POJOKSATU.ID - Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) di LKP Sasana Widya berhasil mentransformasi pemuda pengangguran atau kurang mampu menjadi juru las bersertifikat industri.

Peserta seperti Mohamad Salman Adib Siddik dan Sulfi Kamadani cepat menguasai materi berkat kurikulum yang mudah diikuti dan lingkungan belajar yang suportif.

Sulfi bahkan membuktikan bahwa perempuan mampu sukses di bidang yang didominasi laki-laki.

Baca Juga: BANGGA! Praktek Baik Penyelenggaraan PKW Platinum 2025 di Kota Tegal!

Dampak Langsung ke Dunia Kerja

Alumni PKK segera mendapatkan pekerjaan berpenghasilan tinggi, umumnya di sektor tambang dan migas:

Dehan Samuel Moga kini bekerja di PT Kaltim Prima Coal, menggunakan gajinya untuk membiayai kuliah adik-adiknya.

Lulusan lain seperti Aji Kresna Mehdi Syam dan Adam Wahyudi juga langsung diterima, dengan gaji awal yang jauh lebih tinggi, memungkinkan mereka membantu keluarga secara signifikan.

Baca Juga: Bantuan Cepat Kemendikdasmen Pemulihan Pendidikan Pasca Bencana Banjir Bandang Agam

Standar Industri dan Kolaborasi Kuat

LKP Sasana Widya melatih peserta hingga mendapatkan sertifikasi 6G, standar tertinggi yang sangat dicari di industri.

Instruktur menekankan praktik intensif untuk penguasaan keterampilan.

Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi erat dengan industri, seperti PT. Dian Pandu Pratama (DPP).

DPP tidak hanya merekrut lulusan (karena kebutuhan ratusan welder) tetapi juga aktif memberikan umpan balik untuk memastikan kurikulum LKP selalu relevan dengan tuntutan kerja.

Program PKK terbukti efektif sebagai jembatan yang memberikan keterampilan bersertifikat.

Hal tersebut juga membuka akses ke pekerjaan bergaji tinggi, dan menciptakan mobilitas sosial-ekonomi bagi pesertanya.***

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

Versi iOS

Channel WhatsApp

Fanpage Edugov

Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala