POJOKSATU.id, DIREKTORAT Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Kemitraan Indonesia (BKI) Tahun 2025.

Program BKI Tahun 2025 ditujukan bagi dosen tetap perguruan tinggi di bawah binaan Kemendiktisaintek yang ingin melanjutkan studi jenjang doktor (S3) di luar negeri.

Pengumuman ini disampaikan kepada pemimpin perguruan tinggi negeri serta Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I s.d. XVII sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualifikasi dosen Indonesia.

Baca Juga: Gaya Hidup Slow Living Bisa Kamu Nikmati dengan Hidup Lebih Pelan dan Bermakna

Ditjen Dikti menjelaskan, BKI Terbuka untuk semua bidang studi jenjang doktor, dan pelamar dapat berasal dari mahasiswa baru maupun mahasiswa on-going di perguruan tinggi luar negeri.

Untuk itu perguruan tinggi tujuan wajib memberikan keringanan biaya studi yang tercantum dalam Letter of Acceptance (LoA) atau dokumen resmi lainnya.

BKI berdurasi pembiayaan maksimal empat tahun untuk mahasiswa baru, dan tiga tahun untuk mahasiswa on-going.

Baca Juga: OSC 2025 Hadir! Daftar Sekarang untuk Beasiswa S1 Full 8 Semester, Cek Kampus Penerima di Sini!

Berikut persyararatan BKI Tahun 2025;

PERSYARATAN PENDAFTARAN

-Persyaratan umum pelamar Beasiswa Kemitraan Indonesia (BKI) 2025:

-Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP atau paspor yang masih berlaku.

-Usia maksimal 45 tahun per 31 Desember 2025.

-Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah Kemendiktisaintek.

-Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

-Telah lulus program magister (S2), dibuktikan dengan ijazah. (Bagi lulusan magister luar negeri wajib menyertakan SK Penyetaraan Ijazah dari Kemendiktisaintek).

-Belum pernah menyelesaikan studi program doktor.

Baca Juga: Daftar Nama Menteri, Wamen, KSP dan Kepala Badan yang Dilantik Presiden di Istana, Ada Eks Wakapolri

-Memiliki Surat Izin Melanjutkan Studi dari pimpinan instansi asal (format Lampiran 1).

-Memiliki Personal Statement dalam bahasa Inggris (format Lampiran 2).

-Menyusun Proposal Penelitian dalam bahasa Inggris (format Lampiran 3).

-Memiliki LoA unconditional dari perguruan tinggi luar negeri tujuan.

-Menyertakan Curriculum Vitae (CV) dalam bahasa Inggris, termasuk rekam jejak penelitian dan publikasi.

-Menandatangani Surat Pernyataan Pendaftar Program BKI (format Lampiran 4).

-Tidak sedang menerima beasiswa lain (double funding) untuk komponen yang sama.

Baca Juga: Kisah Tragis Pernikahan Tasya Farasya: Cinta Pertama, LDR 7 Tahun sebelum Menikah, Resepsi Mewah 7 Hari 7 Malam yang Berakhir dengan Gugatan Cerai

KRITERIA SELEKSI

-Kelengkapan dokumen administrasi.

-Kesiapan studi program doktor di luar negeri.

-Kemampuan bahasa Inggris.

-Komitmen untuk kembali ke Indonesia setelah studi.

-Kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

-Komitmen menjaga kerja sama dengan akademisi dan perguruan tinggi luar negeri.

-Bagi mahasiswa on-going, studi harus sudah berjalan minimal 2 semester atau 1 tahun.

Baca Juga: Djamari Chaniago dan Erick Thohir Resmi Dilantik Menko Polkam Baru dan Menpora,  KSP Dijabat Qodari

KOMPONEN PEMBIAYAAN

Untuk mahasiswa baru:

-Biaya registrasi (satu kali).

-Biaya studi sesuai tagihan (apabila diperlukan).

-Biaya perjalanan (satu kali pergi-pulang).

-Biaya visa (satu kali).

-Biaya kedatangan (satu kali).

-Biaya hidup bulanan.

-Subsidi penelitian per semester.

-Biaya buku per semester.

-Asuransi kesehatan tahunan.

-Tunjangan keluarga (mulai tahun kedua studi).

-Biaya keadaan force majeure (at cost).

Baca Juga: OSC 2025 Hadir! Daftar Sekarang untuk Beasiswa S1 Full 8 Semester, Cek Kampus Penerima di Sini!

Untuk mahasiswa on-going:

-Biaya hidup bulanan.

-Biaya studi sesuai tagihan (apabila diperlukan).

-Tiket pulang setelah studi (satu kali).

-Subsidi penelitian per semester.

-Biaya buku per semester.

-Asuransi kesehatan tahunan.

-Tunjangan keluarga (mulai tahun kedua studi).

-Biaya keadaan force majeure (at cost).

Baca Juga: Ini alasan Ribuan Driver Jakut dan KON Tidak Ikut Demo Ojol di Kemenhub dan DPR

Pendaftaran BKI 2025 dibuka hingga 26 September 2025 melalui laman resmi: kualifikasidikti.kemditisaintek.go.id pada menu Beasiswa Kemitraan Indonesia.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Untuk informasi lebih lanjut, calon pelamar BKI dapat menghubungi Administrator Beasiswa Luar Negeri, Direktorat Sumber Daya Ditjen Dikti melalui email: [email protected]. ***
.