POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) segera membuka pendaftaran Beasiswa Garuda 2027 bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan S-1 di perguruan tinggi luar negeri.

Calon pendaftar perlu mulai menyiapkan pilihan jurusan, dokumen akademik, serta hasil tes IQ, kemampuan bahasa Inggris, dan Scholastic Assessment Test (SAT).

Persiapan sejak dini penting agar calon peserta memiliki cukup waktu untuk memenuhi persyaratan administrasi dan akademik sebelum pendaftaran dibuka.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah persyaratan tes dengan skor minimum tertentu. Informasi awal program menyebutkan skor IQ minimal 120, IELTS 6,5, serta SAT 1.200.

Meski demikian, calon peserta perlu memeriksa kembali ketentuan tersebut melalui panduan resmi Beasiswa Garuda 2027.

Kabar baiknya, calon peserta tidak diwajibkan memiliki Letter of Acceptance (LoA) atau surat penerimaan dari universitas tujuan saat mendaftar.

Penerima beasiswa disebut diberi waktu hingga satu tahun untuk memperoleh LoA setelah ditetapkan sebagai penerima.

10 Bidang Prioritas Beasiswa Garuda 2027

Beasiswa Garuda memprioritaskan bidang studi yang dinilai relevan dengan kebutuhan pembangunan Indonesia dan perkembangan teknologi global.

Karena itu, calon peserta sebaiknya tidak hanya memilih jurusan berdasarkan minat, tetapi juga memahami keterkaitannya dengan bidang prioritas program.

Berikut 10 bidang prioritas yang perlu diketahui calon pendaftar:

  1. Digitalisasi, kecerdasan buatan (AI), dan semikonduktor.

  2. Energi.

  3. Hilirisasi dan industrialisasi.

  4. Kesehatan.

  5. Ketahanan pangan.

  6. Maritim.

  7. Material dan manufaktur maju.

  8. Pertahanan.

  9. Kebijakan publik dan hukum.

  10. Bisnis dan ekonomi.

Cakupan tersebut memperlihatkan bahwa bidang prioritas tidak terbatas pada sains dan teknologi.

Kebijakan publik, hukum, bisnis, serta ekonomi juga masuk dalam daftar, sehingga calon mahasiswa memiliki pilihan sesuai latar belakang dan rencana kariernya.

Dalam pengumuman di akun resmi Beasiswa Garuda, sejumlah bidang strategis turut disoroti, mulai dari teknologi terdepan, kebijakan publik, kesehatan, hingga pengembangan semikonduktor dan energi terbarukan.

"Mulai dari teknologi terdepan hingga kebijakan publik yang berdampak, bidang kesehatan yang sangat relevan dengan rekayasa genetika atau metode terapi biomedis terkini, semikonduktor dengan temuan material-material baru untuk baterai mobil listrik ataupun teknologi terdepan energi terbarukan," demikian bunyi pengumuman dalam akun resmi Beasiswa Garuda, dikutip pada 14 Oktober 2026.

Calon peserta dapat mulai menyusun daftar jurusan dan universitas tujuan yang sesuai dengan minat, kemampuan akademik, serta bidang prioritas tersebut.

Namun, daftar program studi dan perguruan tinggi yang memenuhi ketentuan tetap harus merujuk pada panduan resmi angkatan 2027.

Daftar Beasiswa Garuda Tidak Wajib Punya LoA di Awal

Calon pendaftar Beasiswa Garuda 2027 tidak diwajibkan memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan ketika mengajukan pendaftaran beasiswa.

LoA merupakan surat resmi yang menyatakan bahwa seseorang telah diterima di universitas tertentu.

Dalam proses studi ke luar negeri, dokumen ini dapat menjadi salah satu persyaratan penting, baik untuk keperluan administrasi beasiswa maupun persiapan keberangkatan.

Informasi awal program menyebutkan bahwa penerima beasiswa memperoleh kesempatan hingga satu tahun untuk mendapatkan LoA setelah ditetapkan sebagai penerima.

Dengan demikian, calon peserta dapat mengikuti seleksi beasiswa terlebih dahulu sembari mempersiapkan aplikasi ke universitas yang dituju.

Meski begitu, calon peserta tetap perlu mempelajari persyaratan penerimaan mahasiswa internasional di setiap universitas.

Persyaratan akademik, kemampuan bahasa, dokumen pendukung, dan jadwal penerimaan dapat berbeda antara satu kampus dan kampus lainnya.

Ketentuan mengenai batas waktu memperoleh LoA serta konsekuensi jika tidak memenuhi tenggat juga perlu dipastikan melalui panduan resmi Beasiswa Garuda 2027.

Syarat IQ 120, IELTS, dan SAT Beasiswa Garuda

Selain menentukan jurusan dan universitas tujuan, calon peserta perlu memperhatikan persyaratan tes.

Informasi awal Beasiswa Garuda 2027 mencantumkan tes IQ, kemampuan bahasa Inggris, dan SAT sebagai bagian dari ketentuan yang harus dipersiapkan.

Berikut penjelasan setiap persyaratan tersebut.

1. Tes IQ minimal 120

Informasi awal Beasiswa Garuda 2027 menyebutkan bahwa calon peserta perlu memiliki skor IQ minimal 120.

Hasil tes harus diterbitkan oleh biro konsultasi psikologi di universitas di bawah Kemdiktisaintek dengan akreditasi minimal Baik.

Tes IQ yang dimaksud mencakup sejumlah aspek kemampuan kognitif, antara lain verbal, numerikal, spasial, memori, pemrosesan informasi, dan logika.

Aspek-aspek tersebut berkaitan dengan kemampuan memahami informasi, mengenali pola, mengolah angka, serta menyelesaikan persoalan.

Calon peserta sebaiknya tidak langsung mengikuti tes di sembarang lembaga.

Pastikan terlebih dahulu bahwa tempat tes memenuhi kriteria program dan hasil pemeriksaan dapat digunakan untuk keperluan seleksi.

Selain lembaga penerbit, perhatikan juga masa berlaku hasil tes, bentuk sertifikat, serta dokumen pendukung yang harus diserahkan.

Persyaratan teknis tersebut perlu dikonfirmasi kembali melalui panduan resmi Beasiswa Garuda 2027.

2. IELTS minimal 6,5

Untuk kemampuan bahasa Inggris, informasi awal program mencantumkan skor IELTS minimal 6,5, dengan nilai setiap komponen atau band minimal 6,0.

IELTS menguji empat keterampilan berbahasa Inggris, yakni menyimak (listening), membaca (reading), menulis (writing), dan berbicara (speaking).

Karena setiap komponen memiliki batas nilai, calon peserta perlu mempersiapkan seluruh keterampilan, bukan hanya mengejar skor keseluruhan.

Persiapan dapat dilakukan dengan mengikuti simulasi tes, membiasakan diri membaca teks akademik berbahasa Inggris, serta berlatih menulis dan berbicara sesuai format ujian.

Calon peserta juga perlu memperhitungkan waktu untuk memperoleh hasil tes sebelum batas pendaftaran.

Informasi awal turut menyebut TOEFL ITP dengan skor minimal 550 sebagai alternatif bukti kemampuan bahasa Inggris.

Namun, penerimaan jenis tes tersebut harus diperiksa kembali karena ketentuan bahasa dapat berubah sesuai panduan resmi angkatan 2027.

Informasi mengenai tes dapat dilihat melalui situs resmi IELTS dan ETS TOEFL.

3. SAT minimal 1.200

Persyaratan berikutnya adalah Scholastic Assessment Test (SAT), yaitu tes standar yang digunakan sejumlah perguruan tinggi, terutama di Amerika Serikat, dalam proses penerimaan mahasiswa.

Informasi awal Beasiswa Garuda 2027 mencantumkan skor SAT minimal 1.200. C

alon peserta yang belum memiliki hasil SAT atau memperoleh skor di bawah ketentuan disebut wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) yang diselenggarakan Beasiswa Garuda.

Sebelum mendaftar tes, calon peserta perlu memastikan kembali ketentuan skor minimum, mekanisme TBS, serta dokumen yang dapat diterima.

Jangan menganggap persyaratan dari angkatan sebelumnya otomatis berlaku untuk pendaftaran 2027.

Informasi pendaftaran SAT dapat diperiksa melalui situs resmi College Board.

Perlu diingat, persyaratan skor IQ, IELTS, TOEFL ITP, dan SAT di atas masih perlu dicocokkan dengan panduan resmi Beasiswa Garuda 2027.

Panduan tersebut menjadi acuan akhir untuk memastikan jenis tes, batas nilai, lembaga penerbit, dan dokumen yang diwajibkan.

Cara Menyiapkan Dokumen Beasiswa Garuda

Menunggu pengumuman pembukaan pendaftaran bukan berarti calon peserta harus menunda persiapan.

Sejumlah langkah dapat dilakukan lebih awal agar proses pengajuan beasiswa berjalan lebih terarah.

Berikut hal-hal yang dapat mulai disiapkan:

  • Menentukan jurusan dan universitas tujuan. Sesuaikan pilihan dengan minat, kemampuan akademik, rencana karier, dan bidang prioritas Beasiswa Garuda.

  • Memeriksa persyaratan universitas. Pelajari persyaratan penerimaan mahasiswa internasional, termasuk nilai akademik, kemampuan bahasa, dan dokumen pendukung.

  • Memastikan tempat tes IQ. Periksa apakah lembaga penerbit hasil tes memenuhi kriteria yang ditetapkan program.

  • Mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris. Susun jadwal belajar dan tes dengan mempertimbangkan waktu penerbitan hasil.

  • Merencanakan tes SAT atau TBS. Pastikan tes yang harus diikuti sesuai ketentuan resmi terbaru.

  • Memeriksa dokumen identitas dan akademik. Pastikan nama, tanggal lahir, serta informasi pada dokumen konsisten dan sesuai persyaratan.

Calon peserta juga disarankan membuat daftar tenggat waktu untuk setiap persiapan.

Langkah ini membantu menghindari keterlambatan, terutama jika pendaftaran universitas dan seleksi beasiswa memiliki jadwal yang berbeda.

Pantau Jadwal Resmi Beasiswa Garuda 2027

Informasi mengenai jadwal pendaftaran, tahapan seleksi, daftar universitas tujuan, dan persyaratan program dapat dipantau melalui laman resmi Beasiswa Garuda serta akun Instagram resmi @beasiswagaruda.ri.

Calon peserta sebaiknya membaca panduan terbaru secara menyeluruh sebelum mengajukan pendaftaran.

Perhatikan bukan hanya skor minimum, tetapi juga kriteria penerima, dokumen yang harus diunggah, mekanisme seleksi, dan ketentuan setelah dinyatakan lolos. ***