POJOKSATU.id - Pencairan TPG (Tunjangan Profesi Guru) di tahun 2025 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Jika pada tahun sebelumnya, pencairan TPG melalui perantara Pemerintah Daerah (Pemda) maka tidak untuk tahun 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti telah meresmikan mekanisme baru pencairan TPG 2025.
Mekanisme baru pencairan TPG di tahun 2025 ini yaitu langsung ditransfer ke rekening masing-masing guru tanpa melalui perantara Pemda.
Mekanisme ini diambil dengan harapan pencairan TPG bisa lebih cepat dan tentunya tepat sasaran.
Namun dalam proses pencairan TPG ini yang harus menjadi perhatian adalah kebenaran data rekening.
Data rekening bapak ibu penerima harus valid dan benar agar TPG bisa segera dicairkan.
Apabila data rekening sudah benar dan valid maka akan muncul di Info GTK untuk dilakukan validasi rekening.
Dengan begitu bapak ibu guru bisa mendapatkan SKTP dan menunggu proses pencairan TPG.
Namun sayangnya saat ini masih banyak kendala terkait dengan rekening yang dihadapi oleh bapak ibu guru.
Bahkan sejumlah bapak ibu guru mengaku di Info GTK muncul notifikasi 'Rekening Belum Tersedia'.
Lantas Langkah apa yang harus dilakukan oleh bapak ibu guru jika muncul notifikasi tersebut di Info GTK.
Apakah bapak ibu guru harus langsung menghubungi operator SIMTUN di dinas Pendidikan terdekat?
Jika di simak dalam notifikasi tersebut Langkah yang harus dilakukan bapak ibu guru adalah menghubungi Dinas Pendidikan sesuai dengan jenjang.
Baca Juga: Situr Wijaya Terakhir Menulis Berita-berita Ini, Tak Ada Hal Janggal Tulisannya Hari-hari Ini
Namun sebenarnya yang perlu menjadi catatan adalah bapak ibu guru tidak perlu tergesa-gesa untuk menghubungi dinas Pendidikan terkait.
Karena apabila ada data yang belum lengkap atau data yang perlu diupdate maka dinas Pendidikan akan memberikan informasi resmi atau surat edaran.
Jadi Langkah terbaik yang harus dilakukan adalah menunggu instruksi dan informasi resmi dari dinas Pendidikan.
Dan yang perlu dicatat apabila muncul notifikasi tersebut namun status validasi TPG di Info GTK muncul kode 13 maka kondisi bapak ibu guru dianggap aman.
TPG Triwulan I akan tetap bisa dicairkan.
Saat ini masih ada 390.858 guru yang masih berada di kode 13 dan Sebagian besar penyebabnya adalah rekening belum muncul.
Kabar baiknya setelah cuti libur Hari Raya Idul Fitri seluruh operator SIMTUN akan memaksimalkan dan menyelesaikan kode 13.
Dimana menyelesaikan proses input nomor rekening sehingga bisa ditampilkan di Info GTK dan bapak ibu guru bisa langsung melakukan validasi rekening.
***



