POJOKSATU.id, ADA kabar seru nih buat guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan pendidik nonformal di seluruh Indonesia. Karena, Direktorat Guru PAUD dan PNF siap menggelar Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini (KICAU) 2025 dengan konsep baru yang lebih luas.
Kalau tahun sebelumnya pelaksanaan KICAU hanya di tingkat nasional, tahun ini beda, lho! Direktorat menggandeng mitra strategis seperti BBGTK, BGTK, dan Kantor GTK di seluruh Indonesia.
Tujuannya KICAU 2025 memperkaya perbendaharaan lagu anak-anak yang makin hari makin tergerus oleh legu-lagu orang dewasa.
Baca Juga: Guru PAUD Non Formal Wajib Tahu! Cara Cek BSU 2025 di Info GTK dan Syarat Aktivasi Rekening
“Direktorat tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu, kami menggandeng rekan-rekan BBGTK/BGTK/Kantor GTK di seluruh Indonesia. Kami pun akan terus merangkul mitra strategis untuk meningkatkan kualitas guru PAUD dan nonformal,” ungkap Suparto, Direktur Guru PAUD dan PNF, dalam pertemuan daring bersama kepala BBGTK/BGTK/Kantor GTK beberapa waktu lalu.
Kenapa Lomba KICAU Penting?
Bukan rahasia lagi, banyak anak zaman sekarang lebih hafal lagu-lagu orang dewasa dibandingkan lagu anak.
Nah, lomba KICAU ini dirancang supaya guru bisa menciptakan lagu anak yang mendidik, menyenangkan, dan kaya nilai karakter.
Baca Juga: 11 Rekomendasi Notebook Terbaik 2025, Jawab Kebutuhan Mobilitas Kerja, Kuliah, Sekolah
Dari proses pembelajaran lewat musik, anak bisa mengasah literasi bahasa, mengembangkan kalimat indah, dan menumbuhkan budi pekerti sejak dini.
Suparto juga menambahkan bahwa kegiatan ini mendukung arahan Menteri Pendidikan yang menekankan deep learning dengan tiga pilar utama: mindfull learning, meaningful learning, dan joyful learning.
Bahkan, KICAU 2025 juga diharapkan dapat menghidupkan kembali bahasa daerah lewat karya lagu.
Baca Juga: Joel Tanos Cucu 9 Naga Sulut Tewas di Tangan Residivis Sering Bunuh Orang, Diduga Tak Saling Kenal
Begini Mekanisme Lomba KICAU 2025
-Guru PAUD dan PNF di seluruh Indonesia mengirimkan karya lagu ke BBGTK/BGTK/Kantor GTK di daerah masing-masing.
-Lagu-lagu tersebut akan diseleksi di tingkat daerah, dan 5 karya terbaik akan dikirim ke tingkat nasional.
-Dari seleksi nasional, akan dipilih 20 lagu terbaik yang akan menjadi bagian dari pengayaan materi ajar anak usia dini.
Baca Juga: Jangan Tertipu! Ini Fakta Sebenarnya Soal Kartu Prakerja Agustus 2025
Tema dan Syarat Lomba
KICAU 2025 mengusung tiga tema besar: lingkungan, karakter, dan sains.
Syarat peserta:
-Guru PAUD atau PNF dengan pengalaman mengajar minimal 1 tahun.
-Terdaftar di Dapodik.
-Memiliki surat keterangan aktif mengajar dari Kepala Satuan PAUD/Pimpinan Yayasan atau Dinas Pendidikan setempat.
-Semua dokumen diunggah melalui https://gtk.kemendikdasmen.go.id/sikicau.
-Setelah semua syarat terpenuhi, karya lagu akan diperiksa oleh tim penilai.
Lagu terbaik akan menjadi kebanggaan guru sekaligus warisan berharga untuk dunia pendidikan anak usia dini di Indonesia.
Suparto berharap, seluruh mitra di daerah bisa mendorong guru untuk ikut berpartisipasi.
“Melalui harmonisasi inilah akan mencakup pesan-pesan untuk memahami perbedaan.
Lagu dapat menjadi selubung materi ajar yang efektif dan menyenangkan,” tuturnya.
Yuk, guru-guru kreatif di seluruh nusantara, saatnya ciptakan musik yang bikin anak-anak semangat belajar dan bernyanyi bersama.
Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;
Jangan lewatkan kesempatan ini, siapa tahu karya kamu jadi salah satu yang terbaik tahun ini. ***




