POJOKSATU.ID – Warga Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, kembali mendapat kabar baik menjelang akhir tahun.

Pemerintah mulai menyalurkan BLTS Kesra sebesar Rp900 ribu kepada 625 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran berlangsung selama 25–28 November 2025 dengan sistem terjadwal di tiap desa.

Yang berbeda dari penyaluran kali ini, warga diimbau untuk mengambil bantuan secara langsung di GOR desa sebagai lokasi utama.

Baca Juga: 625 KPM di Cileunyi Kulon Kabupaten Bandung Terima BLTS Kesra Rp 900 Ribu, Distribusi Dimulai 25–28 November

Meski demikian, pemerintah juga menyediakan alternatif pengambilan melalui Kantor Pos Cileunyi bagi warga yang tidak dapat hadir di GOR.

Penyaluran BLTS Kesra di Cileunyi terlihat tertib sejak hari pertama. Aparat desa, pendamping PKH, dan petugas pos menyiapkan antrean rapi agar warga tidak berdesakan.

Masyarakat hanya perlu membawa KTP, undangan resmi, dan identitas pendukung lain untuk verifikasi.

Menurut panitia penyaluran, GOR desa dipilih karena mampu menampung banyak warga sekaligus menjaga kenyamanan proses antrean.

Baca Juga: Gubernur Papua Minta Maaf Usai Ibu dan Bayi Meninggal Karena Ditolak RS, Kami Harus Benar-benar Benahi Pelayanan

Lokasi tersebut juga mudah dijangkau dari berbagai titik di wilayah Cileunyi.

Distribusi dilakukan dalam beberapa sesi per hari, dibagi berdasarkan dusun atau RW, sehingga proses berlangsung lebih cepat tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

Dinas Sosial Kabupaten Bandung memastikan bahwa 625 KPM tersebut sudah melalui proses verifikasi data.

Mulai dari pengecekan NIK, status sosial ekonomi, hingga kecocokan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

BLTS Kesra diberikan satu kali dalam bentuk dana tunai Rp900 ribu, yang bisa digunakan warga untuk kebutuhan pokok, pendidikan anak, kesehatan, atau biaya hidup lainnya.

Petugas menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini tidak dipungut biaya, dan warga diminta waspada terhadap oknum yang mencoba meminta uang atau mengatasnamakan panitia.

Pemerintah desa dan kecamatan mengumumkan bahwa GOR desa menjadi lokasi prioritas untuk pengambilan bantuan karena:

Kapasitas lebih besar

Proses antrean lebih cepat

Fasilitas lebih memadai

Mempermudah monitoring dan verifikasi

Baca Juga: Hebat! Mengajar Tanpa Latar Belakang SLB, Aceng Buktikan Dedikasi Tak Kenal Batas

Namun bagi warga yang berhalangan hadir, Kantor Pos Cileunyi disediakan sebagai alternatif.

Mereka bisa datang langsung pada jam yang ditentukan dengan membawa identitas sesuai daftar KPM.

Pejabat kecamatan mengingatkan agar warga tidak menunda pengambilan hingga hari terakhir agar tidak terjadi penumpukan antrean.

Banyak warga yang mengaku terbantu dengan turunnya BLTS Kesra.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Buka Suara soal Video Rumah Janda 5 Anak Garut Tak Dapat Bansos, Viralkan Saja, Itu Kontrol Sosial

Menjelang akhir tahun, kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat, mulai dari biaya sekolah anak, pembelian sembako, hingga kebutuhan tambahan lainnya.

Seorang penerima manfaat mengatakan, Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu.

Respons positif juga datang dari kalangan ibu rumah tangga yang memuji ketertiban proses penyaluran dan kemudahan akses di GOR desa.

Untuk memastikan tidak ada penyimpangan, pemerintah kecamatan dan pendamping sosial aktif mengawasi jalannya penyaluran setiap hari.

 

Mereka memastikan bahwa:

Semua 625 KPM menerima haknya

Tidak ada pungutan liar

Tidak ada data ganda

Warga yang tidak hadir mendapat kesempatan mengambil di lokasi alternatif

Baca Juga: SK 108 PPPK Paruh Waktu Kota Blitar Dibagikan, Masa Kontrak 1 Tahun dan Penempatan Sesuai Kebutuhan

Pemerintah berharap bahwa penyaluran BLTS Kesra di Cileunyi dapat menjadi contoh penyaluran bantuan yang aman, transparan, dan tepat sasaran.***