POJOKSATU.id, PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta kembali membuka peluang bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai Pasukan Putih Dinas Kesehatan (Dinkes) tahun 2025, pada awal September.

Pasukan Putih ini bukan pegawai negeri sipil, melainkan tenaga lapangan non-ASN yang direkrut melalui skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Kehadiran mereka dirancang untuk memberikan layanan kesehatan langsung kepada warga, terutama kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, hingga penyandang disabilitas.

Peran Pasukan Putih cukup penting. Mereka tidak hanya membantu dalam pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga ikut memantau kondisi kesehatan warga secara berkala dan mendampingi proses rujukan ke fasilitas kesehatan bila diperlukan.

Baca Juga: Pengamat Politik Desak Prabowo Copot Raja Juli dan Abdul Kadir Karding dari Kabinet Merah Putih

Dengan begitu, keberadaan mereka diharapkan mampu memperkuat sistem layanan kesehatan masyarakat di Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta belum mengumumkan angka resmi untuk gaji Pasukan Putih tahun 2025.

Namun, jika melihat pola gaji tenaga PJLP lain seperti Pasukan Oranye, Biru, dan Hijau, biasanya besaran gaji mengikuti Upah Minimum Provinsi (UMP).

Tahun ini, UMP DKI Jakarta ditetapkan sebesar Rp5.396.761 per bulan. Artinya, gaji Pasukan Putih diperkirakan berada di kisaran Rp5,3 juta per bulan atau setara dengan standar UMP yang berlaku di ibu kota.

Baca Juga: Detik-detik Nandi Juliawan Pemeran 'Encuy' di Sinetron 'Preman Pensiun' Ditemukan Tewas Gantung Diri Pakai Sarung

Selain gaji, Pasukan Putih juga mendapatkan sejumlah fasilitas penunjang yang membuat pekerjaan mereka lebih aman dan nyaman.

Fasilitas tersebut antara lain BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Tunjangan Hari Raya (THR), seragam kerja lengkap dengan perlengkapan lapangan, serta pelatihan dan pembekalan sebelum ditugaskan.

Dengan dukungan ini, para petugas bisa menjalankan tanggung jawabnya secara profesional.

Tugas yang diemban Pasukan Putih pun cukup beragam.

Baca Juga: Jangan Terkecoh! Gaji Pensiunan PNS September 2025 Belum Ada Kenaikan

Mereka membantu merawat lansia atau warga yang memiliki keterbatasan fisik di rumah, mendampingi aktivitas dasar harian, memantau pengobatan, hingga melaporkan kondisi kesehatan warga.

Tidak hanya itu, mereka juga ikut mendampingi proses rujukan ke fasilitas kesehatan, memberikan dukungan emosional, dan edukasi kepada warga.

Selain itu, mereka juga melakukan pendataan dan menilai tingkat kemandirian aktivitas harian para sasaran.

Baca Juga: Publik Bisa Awasi Penyaluran Bansos Melalui Portal Digitalisasi Bansos, Bisa Usul Bisa Menyanggah, Hindari Praktik Subjektif di Tingkat Lokal

Dengan gaji setara UMP, fasilitas lengkap, serta peran vital dalam pelayanan kesehatan masyarakat, Pasukan Putih DKI Jakarta 2025 diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam mendukung kesehatan warga, terutama kelompok rentan.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Kehadiran mereka bukan hanya menambah tenaga di lapangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat layanan publik di sektor kesehatan. ***