POJOKSATU.id – Tahap wawancara PPG Calon Guru 2025 digelar mulai 3 hingga 20 Desember 2025.
Para peserta akan diuji secara langsung oleh asesor untuk menilai sejauh mana kesiapan mereka menjadi guru profesional.
Jadwal per peserta dirilis pada 2 Desember 2025, sehingga besok seluruh peserta sudah dapat melihat jadwal wawancaranya masing-masing.
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru sendiri diselenggarakan untuk menyiapkan pendidik yang profesional, berakhlak mulia, berdedikasi tinggi, serta mampu memberi dampak positif bagi satuan pendidikan.
Setelah tahap wawancara, hasilnya akan diumumkan pada 29 Desember 2025.
Selanjutnya peserta PPG Calon Guru 2025 akan masuk dalam tahap lainnya hingga masuk perkuliahan pada Februari 2026. Lengkapnya dapat disimak jadwal berikut.
Jadwal Lengkap PPG Calon Guru 2025–2026
-
Pengumuman jadwal wawancara: 2 Desember 2025
-
Pelaksanaan tes wawancara: 3–20 Desember 2025
-
Pengumuman hasil tes wawancara: 29 Desember 2025
-
Konfirmasi kesediaan mengikuti PPG 2025/2026: Januari 2026
-
Penetapan peserta PPG: Januari 2026
-
Lapor diri di LPTK: Januari 2026
-
Matrikulasi (untuk S1 non-kependidikan, DIV, non-PGSD): Januari 2026
-
Orientasi peserta: Februari 2026
-
Awal perkuliahan: Februari 2026
Setelah seluruh rangkaian seleksi selesai, peserta resmi memasuki perkuliahan dua semester berisi teori, praktik lapangan, proyek kepemimpinan, dan pendampingan.
Materi Utama Wawancara PPG Calon Guru 2025
Asesor akan menilai tiga area penting:
-
Kompetensi (Skill Profesional)
-
Kepribadian (Personal Attributes)
-
Motivasi (Alignment & Passion)
Berikut contoh pertanyaan paling sering muncul beserta referensi jawaban ideal untuk setiap aspek.
Semua dirancang sesuai struktur kompetensi resmi PPG Calon Guru.
A. KOMPETENSI (Skill Profesional)
Menilai kemampuan mengajar, mengambil keputusan, membimbing siswa, dan berkomunikasi.
1. Managing Work – Manajemen Pembelajaran
Pertanyaan:
Bagaimana Anda mengelola kelas dengan kemampuan siswa yang beragam?
Referensi Jawaban:
"Saya memulai dengan memetakan kemampuan awal siswa, lalu menyesuaikan metode pembelajaran seperti diferensiasi tugas.
Siswa dengan pemahaman cepat saya beri tantangan tambahan, sementara yang membutuhkan waktu lebih saya dampingi menggunakan contoh konkret dan latihan bertahap.
Pendekatan ini membuat kelas tetap kondusif dan setiap siswa mendapatkan ruang belajar sesuai kebutuhannya."
2. Managing Work – Disiplin Kelas
Pertanyaan:
Apa langkah Anda ketika siswa mulai kehilangan fokus?
Referensi Jawaban:
"Saya biasanya melakukan teknik pemulihan seperti memberikan pertanyaan sederhana, permainan singkat, atau mengubah posisi duduk.
Setelah itu, saya menarik kembali perhatian siswa ke tujuan pembelajaran. Cara ini membantu menjaga kelas tetap hidup tanpa membuat suasana tegang."
3. Decision Making – Pengambilan Keputusan Cepat
Pertanyaan:
Ceritakan keputusan penting yang pernah Anda ambil saat situasi pembelajaran tidak berjalan sesuai rencana.
Referensi Jawaban:
"Pernah saat mengajar di kelas komunitas, materi visual tidak bisa ditampilkan karena perangkat rusak.
Saya beralih ke metode cerita interaktif dan diskusi kelompok kecil. Keputusan cepat itu membuat siswa tetap fokus dan materi tetap tersampaikan dengan baik."
4. Continuous Learning – Belajar Berkelanjutan
Pertanyaan:
Apa langkah Anda agar tetap relevan dengan perkembangan pendidikan?
Referensi Jawaban:
"Saya mengikuti webinar, membaca modul Kurikulum Merdeka, dan rutin berlatih microteaching.
Saya juga aktif mencari masukan dari guru berpengalaman agar bisa memperbaiki cara mengajar saya."
Baca Juga: Modul 2 Pedagogik Qurdis PPG Daljab Batch IV 2025, Simak Jadwal, Isi Materi, dan Fokus Kompetensinya
5. Coaching – Membimbing Siswa
Pertanyaan:
Bagaimana Anda membantu siswa yang kesulitan memahami pelajaran?
Referensi Jawaban:
"Saya menganalisis sumber kesulitannya terlebih dahulu, lalu memberi penjelasan ulang dengan pendekatan yang lebih sederhana.
Saya juga memberi lembar latihan tambahan dan mengadakan sesi konsultasi singkat. Saya pastikan siswa mendapat umpan balik positif agar tetap percaya diri."
6. Compelling Communication – Komunikasi Efektif
Pertanyaan:
Bagaimana Anda menyampaikan aturan kelas agar dipahami dan dipatuhi siswa?
Referensi Jawaban:
"Saya mengajak siswa menyepakati aturan kelas bersama. Setelah itu, saya jelaskan alasannya agar siswa merasa terlibat dan memahami pentingnya aturan tersebut. Pendekatan kolaboratif biasanya membuat mereka lebih patuh."
B. KEPRIBADIAN (Personal Attributes)
Menilai kedewasaan, nilai moral, dan ketangguhan peserta.
7. Ethical Maturity – Integritas & Etika
Pertanyaan:
Apa prinsip etika paling penting bagi Anda sebagai guru?
Referensi Jawaban:
"Saya menjunjung tinggi keadilan dan konsistensi.
Semua siswa berhak mendapatkan perhatian dan kesempatan yang sama tanpa diskriminasi apa pun. Saya juga menjaga kerahasiaan informasi pribadi siswa sebagai bentuk profesionalisme."
8. Mission/Purpose – Tujuan Pendidikan
Pertanyaan:
Apa tujuan hidup Anda dalam dunia pendidikan?
Referensi Jawaban:
"Saya ingin mendampingi siswa menemukan potensi diri mereka dan menumbuhkan karakter positif. Saya percaya bahwa guru berperan besar dalam membentuk masa depan generasi."
9. Resilience – Ketangguhan Emosi
Pertanyaan:
Bagaimana Anda menghadapi tekanan saat mengajar?
Referensi Jawaban:
"Saya menenangkan diri terlebih dulu, lalu mengidentifikasi sumber masalahnya.
Setelah itu saya menyesuaikan pendekatan mengajar. Saya percaya refleksi adalah kunci menjaga ketenangan dalam situasi yang menantang."
C. MOTIVASI (Alignment & Passion)
Menggali alasan mendalam peserta menjadi calon guru.
10. Mission/Purpose – Alasan Menjadi Guru
Pertanyaan:
Mengapa Anda ingin menjadi guru?
Referensi Jawaban:
"Saya percaya pendidikan dapat membuka masa depan. Saya ingin berkontribusi langsung membentuk generasi yang mandiri, kritis, dan berkarakter. Menjadi guru adalah cara saya memberi dampak nyata."
11. Continuous Learning – Keinginan Berkembang
Pertanyaan:
Bagaimana Anda memastikan diri terus berkembang sebagai pendidik?
Referensi Jawaban:
"Saya berkomitmen mengikuti pelatihan, membaca referensi, serta rutin mengevaluasi diri setelah mengajar. Saya juga terbuka terhadap masukan dari rekan guru."
12. Valuing Differences – Menghargai Keragaman
Pertanyaan:
Bagaimana Anda menghadapi siswa dari beragam latar belakang?
Referensi Jawaban:
"Saya menghargai setiap perbedaan dan melihatnya sebagai kekuatan kelas. Saya menyesuaikan metode mengajar sesuai kebutuhan siswa, dan memastikan semua merasa aman serta dihargai."
Pertanyaan yang Sangat Sering Muncul
Semua dilengkapi referensi jawabannya.
1. Bagaimana Anda menumbuhkan motivasi belajar pada siswa?
Referensi Jawaban:
"Saya mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari serta memberikan tantangan kecil yang membuat siswa merasa berhasil. Penguatan positif juga sangat membantu meningkatkan motivasi mereka."
2. Bagaimana Anda menghadapi siswa pasif?
Referensi Jawaban:
"Saya mengajak mereka berdiskusi dalam kelompok kecil dulu, lalu perlahan memberikan peran yang membuat mereka merasa aman tampil di kelas."
3. Jika orang tua mengeluhkan Anda, apa respons Anda?
Referensi Jawaban:
"Saya mendengarkan dengan empati dan mencari titik temu. Saya menjelaskan tindakan saya secara terbuka dan bersama-sama mencari solusi terbaik untuk siswa."
4. Bagaimana Anda memberikan umpan balik yang efektif?
Referensi Jawaban:
"Saya menggunakan metode sandwich: apresiasi dahulu, lalu saran perbaikan, kemudian penguatan positif. Cara ini membuat siswa tidak merasa tertekan."
5. Jika ditempatkan di daerah terpencil, bagaimana kesiapan Anda?
Referensi Jawaban:
"Saya siap dan melihatnya sebagai kesempatan belajar sekaligus mengabdi. Saya percaya setiap daerah berpotensi memberi pengalaman berharga."
Sikap Saat Wawancara
Selain berlatih menjawab pertanyaan tes wawancara PPG Calon Guru 2025, peserta juga bisa mempersiapkan diri dengan beberapa langkah sederhana.
Jaga kondisi fisik dan penampilan agar tetap rapi, lalu awali seluruh rangkaian seleksi dengan berdoa.
Saat asesor memperkenalkan diri, ingatlah namanya sebagai bentuk kesopanan dan penghargaan.
Ketika diminta memperkenalkan diri, sampaikan informasi secara ringkas dengan menyebutkan nama, asal, pekerjaan saat ini, serta pengalaman relevan di bidang pendidikan.
Saat menjawab pertanyaan, usahakan tetap tenang, konsisten, dan fokus tanpa menonjolkan kelemahan diri.
Biasanya, di akhir sesi peserta diberi kesempatan bertanya.
Siapkan satu atau dua pertanyaan untuk menunjukkan ketertarikan Anda, kemudian akhiri dengan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. ***




