POJOKSATU.id - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) menggelar Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah 2024 dalam format digital menggunakan Aplikasi AKGTK.
Asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada 24-26 Juni 2024, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara konvensional.
Peluncuran Aplikasi AKGTK 2024 ini dirancang untuk memfasilitasi proses asesmen bagi guru dan tenaga kependidikan. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam evaluasi kompetensi guru.
Sasaran AKGTK adalah seluruh guru dan tenaga kependidikan madrasah di seluruh Indonesia, dengan jumlah peserta tahun 2024 sebanyak 283.940 orang, yang terdiri dari 217.664 guru, 3.661 pengawas, dan 61.615 kepala madrasah.
Untuk memastikan menguasai metode asesmen ini, berikut panduan Aplikasi AKGTK 2024.
1. Spesifikasi Komputer dan Jaringan Internet
Aplikasi AKGTK 2024 membutuhkan spesifikasi komputer yang memadai agar dapat berjalan optimal. Untuk proktor, perangkat yang digunakan harus memiliki monitor minimal 14 inci, webcam, prosesor minimal 4 core, RAM 8 GB, dan sistem operasi Windows 10 64 bit.
Selain itu, jaringan internet dengan bandwidth minimum 5 mbps juga diperlukan untuk memastikan kelancaran asesmen.
Peserta asesmen juga harus menggunakan perangkat dengan spesifikasi tertentu, seperti PC atau laptop dengan monitor minimal 12 inci, prosesor dual core, RAM minimal 2 GB, dan sistem operasi yang mendukung Windows 7 ke atas atau Mac OS. Penggunaan LAN Card/Wifi menjadi keharusan untuk menjamin koneksi internet yang stabil.
2. Tahapan Persiapan dan Pelaksanaan Asesmen
Proses asesmen melalui aplikasi AKGTK 2024 terdiri dari beberapa tahapan persiapan dan pelaksanaan. Admin pusat akan membuat sesi asesmen 14-7 hari sebelum pelaksanaan.
Proktor kemudian melakukan aktivasi sesi sesuai jadwal dan memverifikasi jumlah peserta yang terdaftar. Jika ditemukan ketidaksesuaian jumlah peserta, proktor dapat mengubah status asesmen menjadi baru dan melakukan aktivasi ulang.
Pada hari pelaksanaan, proktor bertanggung jawab untuk memverifikasi kehadiran peserta dan memulai sesi ujian.
Jika terdapat kendala teknis, peserta dapat login kembali setelah statusnya diubah menjadi “gangguan” oleh proktor. Setelah selesai, peserta wajib menekan tombol "selesai" di aplikasi.
3. Aktivasi dan Monitoring Asesmen
Proses aktivasi asesmen dilakukan oleh proktor baik secara keseluruhan maupun per asesmen. Proktor dapat memonitor kehadiran dan login peserta, serta melakukan streaming melalui gmeet untuk peserta yang mengikuti asesmen di luar tempat asesmen khusus (TAK).
4. Konfirmasi Kehadiran Peserta
Peserta harus mengonfirmasi kehadiran mereka melalui aplikasi dengan memilih lokasi asesmen, apakah di TAK atau di luar TAK. Proktor kemudian menandai kehadiran peserta yang sudah dikonfirmasi, memungkinkan mereka untuk memulai asesmen sesuai jadwal.
5. Bantuan dan Kontak
Untuk memastikan kelancaran proses asesmen, peserta dapat menghubungi layanan bantuan yang disediakan jika mengalami kendala teknis atau membutuhkan informasi tambahan.
Dengan peluncuran aplikasi AKGTK 2024, diharapkan proses asesmen guru dan tenaga kependidikan dapat dilakukan dengan lebih efisien, transparan, dan akurat.
Secara teknis, pelaksanaan AKGTK dilakukan dengan mengakses laman akgtk.kemenag.go.id menggunakan akun Simpatika. Guru akan menjawab 60 soal dalam durasi waktu tertentu.
Sebagai informasi, AKGTK Madrasah dilakukan dalam dua tahap. Pertama, asesmen bagi guru mata pelajaran umum, kepala, dan pengawas madrasah pada 24–26 Juni 2024. Kedua, asesmen bagi guru mata pelajaran agama pada Oktober 2024. ***




