POJOKSATU.id - Dalam artikel ini tersedia 50 soal dan Kunci Jawaban Pedagogik HOTS PPG Guru Tertentu 2025 lengkap pembahasan.
HOTS (Higher Order Thinking Skills) dalam pedagogik mengacu pada kemampuan guru untuk merancang dan melaksanakan pembelajaran.
Tujuannya mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah.
Ini melibatkan lebih dari sekadar mengingat fakta, tetapi juga kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan ide baru.
Pedagogik sendiri adalah ilmu tentang bagaimana cara mengajar yang efektif, yang mencakup pemahaman tentang karakteristik peserta didik, teori belajar, pengembangan kurikulum, dan evaluasi pembelajaran.
Jadi, pedagogik HOTS adalah penerapan prinsip-prinsip pedagogik yang berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa.
Dengan memberikan kunci jawaban lengkap pembahasan, maka Anda bisa lebih mudah memahami soal dan jawaban yang semestinya.
Untuk persiapan UKPPPG, berikut ini latihan soal dan kunci jawaban Pedagogik HOTS PPG Guru Tertentu 2025 bagian 1:
1. Salah satu sintaks Problem Based Learning adalah mengorganisasikan peserta didik untuk belajar. Contoh aktivitas pembelajarannya adalah...
a. siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
b. kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan
c. siswa melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber untuk bahan diskusi)
d. kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah
Jawaban: A
Pembahasan: Aktivitas pembelajaran yang mencakup siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah sesuai dengan prinsip Problem Based Learning.
2. Indikator kunci dari Kurikulumpetensi dasar “Menghubungkan gaya dengan gerak pada peristiwa di lingkungan sekitar” adalah ...
a. menjelaskan tentang gerak pada peristiwa di lingkungan sekitar
b. menganalisis hubungan gaya dengan gerak pada peristiwa di lingkungan sekitar
c. menguji hubungan gaya dengan gerak pada peristiwa di lingkungan sekitar
d. mengklasifikasi tentang gerak pada peristiwa di lingkungan sekitar
Jawaban: B
Pembahasan: Indikator kunci untuk Kurikulumpetensi dasar tersebut adalah menganalisis hubungan antara gaya dengan gerak pada peristiwa di lingkungan sekitar, bukan hanya menjelaskan atau mengklasifikasikan.
3. Strategi guru saat peserta didik belum siap melakukan keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah....
a. membangun skemata dari pengetahuan awal yang telah diperoleh sebelumnya dengan pengetahuan baru yang akan diajarkan
b. merubah perencanaan disesuaikan dengan kemampuan siswa
c. tetap melakukan aktivitas dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi
d. membentuk kelompok siswa dengan kemampuan yang heterogen
Jawaban: C
Pembahasan: Strategi guru yang efektif adalah tetap melakukan aktivitas dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi meskipun siswa belum siap, namun dengan memperhatikan pengembangan kemampuan siswa.
4. Pada pendidikan abad ke-21, Kurikulumpetensi Collaboration sangat penting karena peserta didik dapat....
a. menghasilkan, mengembangkan, dan mengimplementasikan ide-ide mereka secara kreatif baik secara mandiri maupun berkelompok
b. bekerja sama dalam sebuah kelompok dalam memecahkan permasalahan yang ditemukan
c. mengomunikasikan ide-ide dan gagasan secara efektif menggunakan media lisan, tertulis, maupun teknologi
d. mengidentifikasi, menganalisis, menginterpretasikan, dan mengevaluasi bukti-bukti, argumentasi, klaim dan data-data yang tersaji secara luas melalui pengkajian secara mendalam, serta merefleksikannya dalam kehidupan sehari-hari
Jawaban: B
Pembahasan: Collaboration, atau kerja sama, sangat penting karena memungkinkan peserta didik untuk bekerja bersama dalam kelompok untuk memecahkan masalah yang ditemui.
5. Pada KD “Membandingkan siklus hidup beberapa jenis makhluk hidup serta mengaitkan dengan upaya pelestariannya,”pengembangan materi pengayaan pada KD tersebut adalah ....
a. menjelaskan siklus hidup beberapa jenis makhluk hidup
b. menganalisis hubungan antara siklus hidup dengan upaya pelestarian
c. menyebutkan upaya pelestarian beberapa jenis makhluk hidup
d. membandingkan siklus makhluk hidup satu dengan yang lainnya
Jawaban: B
Pembahasan: Pengembangan materi pengayaan pada Kurikulumpetensi dasar tersebut adalah menganalisis hubungan antara siklus hidup dengan upaya pelestarian, bukan hanya menjelaskan atau membandingkan.
6. Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan. Aktivitas pembelajaran di atas merupakan model Project Based Learning pada sintaks.......
Baca Juga: PANDUAN PRAKTIS Video Praktik Pembelajaran UKIN PPG Guru Tertentu dan Contoh VIDEO TERBAIK
a. memonitoring keaktifan dan pengembangan proyek
b. pertanyaan mendasar
c. menyusun jadwal pembuatan
d. mendesain perencanaan produk
Jawaban: D
Pembahasan: Aktivitas pembelajaran tersebut, yaitu menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas dan persiapan alat, bahan, media, dan sumber, sesuai dengan tahap mendesain perencanaan produk dalam model Project Based Learning.
7. Kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan peserta didik yang diawli dengan pemberian rangsangan, mengajak peserta didik dalam mengidentifikasi masalah, melakukan pengumpulan data dan mengolah data sehingga mampu meberikan pembuktian dan menarik simpulan. Model yang tepat digunakan untuk kegiatan pembelajaran di atas adalah.......
a. Discovery Learning
b. Inquiry Learning
c. Problem based Learning
d. Project Based Learning
Jawaban: A
Pembahasan: Kegiatan pembelajaran yang melibatkan identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, serta pemberian pembuktian dan simpulan sesuai dengan prinsip-prinsip Discovery Learning.
8. Aktivitas pembelajaran pada model Project Based Learning pada sintaks mendesain perencanaan produk adalah.......
a. Peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul, selama penyelesaian proyek dengan guru.
b. Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan
c. Membahas kelayakan proyek yang sudah dibuat dan membuat laporan produk /karya untuk dipaparkan kepada orang lain
d. Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan
Jawaban: D
Pembahasan: Aktivitas pembelajaran yang melibatkan peserta didik dalam menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah termasuk dalam tahap mendesain perencanaan produk dalam model Project Based Learning.
9. Salah satu aktivitas menjawab pertanyaan atau membuktikan benar tidaknya hipotesis merupakan sintaks Discovery Leraning yang....
a. Pembuktian (Verification)
b. Pengolahan Data (Data Processing)
c. Pernyataan/identifikasi masalah (Problem Statement)
d. Pernyataan/identifikasi masalah (Problem Statement)
Jawaban: A
Pembahasan: Aktivitas menjawab pertanyaan atau membuktikan benar tidaknya hipotesis merupakan bagian dari sintaks Discovery Learning yang berfokus pada pembuktian.
10. Contoh aktivitas pembelajaran yang mengasah keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah....
a. Mencatat hasil pengamatan cuaca
b. Membandingkan hasil pengamatan cuaca melalui alat manual dan aplikasi
c. Membaca berbagai sumber tentang cuaca dan iklim
d. Melihat video tentang cuaca
Jawaban: B
Pembahasan: Membandingkan hasil pengamatan cuaca melalui alat manual dan aplikasi merupakan contoh aktivitas pembelajaran yang mengasah keterampilan berpikir tingkat tinggi karena melibatkan analisis dan pembandingan.
11. Tujuan pembelajaran pada ranah kognitif menurut Bloom merupakan......
a. Segala aktivitas pembelajaran menjadi 4 tingkatan sesuai dengan jenjang terendah sampai tertinggi
b. Segala aktivitas pembelajaran menjadi 5 tingkatan sesuai dengan jenjang terendah sampai tertinggi
c. Segala aktivitas pembelajaran menjadi 6 tingkatan sesuai dengan jenjang terendah sampai tertinggi
d. Segala aktivitas pembelajaran menjadi 7 tingkatan sesuai dengan jenjang terendah sampai tertinggi
Jawaban: C
Pembahasan: Tujuan pembelajaran pada ranah kognitif menurut Bloom terdiri dari enam tingkatan, yaitu mengingat (remembering), memahami (understanding), menerapkan (applying), menganalisis (analyzing), mengevaluasi (evaluating), dan mencipta (creating).
12. Keterampilan proses psiKurikulumotor terdiri dari...
a. Imitasi, manipulasi, penilaian, artikulasi, dan karakterisasi
b. Imitasi, manipulasi, presisi, artikulasi, dan naturalisasi
c. Imitasi, penerimaan, presisi, artikulasi, dan naturalisasi
d. Imitasi, menanggapi, presisi, artikulasi, dan karakterisasi
Jawaban: B
Pembahasan: Keterampilan proses psiKurikulumotor yang terdiri dari imitasi, manipulasi, presisi, artikulasi, dan naturalisasi sesuai dengan yang
dijelaskan.
13. Menurut Bloom, keterampilan dibagi menjadi dua bagian, yaitu...
a. Pertama adalah keterampilan tingkat rendah yang penting dalam proses pembelajaran, yaitu mengingat (remembering), menerapkan (applying), dan mengevaluasi (evaluating), dan kedua adalah yang diklasifikasikan ke dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi berupa keterampilan memahami (understanding), menganalisis (analysing), dan mencipta (creating)
b. Pertama adalah keterampilan tingkat rendah yang penting dalam proses pembelajaran, yaitu memahami (understanding), mengingat (remembering), dan menerapkan (applying), dan kedua adalah yang diklasifikasikan ke dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi berupa keterampilan menganalisis (analysing), mengevaluasi (evaluating), dan mencipta (creating)
c. Pertama adalah keterampilan tingkat sedang yang penting dalam proses pembelajaran, yaitu mengingat (remembering), memahami (understanding), dan menerapkan (applying), dan kedua adalah yang diklasifikasikan ke dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi berupa keterampilan menganalisis (analysing), mengevaluasi (evaluating), dan mencipta (creating)
d. Pertama adalah keterampilan tingkat rendah yang penting dalam proses pembelajaran, yaitu mengingat (remembering), memahami (understanding), dan menerapkan (applying), dan kedua adalah yang diklasifikasikan ke dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi berupa keterampilan menganalisis (analysing), mengevaluasi (evaluating), dan mencipta (creating).
Jawaban: D
Pembahasan: Menurut Bloom, keterampilan dibagi menjadi dua bagian. Yang pertama adalah keterampilan tingkat rendah seperti mengingat, memahami, dan menerapkan. Yang kedua adalah keterampilan tingkat tinggi seperti menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta.
14. Ranah kognitif meliputi kemampuan...
a. Mengembangkan konsep/prinsip dalam proses pembelajaran yang telah didapatnya.
b. Mengulang atau menyatakan kembali konsep/prinsip yang telah dipelajari dalam proses pembelajaran yang telah didapatnya.
c. Menciptakan konsep/prinsip yang telah dipelajari dalam proses pembelajaran yang telah didapatnya.
d. Menguasai konsep/prinsip yang telah dipelajari dalam proses pembelajaran.
Jawaban: B
Pembahasan: Ranah kognitif mencakup kemampuan mengulang atau menyatakan kembali konsep/prinsip yang telah dipelajari, sesuai dengan tingkatan memahami menurut Bloom.
15. Keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dalam bahasa mata pelajaran umum dikenal sebagai...
a. Higher Order Think Skill (HOTS)
b. Higher Open Thinking Skill (HOTS)
c. Higher Order Thinking Skill (HOTS)
d. High Order Thinking Skill (HOTS)
Jawaban: C
Pembahasan: Keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam bahasa mata pelajaran umum dikenal sebagai Higher Order Thinking Skill (HOTS).
16. Yang termasuk area HOTS dalam dimensi proses berpikir......
a. Mengingat, menganalisis, dan mengevaluasi
b. Mengingat, menganalisis, dan mencipta
c. Menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta
d. Memahami, menganalisis, dan mengevaluasi
Jawaban: C
Pembahasan: Area HOTS dalam dimensi proses berpikir meliputi menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta.
17. Kurikulumbinasi dimensi pengetahuan terdiri dari......
a. Pengetahuan factual, konseptual, prosedur, dan metakognitif
b. Pengetahuan factual, konseptual, prosedur, dan mencipta
c. Pengetahuan mengingat, konseptual, prosedur, dan metakognitif
d. Pengetahuan factual, konseptual, menganalisis, dan metakognitif
Jawaban: A
Pembahasan: Kurikulumbinasi dimensi pengetahuan terdiri dari pengetahuan factual, konseptual, prosedur, dan metakognitif, sesuai dengan taksonomi Bloom.
18. Keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah......
a. Proses berpikir Kurikulumpleks dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar
b. Proses berpikir Kurikulumpleks dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis, dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar
c. Proses berpikir dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis, dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar
d. Proses berpikir dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis, dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar
Jawaban: B
Pembahasan: Keterampilan berpikir tingkat tinggi melibatkan proses berpikir Kurikulumpleks seperti menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis, dan membangun hubungan.
19. Keterampilan berpikir tingkat tinggi erat kaitannya dengan keterampilan berpikir sesuai dengan ranah........
a. Kognitif dan afektif
b. Kognitif dan psiKurikulumotor
c. Kognitif, afektif, dan psiKurikulumotor
d. Afektif dan psiKurikulumotor
Jawaban: C
Pembahasan: Keterampilan berpikir tingkat tinggi terkait dengan ketiga ranah, yaitu kognitif, afektif, dan psiKurikulumotor.
20. Keterampilan berpikir tingkat tinggi menggarisbawahi berbagai proses tingkat tinggi menurut jenjang.......
a. Taksonomi Bloom
b. Taksonomi Marzano
c. Aspek pemahaman Tighe dan Wiggins
d. Taksonomi Wiggins
Jawaban: A
Pembahasan: Keterampilan berpikir tingkat tinggi mengacu pada taksonomi Bloom, yang menguraikan berbagai proses tingkat tinggi dalam pembelajaran.
21. "Nah, kalau demikian adakah gagasan apa untuk pemecahan masalah yang anda hadapi? Coba anda sampaikan." Percakapan ini dalam alur TIRTA terdapat pada tahap...
a. Tujuan
b. Rencana Aksi
c. c. Identifikasi
d. Tanggung Jawab
Jawaban: B
Pembahasan: Percakapan tersebut terjadi pada tahap Rencana Aksi dalam alur TIRTA, di mana salah satu pihak mengajukan gagasan untuk pemecahan masalah yang dihadapi.
22. Salah satu kata kunci yang bisa kita ambil dari definisi coaching adalah...
a. pengembangan karir
b. knowledge sharing
c. pendampingan
d. optimalisasi potensi
Jawaban: D
Pembahasan: Salah satu kata kunci yang dapat diambil dari definisi coaching adalah "optimalisasi potensi", yang menyoroti upaya untuk memaksimalkan potensi individu yang dibimbing.
23. Pak Dudung: Ok, Bu Dian...dari beberapa hal yang sudah kamu utarakan, bisa Ibu sampaikan dalam dua atau tiga kalimat kesimpulan?""
Bu Dian: "Hari ini saya sudah dapat beberapa solusi, untuk bisa mengaturulang jadwal saya. Saya akan meminta dukungan kepala sekolah untuk bisa memberikan jadwal yang lebih fleksibel."
Percakapan ini dalam alur TIRTA terdapat pada tahap...
a. Tanggung Jawab
b. Identifikasi
c. Rencana Aksi
d. Tujuan
Jawaban: A
Pembahasan: Percakapan tersebut terjadi pada tahap Tanggung Jawab dalam alur TIRTA, di mana salah satu pihak diminta untuk menyampaikan kesimpulan dari percakapan yang telah dilakukan.
24. Pak Ahmad merupakan seorang pengawas yang handal. Pada sebuah pelatihan ia diminta untuk mendampingi beberapa orang guru yang akan mengikuti pelatihan fungsional calon pengawas sekolah selama 3 (tiga) bulan pelatihan. Peran yang tepat untuk Pak Ahmad adalah:
a. Trainer
b. Konselor
c. Coach
d. Mentor
Jawaban: D
Pembahasan: Peran yang tepat untuk Pak Ahmad adalah sebagai mentor, karena ia akan mendampingi beberapa orang guru dalam jangka waktu yang cukup lama untuk mengembangkan keterampilan mereka.
25. "Baik Bu Nanan dari beberapa alternatif yang sudah ibu sampaikan tadi, apa tindaklanjut yang ibu dilakukan setelah sesi ini dan berapa lama target
waktunya?"
Pertanyaan ini dalam alur TIRTA terdapat pada tahap....
a. Tanggung Jawab
b. Rencana Aksi
c. Tujuan
d. Identifikasi
Jawaban: A
Pembahasan: Pertanyaan tersebut terjadi pada tahap Tanggung Jawab dalam alur TIRTA, di mana salah satu pihak diminta untuk merencanakan tindak lanjut setelah sesi berlangsung.
26. Salah satu perbedaan dari coach dan mentor dalam melaksanakan perannya adalah sebagai berikut, kecuali:
a. Durasi pertemuannya
b. Kepakarannya
c. Status jabatannya
d. Pola Kurikulumunikasinya
Jawaban: C
Pembahasan: Salah satu perbedaan antara coach dan mentor adalah pada status jabatan, di mana coach biasanya memiliki status yang lebih setara dengan coachee, sedangkan mentor mungkin memiliki status yang lebih senior atau berpengalaman.
27. "Dalam pelaksanaan rencana aksi ini, siapa saja yang anda anggap bisa membantu anda mewujudkannya? Pertanyaan ini dalam alur TIRTA terdapat pada tahap...
a. Tanggung Jawab
b. Identifikasi
c. Tujuan
d. Rencana Aksi
Jawaban: A
Pembahasan: Pertanyaan tersebut terjadi pada tahap Tanggung Jawab dalam alur TIRTA, di mana salah satu pihak diminta untuk mengidentifikasi orang-orang yang dapat membantu dalam mewujudkan rencana aksi.
28. "Nah, jadi kalau anda merasakan ada hal-hal yang belum optimal dalam manajemen waktu sebagai guru, kalau boleh tahu apa yang mempengaruhi hal itu?"
Pertanyaan ini dalam alur TIRTA terdapat pada tahap....
a. Tujuan
b. Rencana Aksi
c. Tanggung jawab
d. Identifikasi
Jawaban: D
Pembahasan: Pertanyaan tersebut terjadi pada tahap Identifikasi dalam alur TIRTA, di mana salah satu pihak diminta untuk mengidentifikasi faktor- faktor yang mempengaruhi masalah yang dihadapi.
29. "Hari ini kita akan diskusi sekitar 30 menit ya, Nah untuk itu saya ingin memastikan apa yang ingin Bapak diskusikan dengan saya?"
Pertanyaan ini dalam alur TIRTA terdapat pada tahap...
a. Identifikasi
b. Tanggung Jawab
c. Rencana Aksi
d. Tujuan
Jawaban: D
Pembahasan: Pertanyaan tersebut terjadi pada tahap Tujuan dalam alur TIRTA, di mana salah satu pihak ingin memastikan tujuan dari percakapan yang akan dilakukan.
30. Salah satu prinsip dalam coaching adalah mampu memaksimalkan potensi coachee, maka upaya seorang coach adalah:
a. Mengawal kegiatan coachee hingga masalah yang dihadapi dapat terselesaikan.
b. Membimbing coachee untuk menemukan jati dirinya.
c. Mengajukan ide-ide segar dan kreatif pada coachee.
d. Melakukan percakapan untuk menggali ide coachee.
Jawaban: D
Pembahasan: Salah satu prinsip dalam coaching adalah memaksimalkan potensi coachee, sehingga upaya seorang coach adalah melakukan percakapan untuk menggali ide dari coachee dan membantu mereka mengembangkan potensi mereka sendiri.
31. Dalam ruang lingkup sekolah, perumusan dan penyusunan alur dan tujuan pembelajaran berfungsi mengarahkan sekolah dalam merencanakan, mengimplementasi, dan mengevaluasi pembelajaran secara keseluruhan sehingga capaian pembelajaran diperoleh secara sistematis, konsisten, dan terukur. Dalam KURIKULUM hal ini dimaknai sebagai .....
a. Modul ajar
b. Perencanaan dalam ruang lingkup kelas
c. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
d. Perencanaan dalam ruang lingkup sekolah
Jawaban: D
Pembahasan: Dalam konteks sekolah, perumusan dan penyusunan alur dan tujuan pembelajaran berfungsi untuk mengarahkan sekolah dalam merencanakan, mengimplementasi, dan mengevaluasi pembelajaran secara keseluruhan. Hal ini sesuai dengan konsep perencanaan dalam ruang lingkup sekolah.
32. Sekolah Al-Kautsar saat menyusun Kurikulum Oprasional Sekolah, mengadakan diskusi dengan para sesepuh sekitar dan beberapa lulusan sekolah yang dianggap berhasil. Kepala sekolah meminta masukan pada diskusi tersebut, hal ini sesuai dengan prinsip penyusunan KURIKULUM pada Kurikulumponen....
a. Esensial
b. Kontekstual
c. Berpusat pada peserta didik
d. Akuntabel
Jawaban: B
Pembahasan: Diskusi dengan para sesepuh dan lulusan sekolah yang dianggap berhasil merupakan bagian dari prinsip penyusunan KURIKULUM pada Kurikulumponen kontekstual, yang menekankan pada pentingnya memperhitungkan konteks lokal atau keadaan sekitar sekolah dalam penyusunan kurikulum.
33. Pengetahuan yang akan dipelajari harus masuk akal bagi peserta didik (konsep yang dipelajari dan aktivitas yang dilakukan dapat dihubungkan dengan kondisi nyata, termasuk menunjukkan permasalahan nyata yang harus dipecahkan/diselesaikan) merupakan prinsip dari...
a. pembelajaran yang bermakna
b. pembelajaran tematik
c. pembelajaran sistem blok
d. kegiatan berpusat pada guru
Jawaban: A
Pembahasan: Prinsip bahwa pengetahuan yang dipelajari harus masuk akal bagi peserta didik merupakan prinsip pembelajaran yang bermakna, yang menekankan bahwa pembelajaran harus terkait dengan situasi nyata dan memiliki relevansi bagi peserta didik.
34. Struktur kurikulum yang memuat kegiatan pembelajaran yang mengacu pada capaian pembelajaran merupakan...
a. Pencapaian Profil Pelajar Pancasila
b. Pembelajaran Intrakurikuler
c. Pembelajaran Kokurikuler
d. Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin
Jawaban: B
Pembahasan: Struktur kurikulum yang memuat kegiatan pembelajaran yang mengacu pada capaian pembelajaran adalah pembelajaran intrakurikuler, yang merujuk pada pembelajaran yang terjadi di dalam kelas atau ruang belajar.
35. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar Rahmatan Lil Alamin dilakukan pada SMP/MTs yang memiliki intrakurikuler dengan alokasi waktu 1500 JP pertahun, jika pelaksanaan P5 dan PPRA sebanyak 20% SMP/MTS memilih 3 proyek, maka alokasi waktu setiap proyek adalah...
a. Alokasi Proyek 1 = 120 JP; Alokasi Proyek 1 = 120 JP; Alokasi Proyek 1 = 120 JP
b. Alokasi Proyek 1 = 90 JP; Alokasi Proyek 1= 100 JP; Alokasi Proyek 1 = 90 JP
c. Alokasi Proyek 1= 110 JP; Alokasi Proyek 1= 90 JP; Alokasi Proyek 1 = 120 JP
d. Alokasi Proyek 1 = 120 JP; Alokasi Proyek 1 = 90 JP; Alokasi Proyek 1 = 90 JP
Jawaban: D
Pembahasan: Jika pelaksanaan P5 (Profil Pelajar Pancasila) dan PPRA (Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin) sebanyak 20% dari alokasi waktu 1500 JP pertahun, maka alokasi waktu setiap proyek adalah proporsional. Oleh karena itu, alokasi waktu untuk setiap proyek adalah 20% dari total alokasi waktu, yaitu 300 JP. Sehingga alokasi waktu untuk setiap proyek adalah 20% dari 1500 JP, yaitu 300 JP.
36. Pada saat sekolah melakukan identifikasi kekhasan daerah setempat yang penting untuk dilestarikan, maka sekolah sedang menyusun KURIKULUM pada Kurikulumponen...
a. Visi, Misi, dan Tujuan
b. Perencanaan Pembelajaran
c. Pengorganisasian Pembelajaran
d. Analisis Karakteristik Sekolah
Jawaban: D
Pembahasan: Identifikasi kekhasan daerah setempat yang penting untuk dilestarikan merupakan bagian dari penyusunan KURIKULUM pada Kurikulumponen analisis karakteristik sekolah, yang menekankan pada pemahaman terhadap karakteristik dan kebutuhan sekolah.
37. Salah satu dari nilai-nilai sekolah sebagai dasar Pengembangan Kurikulum Operasional Sekolah , adalah...
a. Pemerataan mutu sesuai sekolah
b. Akhlak di atas ilmu pengetahuan
c. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan
d. Melibatkan perwakilan warga sekolah
Jawaban: B
Pembahasan: Nilai-nilai sekolah sebagai dasar Pengembangan KURIKULUM termasuk nilai akhlak di atas ilmu pengetahuan, yang menekankan bahwa moral dan akhlak yang baik lebih diutamakan daripada sekadar pengetahuan.
38. Salah satu cara pengorganisasian pembelajaran dilakukan dengan cara konsep-konsep dan keterampilan tertentu dari mata pelajaran diajarkan secara kolaboratif (team teaching) serta pendidik berkolaborasi sedemikian rupa untuk merencanakan, melaksanakan dan melakukan asesmen untuk suatu pembelajaran yang terpadu. Pendekatan ini disebut....
a. Pendekatan mata pelajaran
b. Pendekatan tematik
c. Pendekatan secara terintegrasi
d. Pendekatan dalam blok
Jawaban: C
Pembahasan: Pendekatan pengorganisasian pembelajaran secara terintegrasi dilakukan dengan mengajarkan konsep-konsep dan keterampilan tertentu dari mata pelajaran secara kolaboratif (team teaching), serta melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian secara terpadu.
39. Agar penyusunan KURIKULUM tidak terjebak pada pemenuhan kebutuhan adminitratif, namun secara kepentingan lebih besar, maka kepala sekolah perlu memahami...
a. Karakteristik peserta didik
b. Budaya lokal
c. Substansi diferensiasi sekolah
d. Kemampuan warga sekolah
Jawaban: C
Pembahasan: Agar penyusunan KURIKULUM tidak terjebak pada pemenuhan kebutuhan administratif semata, kepala sekolah perlu memahami substansi diferensiasi sekolah, yaitu pemahaman terhadap karakteristik khas dan kebutuhan sekolah yang membedakannya dari sekolah lain.
40. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar Rahmatan lil Alamin secara muatan, projek profil harus mengacu pada....
a. Capaian visi, misi dan tujuan satuan
b. Capaian profil pelajar sesuai dengan fase peserta didik
c. Capaian pembelajaran pada mata pelajaran
d. Capaian tujuan dari setiap mata pelajaran
Jawaban: B
Pembahasan: Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar Rahmatan Lil Alamin harus mengacu pada capaian profil pelajar sesuai dengan fase peserta didik, karena tujuan projek tersebut adalah untuk memperkuat profil pelajar berdasarkan tahap perkembangan peserta didik.
41. Merujuk pada struktur kurikulum SMP/MTs pada KMA No. 347/2022, total jam pelajaran semua mata pelajaran pada kelas VII SMP/MTS adalah 1440JP. Sebagai ciri khas sekolah, pada kelas VII SMP/MTS menambahkan 2 mata pelajaran dengan alokasi waktu masing-masing 2JP setiap minggu. Berdasarkan hasil musyawarah Tim Fasilitator Projek, disepakati bahwa pelaksanaan P5-PPRA pada tahun pelajaran 2023/2024 dialokasikan sebesar 20%. Dengan demikian, alokasi waktu yang tersedia untuk pelaksanaan P5-PPRA pada kelas VII SMP/MTS Al Husna adalah sekitar...JP.
a. 303
b. 288
c. 317
d. 316
Jawaban: C
Pembahasan: Total jam pelajaran semua mata pelajaran pada kelas VII SMP/MTS adalah 1440JP. Dengan penambahan 2 mata pelajaran baru masing-masing 2JP per minggu, total JP menjadi 1444JP. Jika pelaksanaan P5-PPRA dialokasikan sebesar 20%, maka alokasi waktu untuk pelaksanaan P5-PPRA adalah 20% dari 1444JP, yang setara dengan sekitar 317JP.
42. Dalam 1 tahun pelajaran, Projek Penguatan Profil pada kelas X Sekolah Aliyah dilakukan sekurang-kurangnya:
a. 1 s.d. 2 projek profil dengan tema berbeda
b. 3 s.d. 4 projek profil dengan tema berbeda
c. 2 s.d.3 projek profil dengan tema berbeda
d. 2 s.d.3 projek profil dengan tema berbeda
Jawaban: B
Pembahasan: Projek Penguatan Profil pada kelas X Sekolah Aliyah dilakukan sekurang-kurangnya 3 sampai 4 projek profil dengan tema berbeda dalam satu tahun pelajaran.
43. Strategi pelaksanaan Proyek Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamain di sekolah dapat dilaksanakan secara terpisah melalui kegiatan ko-kurikuler maupun diintergrasikan pada kegiatan pembelajaran intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Terkait pelaksanaan proyek profil pelajar tersebut, apabila pendidik bermaksud melaksanakan proyek secara integratif dengan pembelajaran intrakurikuler, maka terdapat tiga tahapan penting yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh pendidik, kecuali...
a. Menyusun perencanaan pembelajaran dengan cara memetakan dimensi, elemen, sub elemen Profil Pelajar Pancasila dengan nilai, sub nilai, dan sub nilai Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin secara terpadu dengan capaian pembelajaran (CP)
b. Melakukan asesmen terhadap perkembangan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin yang telah dicapai oleh peserta
didik.
c. Melaksanakan pembelajaran melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) dan pembelajaran langsung (direct teaching) dalam rangkaian pembelajaran yang telah dirancang/direncanakan sebelumnya
d. Melakukan asesmen terhadap capaian pembelajaran (CP) maupun perkembangan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin secara terpisah
Jawaban: B
Pembahasan: Tahapan penting yang harus dilakukan oleh pendidik jika ingin melaksanakan proyek secara integratif dengan pembelajaran intrakurikuler adalah melakukan asesmen terhadap perkembangan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin yang telah dicapai oleh peserta didik.
44. Perhatikan beberapa tahapan berikut!
1. Mengidentifikasi tingkat kesiapan sekolah
2. Membentuk tim fasilitator projek
3. Menyusun modul projek
4. Merancang dimensi, tema, dan alokasi waktu
5. Merancang strategi pelaporan projek
Urutan tahapan yang benar dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar adalah.....
a. 4, 3, 2, 1, 5
b. 2,1,4,3,5
c. 1, 2, 4, 3, 5
d. D.1, 2, 3, 4, 5
Jawaban: B
Pembahasan: Urutan tahapan yang benar dalam pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar adalah 2 (Membentuk tim fasilitator projek), 1 (Mengidentifikasi tingkat kesiapan sekolah), 4 (Merancang dimensi, tema, dan alokasi waktu), 3 (Menyusun modul projek), dan 5 (Merancang strategi pelaporan projek).
45. Elemen penting dalam rapor P5-PPRA adalah....
a. nama sekolah, nama siswa, kelas, semester, dimensi PPRA, dan deskripsi nilai.
b. nama sekolah, nama siswa, tema, kelas, semester, dimensi P5, dan nilai.
c. nama sekolah, nama siswa, kelas, semester, dimensi P5-PPRA, nilai, dan deskripsi capaian.
d. nama sekolah, nama siswa, tema, kelas, semester, dimensi, nilai, dan deskripsi capaian.
Jawaban: C
Pembahasan: Elemen penting dalam rapor P5-PPRA adalah nama sekolah, nama siswa, kelas, semester, dimensi P5-PPRA, nilai, dan deskripsi capaian.
46. Projek Penguatan Profil merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu yang diorientasikan untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan lingkungan sekitar peserta didik. Projek Penguatan Profil di sekolah diproyeksikan pada 2 (dua) aspek yaitu: 1) Profil Pelajar Pancasila, dan 2) Profil Pelajar Rahmatan lil alamin. Terkait Projek Penguatan Profil Pelajar di sekolah tersebut, pernyataan berikut yang tidak tepat adalah...
a. Projek Profil Pelajar Pancasila dan Projek Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin memiliki asesmen masing-masing.
b. Projek penguatan profil pelajar Pancasila dan Rahmatan lil Alamin dijalankan dalam bentuk kokurikuler, namun dapat juga intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
c. Sekolah dapat memilih mana yang harus dijalankan dahulu antara Projek Profil Pelajar Pancasila atau Projek Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin.
d. Projek penguatan profil pelajar Pancasila memiliki dimensi, elemen, dan sub-elemen. Sedangkan Profil Pelajar Rahmatan lil alamin memiliki nilai, sub-nilai, dan indikator.
Jawaban: A
Pembahasan: Projek Profil Pelajar Pancasila dan Projek Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin memiliki asesmen masing-masing. Oleh karena itu, pernyataan A tidak tepat.
47. Tujuan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamiin adalah...
a. Untuk mewujudkan kehidupan berbbangsa dan bernegara yang moderat dan penguasaan Kurikulumpetensi abad 21.
b. Penguatan identitas khas bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sebagai rujukan karakter pelajar Indonesia dan moderasi beragama dengan Kurikulumpetensi dalam konteks perkembangan Abad 21.
c. Sebagai acuan utama untuk para pendidik dalam membangun karakter serta Kurikulumpetensi peserta didik.
d. Agar setiap individu dapat menjadi pelajar sepanjang hayat yang Kurikulumpeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.
Jawaban: B
Pembahasan: Tujuan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin adalah untuk memperkuat identitas khas bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sebagai rujukan karakter pelajar Indonesia dan moderasi beragama dengan Kurikulumpetensi dalam konteks perkembangan Abad 21.
48. Perhatikan tema-tema dalam P5-PPRA berikut!
1. Hidup Berkelanjutan
2. Aku sayang Bumi
3. Kearifan Lokal
4. Bhinneka Tunggal Ika
5. Aku Cinta Indonesia
6. Bangunlah Jiwa dan Raganya
Tema-tema P5-PPRA yang dapat digunakan untuk jejang MI, SMP/MTS, MA, dan MAK adalah...
a. 1, 3, 4, dan 6
b. 1, 2, 3, dan 4
c. 1,3,4, dan 5
d. 1, 2, 3, dan 5
Jawaban: A
Pembahasan: Tema-tema P5-PPRA yang dapat digunakan untuk jejang MI, SMP/MTS, MA, dan MAK adalah tema yang bersifat mata pelajaran umum dan relevan untuk semua jenjang, seperti hidup berkelanjutan, kearifan lokal, bhinneka tunggal ika, dan bangunlah jiwa dan raganya.
49. Manusia diciptakan oleh Allah SWT. berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Sekalipun demikian, hal ini tidak berimplikasi terhadap perlakuan yang berbeda. Di hadapan Allah, yang manusia manusia satu dengan yang lain hanyalah ketaqwaannya semata. Konsep inilah yang diusung untuk ditumbuhkembangkan dalam penguatan profil pelajar Rahmatan Lil Alamin melalui nilai....
a. Berimbang (tawazun)
b. Kesetaraan (musawah)
c. Berkeadaban (ta addub)
d. D.Keteladanan (qudwah)
Jawaban: B
Pembahasan: Konsep yang diusung untuk ditumbuhkembangkan dalam penguatan profil pelajar Rahmatan Lil Alamin melalui nilai kesetaraan (musawah).
50. Di sebuah SMP/MTs, Tim Fasilitator Projek menemukan bahwa mayoritas peserta didik cenderung mengabaikan kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah. Pada berbagai sudut sekolah banyak dijumpai sampah bertebaran mengganggu pemandangan. Tak hanya itu, lingkungan sekolah juga terlihat gersang, hanya sedikit tanaman yang tumbuh dalam kondisi tidak terawat. Bermula dari kondisi tersebut, Tim Fasilitator Projek memutuskan untuk mendesain projek yang diorientasikan untuk menumbuhkembangkan kepedulian peserta didik terhadap sekolah dan mencari solusi atas permasalahan yang ada.
Berdasarkan konteks permasalahan tersebut, tema yang dapat diangkat dalam projek adalah...
a. Bhinneka Tunggal Ika
b. Bangunlah Jiwa dan Raganya
c. Demokrasi
d. Hidup Berkelanjutan
Jawaban: D
Pembahasan: Berdasarkan kondisi tersebut, tema yang dapat diangkat dalam projek adalah Hidup Berkelanjutan, yang akan membantu menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah serta mencari solusi atas permasalahan tersebut.
Agar lebih mudah mendapatkan artikel Pojoksatu.id bisa unduh Apss:
Ikuti juga update artikel kami melalui Channel Whatsapp
Khusus informasi terkait dunia pendidikan, tunjangan dan seputar ASN klik Fanpage Facebook Edugov Pojoksatu.id




