POJOKSATU.ID - Kabar terbaru yang sangat dinantikan jutaan guru di seluruh Indonesia akhirnya resmi diumumkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) RI, menyampaikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan 2 (TW2) akan mulai dicairkan pada minggu pertama Juli 2025.
Skemanya langsung di transfer ke rekening guru, seperti biasa.
Pernyataan ini sekaligus mengoreksi informasi awal yang sempat beredar dari konferensi sebelumnya, yang menyebutkan pencairan akan dilakukan di akhir bulan Juni.
Namun, belum ada realisasi pencairan TPG di bulan Juni, dan semua proses penyaluran kini difokuskan ke awal Juli.
Total Anggaran TPG TW2 2025
Dalam penyampaian resmi Kemenkeu, disampaikan bahwa total anggaran TPG TW2 2025 mencapai Rp16,71 triliun, dialokasikan untuk 1,44 juta guru penerima tunjangan di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Sosok Bagus Adi Prayogo Mahasiswa UGM Tewas Tenggelam di Maluku Ternyata Ketua HIMABA
Dana tersebut akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Info GTK
Berdasarkan informasi dari admin Info GTK dan admin DBL, yang menyatakan bahwa proses pencairan sudah mulai dilakukan sejak pekan terakhir Juni.
Namun, transfer dana ke rekening guru dijadwalkan berlangsung serentak mulai minggu pertama Juli 2025.
Dalam unggahan resmi mereka, admin menyatakan:
"Alhamdulillah, walau harus bekerja di hari libur, target pekerjaan tercapai. Insyaallah minggu pertama bulan Juli akan tersalurkan serentak. Semoga tidak ada lagi hujatan dan caci maki kepada kami, yang hanya berusaha maksimal. Hasilnya tetap bergantung kepada Tuhan." dikutip Rabu (2/7/2025).
Unggahan ini turut menampilkan dokumentasi kegiatan tim admin Info GTK yang bekerja keras menyelesaikan validasi dan proses administratif demi kelancaran pencairan TPG TW2.
Baca Juga: Daftar Korban Rombongan Mahasiswa KKN UGM Tenggelam di Manyeuw Maluku Tenggara, 2 Tewas 5 Selamat
Apa Kata Para Admin TPG? Ini Progres Validasi dan Syarat Tambahan
Admin dari akun "Gue Kevo" juga menyampaikan bahwa:
"TW2 sudah mulai diproses pencairannya. Yang belum terbit SKTP, mudah-mudahan akhir bulan ini banyak yang valid. Jika masih ada kesalahan entry Dapodik, masih ada kesempatan untuk memperbaiki dan sinkronisasi. Jangan ditunda."
Bagi guru yang masih menghadapi status tidak valid di aplikasi Dapodik disarankan segera melakukan perbaikan data dan memastikan pemenuhan jam mengajar, khususnya bagi kategori guru A5 atau guru tunggal.
Baca Juga: Kapan MPLS 2025 Dimulai? Ini Jadwal dan Manfaat Pentingnya untuk Siswa Baru!
Adapun solusi yang ditawarkan antara lain:
1. Tambahan tugas setara 6 jam
2. Mengajar di sekolah non-induk
3. Kombinasi beberapa tugas agar mencapai total 6 jam
Fitur Auto Unlocking dan Validasi Data Guru
Dalam pengumuman terbaru, admin DBL juga menjelaskan fitur auto unlocking, yaitu pembukaan otomatis semua jenis kuncian data di satu sekolah, termasuk:
Baca Juga: Dosen UNJ yang Mengenalkan Pickleball Indonesia, Kisah Inspiratif di Balik Olahraga Trending 2025
- Kuncian siswa dalam rombel
- Kuncian pembelajaran
- Kuncian tugas tambahan
- Kuncian siswa bimbingan PKL (untuk SMK)
Prosedur ini dilakukan hanya jika jumlah guru yang valid meningkat setelah buka kunci, dan tidak ada guru yang menjadi tidak valid setelahnya.
Waspada Rekening Dormant
Admin juga mengingatkan guru-guru penerima TPG untuk memastikan rekening bank tetap aktif, guna menghindari status rekening dormant (tidak aktif). Penyebab rekening dormant antara lain:
- Tidak ada transaksi dalam waktu lama
- Rekening lupa tidak digunakan
- Perubahan data kontak tanpa pembaruan
- Kebijakan bank
- (Khusus) Meninggalnya pemilik rekening
Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Pahami Betul Syarat Ekonomi Untuk Peroleh Beasiswa KIP Kuliah 2025
Rekening dormant bisa menyebabkan penundaan bahkan gagal transfer, serta berpotensi dikenakan biaya administrasi tambahan atau ditutup pihak bank.
Meski terjadi pengunduran jadwal dari akhir Juni ke minggu pertama Juli, informasi terbaru ini memberikan kejelasan dan harapan bagi para guru.
Baca Juga: Cek Rincian Bantuan Biaya Hidup KIP Kuliah Hingga Rp1.4 Juta Per Bulan Berdasarkan
Semua pihak, dari Kemenkeu hingga admin Info GTK, menyatakan komitmen penuh untuk menyelesaikan proses dengan cepat dan transparan. ***




