POJOKSATU.id — Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan pendidikan di daerah.
DIbantu dosen Program Studi Sastra Indonesia, mereka mengadakan dua kegiatan pengabdian masyarakat secara paralel di SDN Medalsari III, Karawang, Jawa Barat.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 26 Juli 2025, menyasar dua kelompok utama: guru dan siswa kelas 6 di sekolah tersebut.
Kegiatan pertama adalah Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Projek P5 Berbasis Kearifan Lokal yang melibatkan lima guru SDN Medalsari III.
Pelatihan bertujuan memperkuat kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan budaya lokal dan Kurikulum Merdeka.
Fokus pelatihan adalah mengembangkan materi pembelajaran yang menggali nilai-nilai lokal, seperti tradisi babarit, gotong royong, dan bahasa daerah.
“Pendidikan karakter akan lebih bermakna jika disampaikan melalui konteks budaya lokal,” ujar Asep, dosen Sastra Indonesia FBS UNJ.
Ia menambahkan, tradisi babarit merupakan contoh gotong royong yang bisa digunakan sebagai bahan ajar untuk memperkuat karakter siswa.
Peserta pelatihan dibimbing memahami konsep dasar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sesuai Kurikulum Merdeka.
Selanjutnya, mereka menyusun rencana pembelajaran dan proyek tematik yang selaras dengan kehidupan dan budaya masyarakat sekitar.
Sementara itu, kegiatan kedua menyasar siswa kelas 6 dengan Pelatihan Penulisan Kreatif Berbasis Ekologi.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan anak-anak melalui literasi dan kreativitas dalam menulis cerita.
Pelatihan dimulai dengan pengenalan konsep ekologi dalam bentuk sederhana dan menyenangkan yang mudah dipahami siswa.
Setelah itu, siswa diajak menulis cerita pendek bertema lingkungan dengan pendekatan interaktif dan imajinatif.
Kegiatan ini dipandu Ardia Septi Wijianti, dosen Sastra Indonesia FBS UNJ, bersama tiga mahasiswa fasilitator dari program studi yang sama.
Mahasiswa yang terlibat adalah Dilla Zahrah Syawalani, Cherry Ajeng Andrea, dan Pani Padilah sebagai bagian dari pembelajaran lapangan.
Baca Juga: Wujudkan Generasi Unggul Lewat PAUD Holistik Integratif, Begini Strategi Pemerintah
Menurut Ardia, kegiatan ini penting untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini melalui pendekatan literasi kreatif.
“Anak-anak belajar menulis sekaligus diajak berpikir tentang cara menjaga lingkungan, khususnya pengelolaan sampah,” ujarnya.
Siswa sangat antusias mengikuti sesi demi sesi, mulai dari ice breaking hingga latihan menulis secara individu dan kelompok.
Pada akhir pelatihan, mereka mendapat hadiah edukatif sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kreativitas yang ditunjukkan.
Komalasri, guru SDN Medalsari III, menyambut baik kegiatan ini dan menilai anak-anak sangat senang serta mendapat banyak manfaat.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mengajarkan Anak Makan Sehat Sejak Dini, Yuk Coba!
“Mereka belajar hal baru dan merasa gembira karena suasananya menyenangkan dan ada hadiah,” katanya.
Kedua kegiatan ini merupakan bagian dari program Wilayah Binaan Fakultas yang dijalankan FBS UNJ setiap tahun.
Program ini adalah bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Fokusnya adalah menyebarkan ilmu, budaya, dan kearifan lokal sebagai landasan dalam membangun pendidikan yang relevan.
FBS UNJ berharap kegiatan serupa bisa dikembangkan di sekolah lain di Karawang dan wilayah sekitarnya.
Melalui dua kegiatan ini, FBS UNJ berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu pembelajaran dan hubungan antara kampus dan masyarakat.
Upaya ini menunjukkan bahwa pendidikan bermutu dapat dibangun dari akar budaya dan lingkungan lokal yang kuat dan relevan.
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah silakan download aplikasi Pojoksatu.id melalui link di bawah ini:
Anda juga bisa bergabung dalam saluran Whatsapp dan Fanpage Edugov Pojoksatu.id melalui link di bawah ini:
Demikian informasi terbaru tentang kegiatan dosen Sastra Indonesia UNJ yang melatih guru dan siswa SDN Medalsari III kembangkan Modul P5 dan tulisan kreatif bertema ekologi.***




