POJOKSATU.id — Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama meluncurkan program Kursus Bahasa Inggris bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang dilaksanakan secara daring dan terbuka untuk guru-guru di seluruh Indonesia.
Kemenag menyediakan beasiswa penuh bagi 300 guru MI terpilih yang akan mengikuti pelatihan tersebut.
Direktur GTK Madrasah, Thobib Al Asyhar, menjelaskan bahwa program ini menjadi bentuk komitmen Kemenag dalam meningkatkan kompetensi profesional guru MI, khususnya dalam pengajaran Bahasa Inggris di tingkat dasar.
“Ini adalah bentuk ikhtiar serius kami untuk mempersiapkan guru MI agar mampu mengajar Bahasa Inggris dengan pendekatan yang tepat, menyenangkan, dan berbasis kebutuhan anak,” ujarnya di Jakarta, Jumat (25/7/2025).
Baca Juga: 629 Guru Agama Belum Kantongi Sertifikasi, Kemenag Targetkan Seluruhnya Tuntas Tahun 2027
Perkuat Metodologi dan Asesmen Pengajaran Bahasa
Dalam kursus ini, para peserta akan dibekali dengan keterampilan menyeluruh, mulai dari teknik mengajar listening, speaking, reading, dan writing, hingga tata bahasa dan kosa kata.
Selain itu, peserta juga akan mempelajari pendekatan pembelajaran serta asesmen yang relevan dengan perkembangan usia anak.
Thobib menambahkan bahwa melalui pelatihan ini, guru MI diharapkan mampu membangun rasa percaya diri serta keterampilan metodologis yang kuat dalam mentransfer kemampuan bahasa kepada siswa.
Baca Juga: Resmi Dibuka! PPG Daljab Batch III Kemenag Tahun 2025, Simak Syarat dan Jadwalnya
“Dengan penguasaan metodologi dan alat asesmen yang baik, guru akan lebih percaya diri dan terampil dalam mentransfer keterampilan bahasa kepada siswa,” sambungnya.
Program Hasil Kolaborasi Global
Kursus Bahasa Inggris ini merupakan hasil kerja sama antara Direktorat GTK Madrasah dan Kedutaan Besar Amerika Serikat melalui Regional English Language Office (RELO), yang menggandeng asosiasi pengajar bahasa Inggris internasional, TESOL.
“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa penguatan kualitas guru madrasah tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi perlu dukungan jejaring global. Dengan melibatkan RELO-TESOL, kita ingin memastikan standar pelatihan yang terbaik untuk guru MI,” tegas Thobib.
Pendaftaran Sampai 31 Juli 2025
Pendaftaran dibuka mulai 24 hingga 31 Juli 2025 melalui laman https://s.id/KursusguruMI.
Kemenag mengimbau agar para guru MI yang berminat segera mendaftar karena kuota sangat terbatas, hanya untuk 300 peserta terpilih dari seluruh Indonesia.
Baca Juga: 95 Kuota Disiapkan untuk Beasiswa S1 Dalam Negeri BIB 2025, Ini Penjelasan Lengkap Puspenma Kemenag
Dengan adanya program ini, Direktorat GTK Madrasah berharap akan tercipta ekosistem pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih baik di madrasah ibtidaiyah dan mampu menjawab tantangan globalisasi sejak dini.
Berikan tanggapan di kolom komentar ya.
Ikuti informasi lainnya melalui apps kami:
• Versi Android
• Versi iOS
• Channel WhatsApp
• Fanpage Edugov
Baca artikel menarik lainnya dari penulis: Rizq Azzahra




