POJOKSATU.id - Pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga tentang perkembangan pribadi dan sosial siswa. Pembelajaran sosial emosional (PSE) adalah komponen penting dari pendidikan yang sering diabaikan, meskipun memiliki dampak besar pada perkembangan anak.
Oleh sebab itu, guru yang memiliki kompetensi sosial dan emosional yang baik lebih efektif dan cenderung lebih tangguh dan merasa nyaman di kelas karena mereka dapat bekerja lebih baik dengan murid.
Meningkatnya jumlah kasus perundungan, tawuran, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, pernikahan usia dini dan kehamilan di bawah usia, murid yang memiliki motivasi belajar rendah hingga putus sekolah adalah kasus yang berkaitan dengan pembelajaran sosial emosional.
PSE juga banyak menghadapi tantangan seperti murid dengan gangguan emosional seperti stres, kecemasan, depresi, bahkan kasus bunuh diri pada usia remaja, menunjukkan masih lemahnya perkembangan sosial dan emosional para murid kita.
Itu sebabnya, pembelajaran yang dapat menumbuhkan kompetensi sosial dan emosional murid adalah sebuah urgensi dalam proses pendidikan kita.
PSE adalah proses belajar yang berkaitan dengan pemahaman diri, empati terhadap orang lain, serta kemampuan berinteraksi dan berkomunikasi secara efektif. Ini mencakup aspek-aspek seperti keterampilan sosial, regulasi emosi, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan.
Pada program Piloting PPG Guru Tertentu (Dalam Jabatan) 2024, Dirjen GTK Nunuk Suryani menyebut akan ada Try Out soal ujian tertulis bagi peserta yang kini tengah mengikuti tahap 1.
Semangat dan yakin bisa mengerjakan semua Post Test atau Try Out pada waktunya nanti. Meskipun merasa belum menguasai, tapi seperti ungkapan yang lagi viral, jangan sampai 'Gak Bisa Yura.'
Tryout dilakukan mulai 26 Agustus 2024. Untuk membiasakan model soal, berikut Contoh dan Jawaban Post Test Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional bagian 3 setelah sebelumnyabagian 1 dan 2 dihadirkan pojoksatu.id. Selamat mencoba.
1. Suatu ketika ada salah seorang rekan guru yang berkomentar negatif tentang cara mengajar Anda. Anda sebenarnya berupaya menerima komentar itu sebagai sebuah masukan.
Meskipun demikian, Anda merasa kurang nyaman karena ia menyampaikannya di depan murid-murid di kelas Anda. Jika menemui situasi tersebut, apa yang akan Anda lakukan?
A. Tetap tenang dan tidak tersulut emosi sesaat
B. Mencoba menahan diri hingga tidak ada peserta didik
C. Tersenyum saja meski merasa sakit hati
D. Mengambil sikap tenang dan mengucapkan terima kasih
E. Menegurnya di depan peserta didik
Jawaban: D. Mengambil sikap tenang dan mengucapkan terima kasih
2. Di kelas Anda ada kelompok peserta didik yang tampak dominan di kelas, ada pula peserta didik yang cenderung pasif dan malu bila harus tampil di depan umum.
Selaku guru kelas, Anda sudah meminta kepada semua peserta didik untuk meningkatkan keberaniannya dalam menyampaikan pendapat, namun belum ada perubahan yang signifikan. Jika menemui kasus tersebut, apa yang Anda lakukan?
A. Menyadari bahwa beberapa orang membutuhkan waktu untuk tampil di depan umum
B. Berupaya mempersuasi agar semua berani menyampaikan pendapatnya
C. Memberikan apresiasi pada peserta didik yang berani bertanya
D. Langsung menunjuk peserta didik yang tampak malu dan pasif untuk bertanya
E. Meminta teman-teman memberi semangat kepada teman yang sudah lebih berani
Jawaban: E. Meminta teman-teman memberi semangat kepada teman yang sudah lebih berani
3. Anda ditugaskan membimbing peserta dalam menghadapi lomba olimpiade antar sekolah. Ketika mengetahui peserta dari lain, Anda menyadari bahwa kompetisinya akan sangat tinggi, namun Anda tetap berupaya membimbing peserta didik yang menjadi tanggung jawab Anda secara intensif.
Ternyata tim yang Anda bimbing belum berhasil menjadi juara, sehingga membuat para peserta Anda merasa kecewa. Sebagai guru mereka, bagaimana Anda menyikapinya?
A. Mengidentifikasi penyebab kekalahan
B. Menekankan pada pengalaman yang diperoleh
C. Tetap menyemangati mereka
D. Memahami mengecewakan mereka
E. Merasa bahwa upaya yang dilakukan sia-sia
Jawaban: A. Mengidentifikasi penyebab kekalahan
4. Sekolah Anda menjalin kerja sama dengan puskesmas terdekat untuk menjamin kesehatan fisik seluruh peserta didik. Meskipun demikian, Anda merasa lembaga yang diajak kerjasama tersebut tampak kurang berperanan.
Masih banyak peserta didik yang sering tidak masuk dikarenakan alasan sakit. Sebagai guru yang memiliki tugas tambahan untuk mengelola UKS, apa tindakan Anda?
A. Meminta kepala sekolah untuk mencari puskesmas lain yang lebih baik
B. Menanyakan pendapat rekan guru lain
C. Mengajak diskusi pihak puskesmas untuk mengevaluasi kegiatan yang berjalan
D. Berpikir tentang melakukan evaluasi dari kerjasama itu selama ini
E. Mencoba memberikan survei kepada peserta didik yang pergi ke UKS
Jawaban: C. Mengajak diskusi pihak puskesmas untuk mengevaluasi kegiatan yang berjalan
5. Anda adalah guru Fisika kelas 12 yang sedang memberikan materi tentang Gelombang Elektromagnetik. Di kelas, banyak peserta didik yang tampak bingung dan mengajukan banyak pertanyaan.
Anda sebenarnya ingin meneruskan menjawab pertanyaan mereka namun waktu untuk mata pelajaran Anda tersisa 15 menit. Apa prioritas tindakan yang Anda lakukan?
A. Memberikan apresiasi pada peserta didik yang berani bertanya
B. Meminta teman-teman memberi semangat kepada teman yang sudah lebih berani
C. Menyadari bahwa beberapa orang membutuhkan waktu untuk tampil di depan um
D. Langsung menunjuk peserta didik yang tampak malu dan pasif untuk bertanya
E. Berupaya mempersuasi agar semua berani menyampaikan pendapatnya
Jawaban: B. Meminta teman-teman memberi semangat kepada teman yang sudah lebih berani
Demikianlah Contoh dan Jawaban Post Test Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional bagian 3 di Piloting PPG Guru Tertentu (Dalam Jabatan), semoga bermanfaat. ***




