Baca Juga: Direksi Inhutani V OTT KPK, Begini Kegiatan Usaha Anak BUMN di Kawasan Lampung dan Bangka Ini

POJOKSATU.ID – Inisiatif pendidikan yang dipaparkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, Abdul Mu’ti, pada G20 Interfaith Forum (IF20) di Cape Town, Afrika Selatan, mendapatkan tanggapan positif dari sejumlah tokoh internasional.

Para ahli menilai, pendekatan Indonesia dalam membangun pendidikan memiliki relevansi besar dengan tantangan global saat ini.

Direktur Leimena Institute, Matius Ho, menyatakan bahwa langkah Menteri Abdul Mu’ti dalam mendorong pengembangan karakter siswa melampaui aspek kognitif adalah hal yang sangat penting.

Menurutnya, melalui kegiatan kokurikuler, siswa dapat dilatih untuk berpartisipasi aktif dalam komunitas dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai warga negara.

Baca Juga: Mendikdasmen di G20 Sampaikan Pendidikan Inklusif dan Berkarakter dari Gerakan Tujuh Kebiasaan hingga Pembelajaran Mendalam

Inisiatif konkret semacam ini, tambahnya, layak untuk disebarluaskan dan diperluas penerapannya.

Senada dengan itu, Direktur Eksekutif Arigatou International Geneva, Maria Lucia Uribe Torres, menekankan perlunya pendidikan yang holistik.

Beliau menyoroti bahwa selama ini pendidikan cenderung terlalu berfokus pada aspek kognitif, seperti literasi dan numerasi, sehingga mengabaikan sisi sosial, emosional, dan spiritual anak.

Ia menambahkan, pendidikan juga memiliki peran vital dalam mendukung penghormatan terhadap keberagaman budaya, bahasa, nilai, dan agama.

Baca Juga: FAKTA BAHASA: Onomatope dalam Bahasa Indonesia, Bunyi Alam yang Menghidupkan Kata

G20 Interfaith Forum, yang berlangsung dari 10 hingga 14 Agustus, mengambil tema "Ubuntu in Action: Focus on Vulnerable Communities."

Sejak didirikan pada tahun 2014, forum ini berfungsi sebagai platform jejaring antar-agama yang mempertemukan para pemimpin agama, akademisi, dan berbagai organisasi.

Tujuan utama forum ini adalah memajukan dialog antar-agama dan kerja sama internasional guna merumuskan rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada kelompok G20.***

 

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov