POJOKSATU.id — Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang, Yovirga, berhasil lolos dalam seleksi Proyek Kemanusiaan Internasional di Lebanon.
Kegiatan tersebut akan berlangsung sepanjang tahun 2025.
Direktur P4S dan Bidang Kerja Sama STIE Pembangunan Tanjungpinang, Satriadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Tujuannya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan berskala global.
Mahasiswa dari Program Studi S-1 Akuntansi tersebut akan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas kemanusiaan, seperti pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta penguatan kapasitas ekonomi komunitas lokal di Lebanon.
Menurut Satriadi, keikutsertaan Yovirga merupakan langkah nyata kampus dalam mendukung misi kemanusiaan dan pengembangan karakter mahasiswa.
Baca Juga: Crab House Vertikal, Inovasi Dosen UMS untuk Budidaya Kepiting di Lahan Sempit
Keterlibatan mahasiswa STIE Pembangunan di kancah internasional menjadi bukti nyata bahwa kampus tersebut terus berupaya menghadirkan pendidikan yang berdampak.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa belajar kepemimpinan, empati, dan tanggung jawab sosial secara langsung,” ujar Satriadi, Rabu (8/10/2025).
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Ketua STIE Pembangunan Tanjungpinang, Ranti Utami, menyampaikan dukungan penuh terhadap partisipasi mahasiswa dalam kegiatan global.
“Kami berharap pengalaman ini dapat memperluas wawasan mahasiswa dan menjadi motivasi bagi yang lain untuk berani mengambil peran dalam kegiatan internasional yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ucap Ranti.
Proyek kemanusiaan ini akan berlangsung selama satu tahun dan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
STIE Pembangunan Tanjungpinang menjadi salah satu kampus di wilayah Kepulauan Riau yang berhasil mengirimkan perwakilannya ke tingkat internasional.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen STIE Pembangunan dalam mewujudkan visi Kampus Berdampak, kampus yang tidak hanya fokus pada pengajaran dan penelitian, tetapi juga aktif berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat, baik di tingkat lokal maupun global. ***




