POJOKSATU.ID - Persaingan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 diperkirakan bakal kembali super ketat.
Karena itu, calon pelamar diminta lebih pintar dan teliti saat memilih instansi tujuan.
Salah pilih instansi bisa bikin peluang lolos makin kecil, bahkan sejak tahap awal, meskipun formasinya kelihatan banyak.
Baca Juga: Guru Honorer Digaji Rp300 Ribu, DPR Usulkan Skema Gaji Nasional lewat APBN
Rekomendasi ini dibuat dengan melihat data pelamar dan formasi CPNS 2024 yang bisa dijadikan gambaran pola persaingan di CPNS 2026 nanti.
Belajar dari Pengalaman CPNS 2024
Kalau melihat seleksi CPNS 2024, ada beberapa instansi yang hampir selalu jadi incaran utama pelamar.
Instansi-instansi ini diserbu ratusan ribu pendaftar dari berbagai jurusan dan latar belakang pendidikan.
Walaupun pemerintah membuka banyak formasi, jumlah pelamarnya jauh lebih besar.
Akibatnya, persaingan jadi sangat ketat dan peluang lolos pun makin kecil dibanding instansi yang peminatnya tidak terlalu ramai.
Instansi yang Persaingannya Paling Ketat
Berdasarkan data CPNS sebelumnya, ada sejumlah instansi yang dikenal punya persaingan sangat tinggi.
Instansi-instansi ini sebaiknya dipertimbangkan ulang jika pelamar ingin peluang lolos lebih besar:
1. Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)
Kemenkumham hampir selalu jadi favorit.
Di CPNS 2024, formasi yang dibuka sekitar 9.070 posisi.
Tapi jumlah pelamarnya jauh lebih banyak, sehingga persaingannya sangat ketat.
2. Kementerian Agama (Kemenag)
Dengan formasi sekitar 20.772, Kemenag juga dibanjiri pelamar.
Peminatnya datang dari lulusan pendidikan, keagamaan, sampai administrasi.
3. Kementerian Kesehatan (Kemenkes)
Baca Juga: Resmi! Pelantikan 3.327 PPPK Paruh Waktu di Aceh Tengah, Bupati Janjikan Perjuangan Menuju Full Time
Kemenkes membuka sekitar 8.607 formasi dan diminati banyak lulusan kesehatan dari berbagai jenjang.
Persaingannya di instansi ini terkenal sengit.
4. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)
Formasi yang tersedia sekitar 4.215 posisi. Meski tidak terlalu banyak, peminatnya sangat besar, terutama dari lulusan IT dan bidang digital.
5. Kejaksaan Agung
Dengan formasi sekitar 9.694, Kejaksaan Agung jadi incaran lulusan hukum dan mereka yang ingin berkarier di lembaga penegak hukum.
Selain lima instansi tersebut, masih ada instansi lain yang juga masuk daftar persaingan terketat.
Karena itu jumlah pelamarnya jauh melebihi formasi yang tersedia.
Kenapa Instansi Favorit Lebih Berisiko?
Instansi-instansi ini sebenarnya bukan untuk dihindari karena kualitasnya buruk.
Justru sebaliknya, reputasinya bagus dan jenjang kariernya menjanjikan.
Masalahnya ada di tingkat persaingan yang terlalu tinggi.
Data CPNS 2024 menunjukkan, instansi favorit punya rasio pelamar per formasi paling besar.
Artinya itu, meski nilai pelamar sudah cukup bagus.
Baca Juga: Sengketa GTC Belum Usai, Wika Tandean Gugat Frans Simanjuntak di Pengadilan
Tetap bisa gugur karena banyak pesaing lain dengan nilai yang sama atau bahkan lebih tinggi.
Strategi Lebih Aman untuk CPNS 2026
Pengamat seleksi CPNS menyarankan pelamar agar lebih realistis dan strategis saat memilih instansi.
Salah satu caranya adalah melirik instansi yang peminatnya tidak terlalu banyak, meskipun kurang populer.
Strategi ini dinilai lebih aman, terutama untuk memperbesar peluang lolos di tahap administrasi dan tes awal.
Bukan Larangan, Tapi Bahan Pertimbangan
Perlu ditekankan, ini bukan larangan resmi untuk mendaftar ke instansi favorit.
Semua kembali ke pilihan masing-masing pelamar.
Namun, kalau tujuan utamanya ingin lolos CPNS, data menunjukkan bahwa memilih instansi.
Nah dengan persaingan lebih sepi bisa jadi langkah yang lebih bijak.
Demikian seleksi CPNS 2026 diprediksi tetap berlangsung ketat. Belajar dari data CPNS 2024.
Nah instansi-instansi favorit memiliki persaingan sangat tinggi sehingga peluang lolos jadi lebih tipis.
Karena itu, pelamar disarankan menyusun strategi dengan matang, termasuk dalam memilih instansi, agar peluang lolos semakin besar.***




