POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) segera membuka pendaftaran Beasiswa Garuda 2027 untuk putra-putri terbaik Indonesia yang ingin menempuh pendidikan S-1 di perguruan tinggi terbaik dunia.

Informasi pembukaan beasiswa tersebut disampaikan melalui akun resmi Beasiswa Garuda.

"Beasiswa Garuda akan segera dibuka. Ada beberapa persyaratan yang perlu Sobat Garuda perhatikan dan persiapkan," tulis akun resmi Beasiswa Garuda, Rabu (14/10/2026).

Calon pendaftar perlu mulai mempersiapkan sejumlah persyaratan seleksi, termasuk hasil tes IQ, kemampuan bahasa Inggris, dan nilai Scholastic Assessment Test (SAT).

Syarat IQ, IELTS, dan SAT Beasiswa Garuda 2027

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Beasiswa Garuda, terdapat sejumlah ketentuan tes yang perlu diperhatikan calon pendaftar.

Berikut rincian persyaratannya.

1. Skor IQ minimal 120

Calon pendaftar harus memiliki skor IQ minimal 120. Hasil tes IQ wajib diterbitkan oleh biro konsultasi psikologi di universitas di bawah Kemendiktisaintek yang memiliki akreditasi minimal Baik.

Tes tersebut harus mencakup kompetensi verbal, numerikal, spasial, memori, pemrosesan informasi, dan logika.

2. Skor IELTS minimal 6,5

Calon pendaftar juga harus memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS minimal 6,5. Setiap band atau komponen tes tidak boleh memiliki nilai di bawah 6,0.

Selain IELTS, calon pendaftar dapat menggunakan bukti kemampuan bahasa lain yang setara sesuai ketentuan program, termasuk TOEFL ITP dengan skor minimal 550.

3. Skor SAT minimal 1.200

Persyaratan berikutnya adalah skor SAT minimal 1.200.

Bagi calon pendaftar yang belum memiliki hasil tes SAT atau memperoleh skor di bawah ketentuan, tersedia kewajiban mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) yang diselenggarakan Beasiswa Garuda.

Karena itu, calon pendaftar perlu memperhatikan ketentuan masing-masing tes dan mempersiapkan dokumen pendukung sebelum pendaftaran resmi dibuka.

10 Bidang Prioritas Beasiswa Garuda 2027

Selain memenuhi persyaratan seleksi, calon penerima beasiswa perlu mempertimbangkan bidang studi yang sesuai dengan prioritas Beasiswa Garuda.

Dalam unggahan akun Instagram resminya, Beasiswa Garuda mencantumkan 10 bidang prioritas yang menjadi perhatian program, yaitu:

  1. Digitalisasi, AI, dan Semikonduktor.

  2. Energi.

  3. Hilirisasi dan Industrialisasi.

  4. Kesehatan.

  5. Ketahanan Pangan.

  6. Maritim.

  7. Material dan Manufaktur Maju.

  8. Pertahanan.

  9. Kebijakan Publik dan Hukum.

  10. Bisnis dan Ekonomi.

Daftar tersebut dapat menjadi acuan awal bagi calon pendaftar dalam menentukan jurusan dan perguruan tinggi tujuan. Namun, kesesuaian program studi dengan ketentuan resmi Beasiswa Garuda tetap perlu dipastikan saat informasi pendaftaran diterbitkan.

Daftar Beasiswa Garuda 2027 Tidak Wajib Punya LoA di Awal

Kabar lain yang perlu diperhatikan calon pendaftar adalah ketentuan mengenai Letter of Acceptance (LoA), yakni surat penerimaan dari perguruan tinggi tujuan.

Pendaftaran Beasiswa Garuda tidak mewajibkan calon pendaftar memiliki LoA sejak awal.

Penerima beasiswa akan diberikan kesempatan untuk memperoleh LoA pada program studi yang sesuai dengan prioritas nasional hingga satu tahun setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa.

Ketentuan ini memberikan kesempatan kepada calon pendaftar untuk mengikuti seleksi beasiswa terlebih dahulu tanpa harus sudah mengantongi surat penerimaan dari universitas tujuan.

Meski demikian, calon pendaftar tetap perlu mempersiapkan rencana studi dan mempertimbangkan persyaratan penerimaan dari perguruan tinggi yang dituju.

Pantau Jadwal Resmi Beasiswa Garuda 2027

Informasi mengenai jadwal pendaftaran, tahapan seleksi, daftar universitas tujuan, dan ketentuan program studi dapat dipantau melalui kanal resmi Beasiswa Garuda.

Calon pendaftar dapat mengakses laman Beasiswa Garuda Kemendiktisaintek atau mengikuti akun Instagram resmi @beasiswagaruda.ri.

Mengingat pendaftaran Beasiswa Garuda 2027 baru akan dibuka, calon peserta sebaiknya memantau pengumuman secara berkala dan memastikan seluruh persyaratan yang dipersiapkan sesuai dengan ketentuan resmi terbaru.

Dengan persiapan sejak dini, peluang melanjutkan pendidikan S-1 di perguruan tinggi terbaik dunia dapat diperjuangkan dengan lebih matang. ***