POJOKSATU.ID - Kementerian Agama telah mengumumkan hasil kelulusan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Angkatan 1 Tahun 2025.

Sebanyak 70.215 peserta telah mengikuti Uji Pengetahuan (UP) dan Uji Kinerja (UKIN) UKMPPG. Kelulusan tersebut diumumkan pada 16-19 Mei 2025.

Berdasarkan hasil final, Kemenag mengumumkan sebanyak 69.757 peserta guru yang dinyatakan lolos. Berarti ada 458 peserta yang dinyatakan tidak lolos.

Baca Juga: KPK Panggil Mantan Bupati Madina dan 2 Pejabat PUPR, IYE Duga Ada Indikasi Uang PT DNG Mengalir

Angka tersebut mencakup dua kategori peserta, yakni first taker yang mengikuti ujian untuk pertama kali setelah menyelesaikan program PPG.

Dan yang kedua adalah retaker, peserta yang sebelumnya belum lulus ujian dan kembali mengikuti pada periode ini.

Ketua Panitia Nasional PPG Kemendikbudristek, Subanji mengatakan bahwa PPG Kemenag Angkatan 1 ini telah melalui proses yang cukup panjang.

Baca Juga: BSU 2025 Dibayarkan Terakhir Tanggal 31 Juli 2025? AWAS Jika Tidak Segera Diambil Ada Sanksinya!

“Kelulusan PPG ini merupakan hasil dari proses panjang dan ketat. Para guru tidak hanya diuji secara pengetahuan, tapi juga kinerjanya di kelas. Kami di Kemendikbudristek menyambut baik keseriusan Kemenag dalam mengawal mutu pelaksanaan PPG," kata Subanji, dikutip dari laman resmi Kemenag, Rabu (16/7/2025).

Bagi peserta yang ingin mengecek hasil kelulusan, dapat melalui akun LMS (Learning Management System) masing-masing.

Peserta yang dinyatakan lolos, maka dapat mengikuti arahan sistem untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Baca Juga: REKENING Tidak Aktif Apakah BSU 2025 akan Tetap Dicairkan? Bagaimana Solusi dari Kemnaker? Simak Infonya di Sini!

Daftar Kelulusan Guru Bidang Studi
Guru dari berbagai bidang studi telah mengikuti PPG Angkatan 1.

Dari berbagai bidang, banyak guru dari bidang studi Pendidikan Agama Islam yang mengikuti PPG Angkatan 1 dengan jumlah lebih dari 21.700 peserta.

Sementara peserta terbanyak kedua yaitu dari Guru Kelas MI dan Fikih.

Baca Juga: Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah, Mendagri Tekankan Pentingnya Penguatan BUMD

Sebagian besar bidang studi mencatatkan tingkat kelulusan yang sangat tinggi, bahkan beberapa mencapai lebih dari 99,5 persen.

Adapun kelulusan berdasarkan persen adalah sebagai berikut:

- Bahasa Arab: 99,81 persen

- Sejarah Kebudayaan Islam: 99,69 persen

- Pendidikan Agama Buddha: 99,73 persen

Baca Juga: AKHIRNYA Kemnaker Buka Suara Terkait BSU 2025 yang Belum Cair! Ada Tips Jitu yang Bisa Dilakukan!

- Guru Kelas RA: 99,65 persen

- Pendidikan Agama Kristen: 99,47 persen

- Pendidikan Bahasa Indonesia: 100 persen (1 peserta)

- Quran Hadis: 98,95 persen (terendah, namun tetap sangat tinggi)

Baca Juga: Pemkab Purwakarta Percepat Pembangunan Jalan Lingkung di Wilayah Perkotaan

Kelulusan di Berbagai Kelompok Usia
Selain dari segi bidang studi, tingkat kelulusan juga impresif di seluruh rentang usia peserta.

Guru muda maupun senior sama-sama menunjukkan performa yang luar biasa:

<30>
- 30–35 tahun: 99,83 persen

- 35–40 tahun: 99,59 persen

- 40–45 tahun: 99,14 persen

Baca Juga: Daftar Nama 8 Pejabat Madina dan Rekanan PT Dalihan Natolu Group yang Diperiksa KPK di BPKP Medan

- 45–50 tahun: 98,66 persen

- 50–55 tahun: 99,41 persen

> 55 tahun: 99,56 persen

Penyebab Gagal Lulus
Sebanyak 458 peserta dinyatakan tidak lulus atau setara dengan 0,65 persen dari total peserta.

Baca Juga: Tak Hanya JPMorgan, BlackRock dan Vanguard Juga Borong Saham BBRI

Namun, sebagian besar dari mereka tidak lulus bukan karena nilai rendah, melainkan karena kendala administratif.

Adapun kendala administrasi yang dimaksud adalah:

- Tidak mengunggah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

- Tidak mengirim video praktik pembelajaran

- Tidak mengisi Surat Konfirmasi Kehadiran (SK)

Baca Juga: BELUM dapat Transferan BSU 2025? Coba Cek Notifikasi Apa yang Muncul Pada Status Penerimaanmu? Semoga Bukan yang Nomor 5!

- Selain itu, beberapa peserta tidak bisa mengikuti ujian karena alasan kemanusiaan, seperti sakit, menunaikan ibadah haji, atau musibah keluarga.

Ketua Panitia Nasional PPG Kemenag, Thobib Al Asyhar, menekankan bahwa keberhasilan tinggi ini merupakan hasil kerja sama erat antara panitia, LPTK mitra, dan para guru peserta.

Baca Juga: Kejati Banten Dorong Desa Mandiri Pangan Lewat Program 'Jaga Desa', Siap Pasok Bawang Merah Lokal ke Pasar Induk Tangerang

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

“Angka kelulusan ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari dedikasi para guru kita untuk terus berkembang dan meningkatkan profesionalisme. Kami berharap PPG menjadi ajang refleksi dan transformasi pendidikan, bukan sekadar pemenuhan administrasi,” ujar Thobib. ***