POJOKSATU.id - Apa ada paket hemat RHK atau Rencana Hasil Kerja tanpa haru mengikuti webinar?

Seperti apa paket hemat RHK tapi siswa tetap bisa mengikuti pelajaran tanpa harus ditinggal berburu sertifikat?

Apa memang bisa poin RHK terpenuhi tapi waktu untuk keluarga tidak tersita?

Pertanyaan-pertanyaan seperti di atas sepertinya kini sedang banyak terlintas di benak pada guru.

Baca Juga: Ternyata Mudah Setelah Tahu 5 Tahap dalam Pengelolaan E-Kinerja di PMM, Cara Mudah Guru Kumpulkan 48 Poin RHK

Pasalnya guru baik berstatus PNS maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja tengah disibukkan dengan penyusunan RHK.

Guru juga masih bingung harus memilih RHK yang mana agar poin minimal 32 bisa terpenuhi.

Tentu saja tanpa harus menyita waktu untuk keluarga di rumah dan belajar siswa tetap bisa belajar dengan semestinya.

Seperti diketahui, banyak guru yang mengeluh dan curhat melalui berbagai platform media sosial.

Baca Juga: Pilih yang Pasti-pasti, Poin Lebih Dari Cukup, Bikin Saja Ini Daripada ... Guru Berburu Sertifikat, Murid Belajar Terhambat

Keluhan para guru tersebut berkaitan soal RHK, SKP atau Sasaran Kinerja Pegawai, E-Kinerja sampai PMM atau Platform Merdeka Belajar.

Dalam keluhannya, rata-rata mengeluh waktu untuk keluarga yang hampir-hampir tak ada.

Lantaran habis demi mengikuti webinar yang biasanya digelar pada malam hari.

Belum lagi harus mengerjakan tugas, Aksi Nyata dan kebutuhan adiministrasi lainnya.

Harapannyaa cuma satu, yakni mendapat sertifikat untuk dijadikan bukti dukung yang diunggah di PMM.

Sehingga RHK yang sudah disusun bisa terlaksana serta mendapat poin untuk dikumpulkan menjadi setidaknya minimal 32 poin.

Jika tidak, maka guru kini berubah jadi pemburu sertifikat dengan mencari dan mengikuti berbagai seminar di daerahnya.

Akibatnya, hak siswa mendapat pengajaran pun jadi terampas.

Baca Juga: Beda dengan Guru, Ini Daftar 18 RHK Kepala Sekolah Lengkap Bukti Dukung dan Jumlah Poinnya

Itu karena seminar tersebut selalu digelar pada jam mengajar atau jam sekolah.

Permasalahan lebih pelik dialami guru yang ada di daerah pelosok.

Sebab untuk bisa mengikuti webinar yang digelar online atau daring, membutuhkan koneksi internet yang stabil.

Maka, mau tidak mau, guru harus meninggalkan rumah untuk mencari lokasi yang membuat koneksi internet terpenuhi.

Mirisnya itu harus dilakukan pada malam hari, dimana itu merupakan waktu istirahat setelah aktivitas seharian sekaligus waktu untuk mengurus keluarga.

Baca Juga: Viral, SKP RHK PMM dan E-Kinerja Bikin Guru Abaikan Anak Didik, Sibuk Berburu Sertifikat sampai Keluarga tak Terurus

Karena itu redaksi Pojoksatu.id menghadirkan artikel paket hemat RHK 40 poin tanpa webinar, siswa bahagia, family time tak tersita.

Harapannya agar bisa membantu dan memudahkan guru melaksanakan kewajiban sebagai pendidik sekaligus sebagai ASN.

 

Baca di halaman selanjutnya...

Paket Hemat RHK 40 Poin

Nah, tips pemilihan paket hemat RHK 40 poin ini sebenarnya mudah.

Hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah bahwa Anda tidak perlu memilih atau melaksanakan seluruh 18 RHK atau Rencana Hasil Kerja.

Atau memilih RHK dengan poin tinggi untuk mengejar poin minimal 32 poin.

Cukup pilih beberapa saja dengan beban tugas yang cukup mudah dan bisa Anda penuhi.

Baca Juga: GRATIS dan RESMI Tutorial Ikut Pelatihan Mandiri PMM: Kapanpun Dimanapun cuma dari HP, Dapat Setifikat Bukti Dukung RHK

Karena itu kami merekomendasikan 4 RHK saja yang perlu Anda pilih.

Meski hanya 4 RHK tapi Anda bisa mendapatkan 40 poin yang pastinya lebih dari cukup.

Berikut rekomendasi paket hemat RHK 40 poin yang terdiri dari angka 9, 5, 2 dan 1:


1. Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai partisipan kegiatan seminar, lokakarya, konferensi, simposium, dan/atau studi banding lapangan yang diselenggarakan di bidang pendidikan

Untuk kegiatan RHK ini Anda tidak pelu mengikuti webinar, pelatihan atau seminar yang cukup susah atau belum tentu ada di daerah Anda.

Guru cukup melakukan 1 kali kegiatan melalui KKG atau Kelompok Kerja Guru di tingkat kecamatan.

Baca Juga: Mending Ikut Pelatihan Mandiri PMM yang Resmi dan Terjamin: RHK, Poin, Sertifikat untuk Bukti Dukung Dapat Semua, Gratis Pula!

Dengan 1 kali kegiatan maka akan mendapat 4 poin.


2. Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai peserta berbagi praktik baik yang diselenggarakan komunitas belajar

Dalam kegiatan ini, Anda bisa melakukan diskusi dengan kelompok belajar terdekat dan saling memberikan masukan satu sama lainnya.

Kegiatan bisa dilaksanakan juga dengan kelompok belajar (kombel) di sekolah atau juga di KKG dan MGMP (musyawarah guru mata pelajaran).

Untuk 1 kali kegiatan berdurasi 2-3 jam setara dengan 4 poin.

Cukup menggelar 3 kali kegiatan saja maka Anda sudah bisa mendapatkan 12 poin.


3. Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai partisipan observasi praktik pembelajaran (persiapan, pelaksanaan, dan diskusi tindak lanjut) bersama rekan sejawat

Kegiatan ini juga cukup mudah untuk dilakukan semua guru.

Baca Juga: Kunci Penyusunan RHK Jauh Lebih Mudah, Penjelasan Ringkas Lengkap Indikator dan Level Refleksi Kompetensi

Caranya, guru bisa bergantian mengajar rekan guru lainnya, baik satu sekolah atau dari sekolah lain.

Dengan memberikan masukan, saran, kelebihan, atau kekurangan dalam pembelajaran.

Untuk 1 kegiatan setara 8 poin dengan bukti dukung laporan saja.

Anda bisa melakukan kegiatan ini 2 kali dalam 1 semester, maka sudah mendapat 16 poin.


4. Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai peserta pelatihan mandiri sesuai model kompetensi guru, kepala sekolah, dan/atau pengawas sekolah

Baca Juga: Cuma Perlu Jujur! 1 Menu Wajib Diisi Guru di PMM Sebelum Penyusunan RHK, Terakhir 31 Januari!

Untuk kegiatan ini Anda harus mengikuti pelatihan mendiri dan Aksi Nyata.

Sementara bukti dukung adalah sertifikat topik dengan 1 kali kegiatan setara 8 poin.

Maka Anda tinggal menjumlahkan seluruh poin yang bisa didapat dari 4 RHK tersebut di atas.

Yakni 4 poin + 12 poin + 16 poin + 8 poin dijumlahkan menjadi total 40 poin.

Nah, kini Anda sudah mengetahui paket hemat RHK 40 poin tanpa webinar, siswa bahagia, family time tak tersita. cukup mudah bukan? Semoga bermanfaat.***