POJOKSATU.ID — Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kini menerima KKS merah putih baru sebagai bagian dari peralihan penyaluran bantuan sosial dari Pos ke Bank Himbara.
Namun, tidak sedikit yang masih bingung bagaimana cara cek saldo, aktivasi kartu, hingga memastikan diri tidak tertinggal jadwal pencairan.
Artikel ini menyajikan panduan lengkap, jelas, dan mudah dipahami bagi semua KPM.
KKS baru merupakan rekening bank yang menjadi pintu utama penyaluran berbagai bansos seperti PKH, BPNT, hingga bantuan tambahan tertentu.
Baca Juga: Hati-Hati! Honorer Tidak Akan Dibayar Jika Data Tidak Masuk Dapodik, Ini Aturan Resminya!
Setelah kartu diterima, KPM wajib melakukan aktivasi PIN, verifikasi data identitas, pengecekan saldo pertama, dan penguncian data agar tidak terjadi salah salur.
Tanpa aktivasi, dana bansos tidak akan masuk ke rekening meskipun nama KPM sudah terdaftar sebagai penerima.
Cara Aktivasi KKS Baru
Aktivasi dilakukan langsung di bank tempat KKS diterbitkan (BRI, BNI, Mandiri, atau BSI). Berikut langkah-langkahnya:
1. Datang ke Bank atau Lokasi Aktivasi Kolektif
Bank biasanya membuka layanan aktivasi massal di balai desa, kantor kecamatan, atau aula kelurahan.
KPM cukup membawa Kartu KKS, KTP, KK, Surat keterangan dari pendamping sosial (jika ada)
2. Buat PIN Baru
Petugas bank akan meminta KPM membuat PIN rahasia enam digit. PIN ini penting untuk transaksi di ATM dan EDC agen.
3. Verifikasi Data
Nama, NIK, dan nomor kartu akan diperiksa. Pastikan sesuai dengan data kependudukan agar tidak terjadi gagal salur.
4. Aktivasi Rekening
Petugas akan mengaktifkan rekening dan memastikan statusnya aktif di sistem bank.
5. Cek Saldo Awal
Usai aktivasi, KPM dapat langsung mengecek apakah saldo bansos sudah masuk atau masih menunggu jadwal pencairan.
Baca Juga: 7 Kesalahan Pakai Sunscreen yang Bikin Kulit Tetap Belang!B
Cara Cek Saldo KKS Baru (Semua Bank Himbara)
KPM bisa memilih beberapa cara mudah berikut:
1. Lewat ATM Himbara
Masukkan kartu → Masukkan PIN → Pilih Informasi Saldo.
Metode ini paling mudah dan cepat.
2. Lewat Agen BRILink/BNI Agen46/Mandiri Agen
Serahkan kartu KKS dan KTP kepada agen → agen akan melakukan pengecekan saldo melalui mesin EDC.
Biaya pengecekan saldo biasanya gratis untuk kartu bansos.
3. Lewat Mobile Banking (Jika Fitur Diaktifkan)
Untuk beberapa bank, KKS bisa didaftarkan ke mobile banking khusus fungsi cek saldo.
Namun tidak semua KPM memiliki akses internet, sehingga opsinya fleksibel.
4. Lewat Mesin EDC Bank Saat Penyaluran Kolektif
Di beberapa daerah, pendamping sosial mengadakan pengecekan saldo massal melalui alat EDC.
Cara Mengikuti Proses Burekol (Buka Rekening Kolektif)
Bagi KPM baru atau yang datanya berubah, proses burekol sangat penting karena rekening harus dibuka sebelum bantuan disalurkan.
Baca Juga: Alat Berat Tersangkut Kabel, Dua Orang Tersetrum di Bogor: Satu Orang Tewas Mengenaskan
Langkah Burekol:
1. Pendataan KPM oleh pendamping.
2. Verifikasi identitas (KTP & KK).
3. Bank membuka rekening massal berdasarkan data yang telah disetujui.
4. Penerimaan kartu KKS setelah bank selesai mencetak.
5. Aktivasi KKS seperti langkah di atas.
Baca Juga: Berapa Lama Kuliah Ahli Gizi? Durasi Lengkap, Rincian Mata Kuliah, Praktikum, dan Prospek Kerja
Jika nama tidak muncul dalam daftar, KPM dapat mengajukan usul & sanggah melalui aplikasi Cek Bansos.
Tips Penting Agar Tidak Tertinggal Pencairan
1. Pastikan Data Kependudukan Valid
Nama dan NIK harus sama antara KTP, KK, dan data SIKS-NG. Jika berbeda, segera lakukan perubahan di Dinas Dukcapil.
2. Jangan Salah Masukkan PIN
Kesalahan PIN tiga kali akan mengunci kartu KKS dan harus direset ke bank.
3. Simpan Kartu dengan Baik
Jangan dilubangi, dilekuk, atau digesekkan ke magnet. Kerusakan kartu akan memperlambat pencairan karena perlu dicetak ulang.
4. Rutin Cek Pengumuman Pendamping
Jadwal pencairan bertahap. Pastikan mengikuti grup WA pendamping atau pengumuman desa.
5. Gunakan Fitur Usul dan Sanggah
Jika merasa berhak tetapi belum menerima KKS, fitur ini adalah saluran resmi untuk mengajukan permohonan.
Mengapa edukasi ini penting?
Kesalahan teknis kecil dapat menyebabkan gagal salur, rekening tidak aktif, data tidak terbaca sistem, tertinggal pencairan tahap berikutnya.
Dengan memahami cara cek saldo, aktivasi KKS, dan prosedur administrasi, KPM dapat memastikan hak bansosnya tidak bermasalah.***




