POJOKSATU.id - Ada kabar terbaru dari MenPAN RB Abdullah Azwar Anas terkait pendaftaran CPNS 2024 dan PPPK 2024.

Untuk formasi CASN 2024 tahap awal, pemerintah menyiapkan 1,28 juta formasi.

Jumlah tersebut diperuntukkan formasi CPNS 2024 dan formasi PPPK 2024.

Nantinya total seluruh formasi CASN 2024 yang disediakan pemerintah berjumlah 2,3 juta formasi yang jadi kebutuhan.

Baca Juga: Pendaftaran Dibuka Mei, Ini Link dan Cara Cek Formasi CPNS 2024 dan Formasi PPPK 2024 Seluruh Indonesia Sesuai Kualifikasi Pendidikan

Sementara, Badan Kepegawaian Negara atau BKN telah resmi menutup masa usul kebutuhan formasi CASN 2024.

Tanggal terakhir pengajuan usulan itu yakni ada 30 April 2024.

BKN juga sebelumnya sudah berkali-kali melakukan perpanjangan dimana pada April saja sudah 3 kali perpanjangan dilakukan.

Terbaru, BKN saat ini tengah melakukan verifikasi dan validasi rincian formasi ASN.

Baca Juga: UPDATE TERBARU Jumlah dan Rincian Formasi PPPK 2024 dan Formasi CPNS 2024 pada Kementerian dan Lembaga

Formasi yang tengah menjalani verval tersebut merupakan usulan dari seluruh instansi pusat dan pemerintah daerah.

MenPAN RB Abdullah Azwar Anas memastikan, pendaftaran CPNS 2024 dan PPPK 2024 akan dibuka setelah seluruh proses verval tuntas.

Hal itu disampaikan Menteri Anas dalam rapat terkait reskrutmen CASN 2024 di KemenPAN RB, di Jakarta, pada Selasa 30 April 2024 lalu.

"Kementerian PANRB dan BKN sudah lakukan percepatan pada proses verifikasi dan validasi formasi ASN dari input yang dilakukan K/L dan Pemda," ujarnya dikutip Pojoksatu.id dari laman resmi KemenPAN RB.

Dia juga menyampaikan bahwa KemenPAN RB sudah melakukan percepatan pada proses verifikasi dan validasi formasi CASN dari input yang dilakukan instansi pusat dan pemerintah daerah.

Karena itu, Menteri Anas mengingatkan seluruh instansi pemerintah yang belum merampungkan input di sistem BKN untuk segera menyelesaikan.

Disebutkan bahwa sampai saat ini masih ada sebagian instansi pusat dan pemerintah daerah yang belum merampungkan pengisian detil formasi yang telah ditetapkan KemenPAN RB.

"Agar pendaftaran CASN segera dibuka karena sudah ditunggu-tunggu publik,” tegas dia.

Baca Juga: Webcam Js Error Saat Daftar CPNS di Portal SSCASN, Cek Di Sini Cara Mengatasinya!

Kendati begitu, MenPAN RB optimis semua proses tersebut bisa rampung dalam waktu dekat ini.

"BKN sudah berkoordinasi. Kami yakin bisa rampung dalam waktu dekat, dan pendaftaran CASN dapat segera dimulai,” papar Anas.

 

Rincian 1,28 Juta Formasi

Seperti disebutkan di atas, terdapat total 1,28 juta formasi yang dibagi untuk formasi CPNS 2024 dan formasi PPPK 2024.

Jumlah tersebut terdiri dari:

Baca Juga: Kabar Buruk Jelang Pendaftaran PPPK 2024 dan CPNS 2024 dari 2 Pejabat Pusat dan Bukan Orang Sembarangan, Duh...Honorer

- 75 Kementerian dan lembaga: 427.850 formasi
- 524 pemerintah daerah: 862.174 formasi

Untuk formasi CPNS 2024 khusus diperuntukkan bagi fresh grafuate.

Penyiapan ASN talenta digital dari fresh graduate ini akan menjadi akselerator mesin birokrasi dan pelayanan publik.

Arah kebijakan rekrutmen ASN talenta digital didesain berdampak mengakselerasi ekonomi lokal dan nasional.

Mulai digitalisasi sektor pertanian, perindustrian, pariwisata, produksi UMKM, perdagangan, dan sebagainya.

Menteri Anas menyebutkan, digital bukan hanya tentang teknologi saja tapi juga kepemimpinan digital (digital leadership).

Talenta digital yang dimaksud terbagi menjadi dua, yakni talenta digital sebagai pengguna dan sebagai pengelola.

Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan untuk menghadirkan kepemimpinan digital ini. Ketiganya adalah struktur digital, kompetensi digital, dan digital culture.

Baca Juga: UPDATE TERBARU Rincian Kuota CPNS 2024 Kementerian dan Lembaga, Ini Daftar Lengkapnya

Talenta-talenta digital tersebut nantinya akan ditempatkan di Ibu Kota Nusantara atau IKN yang akan menerapkan pola kerja terpadu dengan fleksibilitas waktu dan lokasi mendukung sistem kerja kolaboratif dan agile.

Sementara PPPK 2024 khusus diperuntukkan bagi honorer atau non ASN dan THK-II yang sudah masuk database BKN.***