POJOKSATU.id - Akibat efisiensi anggaran, dipastikan kuota PPG Guru Tertentu 2025 dan PPG Prajabatan 2025 berkurang.
Kabar buruknya, setelah dihitung ulang, ternyata kuota PPG Guru Tertentu 2025 dan PPG Prajabatan 2025 bukan 400 ribu sebagaimana kabar beredar.
Seperti diketahui, pemerintah saat ini tengah menerapkan efiensi anggaran di seluruh kementerian dan lembaga.
Salah satunya tentu saja adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen.
Akibatnya, sejumlah rencana dan program yang sudah disusun harus dilakukan penyesuaian.
Dari sejumlah program itu, yang terdampak tentu saja termasuk program Pendidikan Profesi Guru 2025 atau PPG 2025.
Dampak yang terasa sudah bisa dipastikan adalah ketersediaan anggaran.
Karena anggaran yang dikurangi, maka berimbas pada kuota PPG 2025.
Dimana diketahui bahwa biaya Pendidikan Profesi Guru selama ini ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
Kabar ini tentu saja menjadi kabar yang tidak diharapkan para guru.
Terutama adalah guru yang belum memiliki sertifikat pendidik atau serdik.
Sebab jumlah guru non serdik hingga tahun 2025 ini masih cukup besar.
Pertanyaannya, berapa sebenarnya kuota PPG Guru Tertentu 2025 dan PPG Prajabatan 2025?
Awalnya 800 Ribu
Kabar penyesuaian anggaran yang berimbas pada pengurangan kuota PPG 2025 ini langsung menghangat di kalangan guru.
Informasi yang beredar, kuota PPG 2025 kini hanya 400 ribu.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG), Prof Nunuk Suryani pernah menyinggung hal ini.
Lebih tepatnya pada sesi Live Ngopi Bareng pada Selasa 17 November 2024 lalu.
Dalam sesi live tersebut, Bu Nunuk menyampaikan informasi terbaru bersama Direktur Pendidikan Profesi Guru, Ferry Maulana Putra.
Ferry menjelaskan, bahwa pelaksanaan PPG Guru Tertentu 2025 tidak akan ada perubahan, alias sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Hal itu didasarkan pada regulasi yang ada.
Salah satunya adalah pembelajaran yang masih tetap dilakukan secara mandiri atau daring.
"Jadi untuk PPG Guru Tertentu itu kan ada rujukan referensi Permendikbud Nomor 19 Tahun 2024," terang Ferry, dikutip Pojoksatu.id.
Berbeda dengan PPG Prajabatan yang harus dilakukan melalui pembelajaran tatap muka.
"Itu PPG calon guru (PPG Prajabatan). Itu offline," sambung Bu Nunuk.
Disebutkan saat itu jumlah guru yang sudah melakukan verval untuk seleksi administrasi sudah lebih dari 400 ribu guru.
"Tadi data terakhir 464 ribu. Sudah 50 persen dari target kita," papar Ferry.
Dipastikan pula bahwa tidak ada kuota jumlah guru untuk mengikuti seleksi administrasi PPG Guru Tertentu 2025.
"Kami garis bawahi, tidak ada kuota untuk lulusan seleksi administrasi. Semua masuk, pokoknya yang memenuhi syarat," ujarnya.
Kemudian Bu Nunuk menanyakan berapa kuota peserta PPG Guru Tertentu 2025.
"Berapa peserta kita (kuuota PPG Guru Tertentu 2025)? 800 ribu?" tanya Bu Nunuk.
"Betul Bu Dirjen. Kita targetkan kurang lebih 800 ribu untuk penyelesaiannya ini," timpal Ferry.
Ferry bahkan menyampaikan menerima sebanyak-banyaknya guru lulus seleksi administrasi.
Baca Juga: KAPAN Peserta PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Mendapatkan LPTK? Cek Penjelasannya
"Selama peserta seleksi administrasi memenuhi syarat, maka bisa lolos," papar Ferry.
Bukan 400 Ribu
Terbaru, beredar kabar bahwa kuota PPG 2025 menjadi 400 ribuan setelah efisiensi anggaran.
Namun faktanya, ternyata kuota yang tersedia untuk PPG 2025 bukan 400 ribuan!
Berdasarkan penelusuran redaksi Pojoksatu.id, pernyataan itu dilontarkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.
Lebih tepatnya pada Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu 12 Februari 2025.
Dalam raker tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyampaikan pemaparan terkait program rencana Kemendikdasmen.
Abe memastikan, bahwa program Pendidikan Profesi Guru 2025 atau PPG 2025 tetap akan berjalan sesuai rencana.
PPG 2025 tersebut juga dipastikan untuk guru ASN maupun non ASN yang belum memiliki sertifikasi profesi.
"(Hal itu) Tetap mendapat perhatian sejalan dengan arahan Bapak Presiden," ungkap Abe.
Hanya saja, lanjut Abe, kuota untuk PPG 2025 terpaksa harus dikurangi.
Dimana pada rencana awal, kuota PPG 2025 disediakan untuk sekitar 800 ribu lebih guru.
"Meskipun pemerintah belum bisa menyediakan secara penuh (kuota) untuk 806 ribuan orang," sambungnya.
Baca Juga: Waspada Terhadap Berita Palsu dan Penipuan Terkait PPG! Simak Update Informasinya!
Kendati demikian, Abe juga memastikan bahwa guru yang akan mengikuti PPG 2025 tersebut, biayanya tetap ditanggung oleh pemerintah.
"Hampir separuhnya tetap dapat dibiayai untuk 2025," tegas dia.
Dalam raker tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu'ti akhirnya mengungkap kuota PPG 2025.
"Jadi yang disepakatai sekitar 400 sekian ribu untuk PPG 2025," ungkap dia.
Sementara dalam slide pemaparan yang dilihat redaksi Pojoksatu.id, total kuota PPG 2025 kini menjadi 415.043 guru.
Perlu diingat bahwa ini adalah kuota total.
Sehingga harus dibagi antara kuota PPG Guru Tertentu 2025 dan PPG Prajabatan 2025.
Dalam slide tersebut, anggaran yang dialokasikan untuk PPG 2025 dibagi menjadi 2.
Untuk kuota PPG Guru Tertentu 2025 hanya 395.235 guru dan kuota PPG Prajabatan 2025 menjadi 19.808 guru.
Baca Juga: Efisiensi Anggaran di Kemenag: Bagaimana Dampaknya pada Program PPG Dalam Jabatan dan TPG?
Sementara kuota PPG 2025 yang sudah disepakatai total hanya sebesar 401.600.
Dengan hasil ini, maka jumlah guru yang bisa ikut PPG Guru Tertentu 2025 dipastikan kurang dari 400 ribu saja.
Ini artinya ada potensi pengurangan kuota, baik untuk kuota PPG Guru Tertentu 2025 maupun kuota PPG Prajabatan 2025.***




