POJOKSATU.id - Masa pendaftaran Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang SMP berlangsung pada 19 Januari hingga 28 Februari 2026.
Agar hasil ujian lebih optimal, siswa sangat disarankan untuk mempelajari kisi-kisi TKA sebagai persiapan menghadapi tes.
Mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik, TKA adalah kegiatan pengukuran capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu.
Mata pelajaran yang diuji pada TKA SMP adalah Matematika dan Bahasa Indonesia.
Kisi-kisi ini memuat muatan, kompetensi, dan beragam contoh soal dengan kunci jawabannya yang bisa dijadikan bahan latihan belajar.
Dengan memahami kisi-kisi ini, siswa dapat lebih siap menghadapi bentuk soal yang akan muncul saat ujian.
Kisi-Kisi TKA SMP 2026
Kisi-Kisi Matematika
TKA Matematika berfungsi untuk mengukur sejauh mana kemampuan siswa SMP/MTs/sederajat dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta kemampuan mereka dalam menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah atau problem solving.
Muatan
Muatan TKA Matematika SMP/MTs/sederajat merujuk pada elemen kurikulum atau materi matematika yang dipelajari murid dalam Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka. Elemen ini meliputi:
- Bilangan
- Aljabar
- Geometri dan pengukuran
- Data dan peluang
Kompetensi
Pengetahuan dan Pemahaman (Knowing and Understanding
- Menghitung: Melakukan perhitungan berdasarkan prosedur yang mencakup operasi hitung aritmatika (+, -, ×, ÷, atau kombinasinya), operasi aljabar, atau operasi matematika lainnya.
- Memahami informasi: Memahami informasi dari grafik fungsi, tabel, diagram, infografis, atau bentuk visual lainnya.
- Mengelompokkan: Mengelompokkan objek berdasarkan fakta, konsep, dan prinsip matematika dalam cakupan sub-elemen.
- Mengidentifikasi: Melakukan identifikasi terhadap objek menggunakan konsep, fakta, dan prinsip matematika dalam cakupan sub-elemen.
Aplikasi (Applying)
- Memodelkan: Memodelkan permasalahan kontekstual terkait cakupan sub-elemen ke dalam kalimat matematika.
- Mengaplikasikan: Mengaplikasikan strategi dan operasi matematika berupa operasi hitung, operasi aljabar, atau bentuk operasi lainnya untuk menyelesaikan permasalahan yang melibatkan konsep dan prosedur matematis yang familiar dan rutin.
- Menginterpretasikan: Memahami dan menjelaskan makna dari berbagai situasi, kejadian, pernyataan, representasi, atau masalah matematika.
Penalaran (Reasoning)
- Menganalisis: Menentukan, menjelaskan, dan menggunakan hubungan beberapa konsep, fakta, prinsip, atau prosedur matematika dalam cakupan sub-elemen.
- Memecahkan masalah: Mengaitkan beberapa konsep, fakta, prinsip, prosedur, dan representasi matematika dalam cakupan sub-elemen untuk menyelesaikan permasalahan dalam situasi baru atau konteks yang tidak rutin.
- Mengevaluasi: Mengevaluasi alternatif strategi dan solusi dari suatu pemecahan masalah.
- Menyimpulkan: Menarik kesimpulan yang valid dari informasi, data, atau bukti yang diberikan menggunakan konsep, fakta, prinsip, dan prosedur matematika dalam cakupan sub-elemen.
- Melakukan generalisasi: Menyusun pernyataan matematis yang menggambarkan hubungan yang lebih umum terkait konsep, fakta, prinsip, dan prosedur dalam cakupan sub-elemen.
Baca Juga: Tak Disangka, Rismon Sianipar yang Biasanya Garang Ajukan Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi
Contoh Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Siswa dapat berlatih mengerjakan contoh soal TKA SMP Matematika untuk memahami bentuk soal yang kemungkinan muncul dalam ujian.
DOWNLOAD Contoh Soal TKA SMP Matematika
https://drive.google.com/file/
Kisi-Kisi Bahasa Indonesia
Keterampilan membaca menjadi fokus utama dalam TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs/sederajat.
Muatan
Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi dan teks fiksi.
Teks informasi merupakan teks yang berisi fakta, konsep, atau prosedur dari berbagai bidang atau topik yang berskala lokal, nasional, atau global.
Baca Juga: Kisi-kisi TKA Matematika SD 2026: Materi yang Diujikan, Contoh Soal, dan Cara Latihan Simulasi
Teks informasi dapat berupa teks tunggal maupun teks jamak.
Teks fiksi merupakan cerita rekaan yang dapat bersifat faktual seperti sejarah atau biografi maupun realisme dengan latar cerita konkret atau abstrak.
Tokoh dalam teks fiksi biasanya berkarakter bulat, konflik dapat tunggal atau jamak dengan penyelesaian tertutup, alur cerita dapat berupa alur campuran, dan menggunakan sudut pandang orang ketiga.
Teks yang digunakan dalam TKA memiliki karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana tertentu.
Karakteristik kosakata meliputi kata umum, kata berimbuhan atau konfiks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, serta makna konotatif dalam konteks tertentu.
Baca Juga: Malam Ganjil Mulai Malam Ini, Ketahui Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar
Karakteristik kalimat mencakup jumlah kata sekitar 5 sampai 9 kata per kalimat dengan pola kalimat tunggal maupun kalimat majemuk setara.
Karakteristik wacana mencakup kohesi penyulihan atau substitusi, penggunaan konjungsi antarparagraf untuk perbandingan dan penekanan atau intensifikasi, serta penggunaan tanda baca untuk mendukung deskripsi.
Panjang teks biasanya sekitar 200 sampai 250 kata, kecuali teks puisi.
Kompetensi
- Aspek keterampilan membaca yang diukur meliputi:
- Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks.
- Menyusun ulang, mengelompokkan, membuat ikhtisar, dan menyajikan kembali informasi tersurat dalam teks.
- Mengidentifikasi dan menyimpulkan informasi tersirat dalam teks.
- Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks.
- Menanggapi isi teks, merefleksi diri dengan tokoh atau kejadian, serta menanggapi bahasa penulis dalam teks.
Baca Juga: Bupati Rejang Lebong Minta Fee 15 Persen Dinas PUPR, Tandai Rekanan Pemenang dengan Kode Huruf
Aspek-aspek tersebut dikelompokkan dalam tiga kompetensi utama.
- Pemahaman tekstual, yaitu kemampuan memahami informasi yang dikemukakan secara eksplisit serta menyusun ulang atau menyajikan kembali informasi dari teks.
- Pemahaman inferensial, yaitu kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat dalam teks.
- Evaluasi dan apresiasi, yaitu kemampuan menilai gagasan serta menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, dan penggunaan bahasa oleh penulis.
Contoh Soal Bahasa Indonesia dan Kunci Jawabannya
Untuk memperdalam pemahaman materi, siswa juga dapat berlatih mengerjakan contoh soal TKA SMP Bahasa Indonesia.
Baca Juga: Dana BOS Madrasah Swasta 2026 Mulai Cair Rp4,5 Triliun, Bisa untuk Bayar Guru Non-ASN
DOWNLOAD Contoh Soal TKA SMP Bahasa Indonesia
https://drive.google.com/file/
Dengan memahami kisi-kisi dan rutin berlatih mengerjakan contoh soal, siswa dapat mempersiapkan diri menghadapi TKA dengan lebih matang.
Persiapan yang konsisten sering kali menjadi langkah penting untuk meraih hasil terbaik saat ujian nanti. ***




