalur seleksi tertentu seperti jalur prestasi, akreditasi sekolah asal dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap peluang diterima.
Untuk memastikan tidak salah memilih sekolah, para orang tua dan siswa sangat disarankan mengecek status akreditasi sekolah tujuan melalui situs resmi BAN-S/M.
Caranya pun cukup mudah:
-
Akses laman https://ban-pdm.id/
-
Gulir ke bawah dan temukan menu “Cek Data Akreditasi”.
-
Masukkan NPSN atau nama sekolah pada kolom pencarian.
-
Klik tombol “Cari”.
-
Informasi lengkap mengenai akreditasi sekolah akan ditampilkan, termasuk nomor SK, tahun penilaian, nilai, dan peringkat akreditasi.
Bukan hanya untuk melihat status akreditasi, laman BAN-S/M juga memungkinkan pengguna mengunduh sertifikat akreditasi sekolah dalam format PDF.
Caranya serupa: lakukan pencarian seperti di atas, lalu klik ikon unduh untuk mendapatkan dokumen resmi akreditasi tersebut.
Selain mengecek akreditasi, sejumlah persiapan penting lainnya juga perlu dilakukan menjelang SPMB 2025. Di antaranya adalah:
-
Menyiapkan dokumen administratif seperti Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan rapor.
-
Memahami dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia: zonasi (berdasarkan domisili), afirmasi, prestasi, atau perpindahan tugas orang tua.
-
Memonitor jadwal dan informasi resmi dari Dinas Pendidikan setempat terkait pelaksanaan PPDB atau SPMB.
-
Melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi sekolah atau dinas pendidikan.
Dengan menyiapkan seluruh aspek ini—termasuk memeriksa akreditasi sekolah—diharapkan proses SPMB 2025 dapat berjalan lebih tertata dan tepat sasaran.
Karena di tengah ketatnya seleksi dan persaingan, keputusan yang tepat bisa menjadi langkah awal menuju masa depan pendidikan yang lebih baik. ***




