POJOKSATU.ID - Sebanyak 244 ASN eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, resmi dirotasi dan dimutasi.
Langkah besar ini diumumkan sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta pengisian posisi strategis di kelurahan, kecamatan, hingga berbagai OPD.
Mutasi massal tersebut menyasar pejabat administrator, pengawas, hingga kepala UPT Puskesmas.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menegaskan bahwa rotasi tersebut bukan sekadar formalitas birokrasi.
Baca Juga: Ternyata Ini 3 Penyebab Guru Belum Terima TPG Triwulan 4 hingga Akhir Bulan November 2025!
Ia ingin mutasi ini membuka ruang bagi pejabat untuk menunjukkan kualitas terbaiknya.
Setiap pejabat yang baru dilantik diberikan waktu tiga bulan untuk membuktikan kinerja mereka.
Bupati juga menyampaikan bahwa evaluasi kinerja dilakukan secara objektif, bukan karena kepentingan politik.
Selain rotasi besar-besaran ini, BKPSDM Situbondo juga mempersiapkan asesmen kompetensi bagi eselon II.
Sebagai bagian dari penataan organisasi yang lebih menyeluruh. Uji kompetensi direncanakan mulai awal Desember.
244 Pejabat Situbondo Resmi Dimutasi
Pemerintah Kabupaten Situbondo membuat gebrakan baru dengan merotasi dan memutasi 244 ASN eselon III dan IV.
Langkah ini merupakan salah satu proses penyegaran birokrasi di tingkat daerah.
Sekaligus memastikan posisi di kelurahan, kecamatan, serta OPD terisi oleh pejabat yang memiliki kemampuan mumpuni.
Mutasi ini mencakup:
- Pejabat Administrator (Eselon III)
- Pejabat Pengawas (Eselon IV)
Baca Juga: Setelah Honorer Dihapus 2025, Begini Cara Guru Bisa Tetap Bekerja Tanpa Takut PHK
- Kepala UPT Puskesmas
Penyegaran Organisasi dan Penataan Jabatan
Menurut Bupati Yusuf Rio, rotasi besar ini adalah bagian dari strategi memperkuat kinerja internal pemerintahan.
Ia menekankan bahwa penyegaran diperlukan agar organisasi tidak stagnan dan ASN dapat beradaptasi dengan tantangan baru di posisinya masing-masing.
Baca Juga: Janji Menikah Gagal Total! Istri Laporkan Lagi, Bripda Fauzan Akhirnya Dipecat Kedua Kali
Rotasi ini juga dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan yang terjadi di beberapa kecamatan dan OPD, serta memperbaiki distribusi SDM di lingkungan Pemkab Situbondo.
Bupati menegaskan bahwa mutasi dilakukan bukan karena faktor politik, melainkan komitmen pemerintah dalam memperbaiki kinerja aparatur sipil negara.
Bupati, Tiga Bulan untuk Tunjukkan Kinerja
Bupati Situbondo memberikan penegasan penting kepada pejabat baru:
Baca Juga: Agar TPG Tidak Gagal Cair! Ini Tutorial Lengkap Menghindari Kesalahan Data
Setiap pejabat diberi waktu tiga bulan untuk menunjukkan kinerjanya.
Dalam pernyataannya, ia menambahkan bahwa kesempatan ini harus dimanfaatkan pejabat untuk membuktikan integritas, komitmen, dan kemampuan manajerial mereka.
Setelah tiga bulan, seluruh pejabat akan dievaluasi dan tidak menutup kemungkinan dilakukan penataan ulang bila tidak memenuhi standar.
BKPSDM, Akan Ada Uji Kompetensi untuk Eselon II
Selain mutasi, pemerintah juga mempersiapkan langkah lanjutan.
Kepala BKPSDM Situbondo, Syamsuri, menyampaikan bahwa pihaknya tengah memfinalisasi rencana asesmen kompetensi untuk pejabat eselon II.
Uji kompetensi ini dijadwalkan dimulai pada awal Desember dan menjadi bagian dari penataan organisasi.
Memastikan bahwa pejabat tinggi pratama memiliki kompetensi sesuai harapan Pemkab.
Syamsuri menegaskan bahwa asesmen ini bukan formalitas melainkan mekanisme memastikan kualitas pejabat eselon II dan efektivitas pemerintah daerah.
Motivasi dan Harapan Pemerintah Daerah
Bupati Yusuf Rio menjelaskan motivasi utama rotasi:
Baca Juga: Wow! Untuk Pertama Kalinya Cetak Sejarah, Kemenag Bakal Gelar Natal Bersama
1. Evaluasi kinerja secara berkala
2. Mendorong pejabat bekerja lebih inovatif
3. Meningkatkan kualitas pelayanan publik
4. Memastikan jabatan ditempati orang yang tepat
5. Menanamkan budaya profesional dan transparan
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan di Situbondo, terutama pada sektor kesehatan, pemerintahan kecamatan, dan OPD yang berkaitan langsung dengan masyarakat.
Baca Juga: Ultimatum Syuriah Diabaikan! Gus Yahya Beri Jawaban Tegas, Saya Tidak Akan Mundur!
Mutasi 244 pejabat Situbondo menjadi langkah besar dalam membangun birokrasi yang lebih efektif dan dinamis.
Dengan target evaluasi tiga bulan dan rencana asesmen untuk eselon II, pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik.***




