POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan buku rujukan khusus bagi Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027.
Panduan tersebut disusun agar kegiatan MPLS mampu mengakomodasi kebutuhan murid berstatus Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sesuai karakteristik hambatan yang mereka miliki.
Dengan demikian, pengalaman pertama memasuki lingkungan sekolah dapat berlangsung lebih aman, nyaman, menyenangkan, sekaligus bermakna.
Baca Juga: Sosok Pelaku Pemukulan Pengendara di Jagakarsa Ternyata dari Kediri, Pekerjaan Bukan Aparat
Ketua Tim Kajian Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen, Kosasih Ali Abu Bakar, menjelaskan bahwa MPLS Ramah dirancang sebagai kegiatan awal yang menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan bagi seluruh murid, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus.
"Dengan menghormati hak setiap anak dan memuliakan warga sekolah, sekolah menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi semua murid," kata Kosasih dalam webinar bertajuk Sosialisasi MPLS Jenjang SMA di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antara, Minggu, 5 Juli 2026.
Empat Buku Rujukan Sesuai Jenis Disabilitas
Kemendikdasmen telah menyiapkan empat buku rujukan kegiatan MPLS Ramah yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok disabilitas, yaitu:
-
SLB A untuk murid dengan disabilitas netra.
-
SLB B untuk murid dengan disabilitas rungu.
-
SLB C untuk murid dengan disabilitas grahita.
-
SLB D untuk murid dengan disabilitas daksa.
Baca Juga: Lomba Kicau Mania HUT Bhayangkara ke-80 di Cirebon Meriah, Dongkrak UMKM dan Pererat Silaturahmi
Setiap buku tidak hanya memuat contoh kegiatan MPLS, tetapi juga menyesuaikan jenjang pendidikan peserta didik sehingga dapat diterapkan mulai dari tingkat dasar hingga menengah.
Sebagai contoh, pada buku rujukan SLB A tersedia berbagai rekomendasi penggunaan alat bantu seperti pengeras suara, kartu atau benda bertekstur untuk mengenalkan emosi, penanda taktil, hingga benda yang menghasilkan suara seperti lonceng agar murid lebih mudah mengikuti aktivitas.
Sementara itu, buku rujukan untuk SLB B memanfaatkan media visual yang lebih dominan, seperti laptop, video pembelajaran, papan tulis, kartu bergambar, kartu isyarat sederhana, hingga aktivitas fisik yang membantu proses komunikasi.
"Jadi untuk SLB, kami buat rujukannya itu berdasarkan disabilitas para murid. Sejauh ini ada empat disabilitas dan di masing-masing buku rujukan yang berdasarkan disabilitas itu, kami susun pula rujukan kegiatannya berdasarkan jenjang pendidikannya," ujar Kosasih.
Baca Juga: Headpiece Melly Goeslaw Sempat Hilang di Bandara jelang Konser di Malaysia, Begini Kronologinya
Sekolah Reguler Juga Melakukan Skrining
Selain menyiapkan panduan bagi SLB, Kemendikdasmen juga menyusun rujukan kegiatan untuk sekolah reguler yang bertujuan membantu guru melakukan skrining awal terhadap kemungkinan adanya kebutuhan khusus pada murid baru.
Skrining tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai fungsi sensorik, fisik, komunikasi, kemampuan kognitif, serta kondisi mental dan emosional peserta didik.
Namun, Kosasih menegaskan bahwa skrining tersebut bukan merupakan alat diagnosis medis ataupun penetapan status disabilitas.
"Hasil skrining ini adalah dasar untuk merujuk murid agar mendapatkan layanan profesional, sembari digunakan guru untuk menyiapkan kebutuhan dukungan murid seperti kebutuhan alat bantu, pendampingan, dan penyesuaian pembelajaran," jelasnya.
Melalui proses tersebut, sekolah dapat mengenali kemungkinan adanya hambatan seperti gangguan penglihatan, pendengaran, intelektual, fisik motorik, komunikasi, autisme, ADHD, kesulitan belajar spesifik, Down syndrome, slow learner, hingga peserta didik dengan kecerdasan atau bakat istimewa.
Link Download Buku Rujukan MPLS Ramah 2026 untuk SLB
Kemendikdasmen menyediakan buku rujukan MPLS Ramah yang dapat diunduh sesuai jenis disabilitas peserta didik melalui tautan berikut.
-
Unduh Buku Rujukan Kegiatan MPLS Ramah 2026 untuk SLB Disabilitas Grahita: https://s.id/rujukankegiatan-
mplsramah-grahita -
Unduh Buku Rujukan Kegiatan MPLS Ramah 2026 untuk SLB Disabilitas Daksa: https://s.id/rujukankegiatan-
mplsramah-daksa -
Unduh Buku Rujukan Kegiatan MPLS Ramah 2026 untuk SLB Disabilitas Netra: https://s.id/rujukankegiatan-
mplsramah-netra -
Unduh Buku Rujukan Kegiatan MPLS Ramah 2026 untuk SLB Disabilitas Rungu: https://s.id/rujukankegiatan-
mplsramah-rungu
Baca Juga: Fantastis! Gaji Manajer Kopdes Merah Sebesar Rp10 Juta, Mengalahkan Gaji Dosen
Panduan MPLS SLB diharapkan membantu sekolah menyelenggarakan MPLS yang benar-benar inklusif sehingga setiap murid, apa pun kondisi dan kebutuhannya. ***




