POJOKSATU.ID - Viral di media sosial ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 10 Medan melakukan aksi unjuk rasa di depan ruang kepala sekolah, Kamis (6/2/2025).

Dalam rekaman yang beredar, para siswa tersebut menuntut terkait permasalahan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), yang menjadi syarat utama dalam mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.

Dalam caption video yang dikutip melalui akun TikTok milik salah satu siswa SMKN 10 Medan itu menuliskan:

Baca Juga: Saham Syariah Naik 53% dalam 5 Tahun, SRO dan UPI Resmikan Pusat Riset Pasar Modal Syariah

"Bisa-bisanya salah satu guru yang mengurus PDSS mengatakan intropeksi diri aja dulu kalian, apakah nilai kalian layak untuk masuk SNBP. Dari sini sudah jelas bahwa guru tersebut menjatuhkan mental siswa-siswanya yang sudah berjuang selama 5 semester dan menyepelekan hal tersebut." tulis akun tersebut.

Aksi unjuk rasa para siswa tersebut menuntuk kelalaian sekolah yang tidak memasukkan data siswanya ke PDSS. Sejumlah poster dengan tuntutan pun menghiasi aksi demo tersebut.

Salah satu poster yang menarik perhatian bertuliskan "Jangan Sepelekan Kami, Make Up Kami Boleh Hilang Tapi Hak Kami Untuk SNBP Tidak Boleh Hilang, Malu Sikit".

Baca Juga: SELAIN Syarat Usia Sekolah dan Rincian Kuota SPMB 2025 Semua Jenjang, Ketahui DAYA TAMPUNG Sekolah, Akan Dikunci dan DIPUBLIKASIKAN Sesuai DAPODIK

Tak hanya siswa, para orang tua murid juga merasa kecewa dengan SMK Negeri 10 Medan.

"Kami sangat kecewa karena ini menyangkut masa depan anak-anak kami. Seharusnya kepala sekolah lebih teliti dan bertanggung jawab terhadap hal ini," ujar salah satu orang tua siswa.

Baca Juga: 5 Keutamaan Bulan Sya`ban dalam Islam: Waktu Terbaik Mempersiapkan Diri untuk Menyambut Ramadan

Para orang tua siswa juga berencana menggelar aksi sebagai bentuk protes terhadap kejadian tersebut. ***