POJOKSATU.ID - Proses pembangunan 93 Sekolah Rakyat kini sudah hampir selesai dan dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru Juli mendatang.
Keberhasilan transisi dan operasional program prioritas Presiden ini sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan bahwa fase krusial ini memerlukan perhatian bersama dari berbagai sektor terkait.
Dalam sebuah rapat koordinasi di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial pada Rabu, 17 Juni 2026, beliau mengingatkan pentingnya koordinasi yang baik karena sebagian siswa masih berada di sekolah rintisan sementara sebagian lagi akan berpindah ke gedung permanen.
Baca Juga: Memanfaatkan Momentum Penurunan Harga Minyak, Begini Rencana Pemerintah!
Saat ini, progres pembangunan fisik 93 sekolah permanen tersebut telah mencapai angka 78,75 persen.
Secara keseluruhan, terdapat 178 Sekolah Rakyat yang akan beroperasi secara nasional pada tahun ajaran 2026/2027.
Jumlah tersebut mencakup 93 sekolah permanen, 77 sekolah rintisan dari tahun 2025, serta 8 sekolah rintisan baru yang dibentuk pada tahun 2026.
Dari segi kesiapan fisik bangunan, tercatat sudah ada 69 lokasi yang rampung sepenuhnya dan 24 lokasi lainnya sudah bisa mulai difungsikan.
Baca Juga: Sentuh Angka Rp1.100 Triliun, Bank Himbara Dominasi Pasar Modal Indonesia
Pemerintah menekankan bahwa tantangan sesungguhnya tidak berhenti pada selesainya pembangunan gedung fisik semata.
Kesiapan operasional seperti proses pemindahan siswa, penerimaan murid baru, dan dukungan fasilitas pada tahap awal menjadi faktor penentu keberhasilan program ini.
Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan bantuan nyata, khususnya dalam menyediakan tenaga pengajar sementara untuk mengisi kekurangan di sekolah baru.
Sebagai langkah konkret, pemerintah telah menetapkan tujuh langkah percepatan yang terkunci dalam jadwal ketat menuju tanggal 14 Juli.
Respons yang cepat dari setiap pemerintah daerah menjadi kunci utama agar seluruh tahapan transisi ini dapat berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.***




