POJOKSATU.id, PESANTREN Award 2025 telah memasuki babak penentuan. Kementerian Agama (Kemenag) pada telah mengumumkan tiga besar kandidat di setiap kategori.

Ada empat kategori penghargaan, yakni Kepala Daerah (Gubernur, Bupati/Wali Kota), Pesantren Transformatif, Santri Inspiratif, dan Lifetime Achievement.

Seleksi dilakukan dengan kriteria ketat, mulai dari regulasi yang berpihak pada pesantren, inovasi pendidikan, hingga prestasi personal yang mampu menginspirasi publik.

Ajang ini dirancang sebagai ruang apresiasi negara terhadap pesantren, santri, dan kepala daerah yang konsisten membangun ekosistem pendidikan Islam, memberdayakan masyarakat, serta menghadirkan inovasi di tengah arus zaman.

Baca Juga: Negeri Maupun Swasta, Wamendikdasmen Sebut Semua Sekolah Dapat Layar Pintar, Guru Terbaik Bakal Dipilih untuk Siaran Digital

“Pesantren Award adalah bentuk penghargaan negara terhadap kontribusi pesantren sekaligus penghargaan kepada pemerintah daerah yang memberi perhatian khusus pada dunia pesantren. Setelah seleksi panjang, kini terpilih tiga besar kandidat di setiap kategori,” ungkap Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Basnang Said.

“Pesantren Award kami rancang objektif dan transparan. Ini bukan sekadar seremoni, tapi pengakuan negara terhadap kiprah nyata pesantren,” tegasnya.

Pengumuman pemenang akan digelar dalam Malam Anugerah Hari Santri, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2025.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen pesantren untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi Indonesia,” pungkas Basnang.

Baca Juga: Rahasia Memilih Pekerjaan Sesuai Minat dan Bakat! Dari Tes Kepribadian hingga Peluang Karier

Dewan juri yang diketuai Alissa Wahid menilai tiga besar kandidat menggambarkan wajah pesantren yang kian beragam sekaligus progresif.

“Kami menemukan banyak cerita inspiratif: ada santri dengan prestasi akademik dan sosial luar biasa, pesantren yang sukses membangun kemandirian ekonomi, hingga kepala daerah yang konsisten berpihak pada pesantren,” jelas Alissa.

Ia menambahkan, Pesantren Award juga berfungsi sebagai panggung publikasi nilai-nilai pesantren yang relevan dengan tantangan zaman.

Baca Juga: Ingin Kuliah Lancar tapi Tetap Bisa Cari Penghasilan? Ini Strategi Jitu agar Tidak Kewalahan

“Pesantren kini tampil sebagai pusat pendidikan yang ramah anak, ramah lingkungan, sekaligus inovatif dalam pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Daftar Finalis Pesantren Award 2025:

A. Kategori Kepala Daerah (Gubernur)

Dr. (H.C) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa – Gubernur Jawa Timur

H. Herman Deru – Gubernur Sumatera Selatan

Muzakir Manaf – Gubernur Aceh

Baca Juga: Usai Aksi Ricuh Agustus, Fraksi Rakyat Dorong Reformasi Politik, Harapkan Bisa Hadir di Parlemen

B. Kategori Kepala Daerah (Bupati/Wali Kota)

Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., MM – Bupati Sumedang

Dyah Kartika Permanasari, SE., MM – Bupati Kendal

M. Fathul Fauzy Nurdin, M.I.Kom – Bupati Bantaeng

C. Kategori Pesantren Transformatif

Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo – Situbondo, Jawa Timur

Darul Arqam Muhammadiyah – Garut, Jawa Barat

Sunan Pandanaran – Sleman, DI Yogyakarta

Baca Juga: Tim Basket SMAN 2 Bandung dan SMA BPK Penabur Cirebon Kembali Jadi Juara di Honda DBL West Java Series

D. Kategori Santri Inspiratif

Khoirul Adib (23) – Santri Darul Ilmi Meteseh, Semarang, asal Tuban

Qotrotun Nadia (19) – Santri Fadlun Minalloh, Yogyakarta, asal Jambi

Tsuroyyah Hamidah (28) – Santri Sunan Drajat, Lamongan.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Akses artikel bisa dibaca melalui apps kami:

Demikianlah, daftar finalis lengkap Pesantren Awards 2025. ***