POJOKSATU.id — Ikhtiar menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia, pemerintah melalui Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 mendorong optimalisasi Sekolah Rakyat sebagai ruang pendidikan alternatif yang menyentuh akar permasalahan sosial.
Merespons hal tersebut, Kementerian Sosial RI (Kemensos) membuka kesempatan bagi para pendidik terbaik bangsa untuk bergabung sebagai Guru Sekolah Rakyat melalui jalur PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) Tahap II.
Sebanyak 853 formasi guru ahli pertama disiapkan untuk ditempatkan di 59 lokasi Sekolah Rakyat yang tersebar dari wilayah barat hingga timur Indonesia.
Program ini bukan sekadar seleksi kerja, tetapi merupakan panggilan pengabdian bagi mereka yang memiliki dedikasi tinggi untuk mendidik anak-anak bangsa dari latar belakang ekonomi rentan.
Hak dan Tanggung Jawab Guru Sekolah Rakyat
Mereka yang terpilih sebagai guru di Sekolah Rakyat akan mendapatkan status sebagai ASN PPPK di bawah Kemensos.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus, Bikin Program Kerja ANTI BULLYING
Selain mendapatkan gaji pokok dan tunjangan guru sesuai ketentuan, para guru juga akan memperoleh pelatihan khusus agar mampu menjawab tantangan pendidikan di lingkungan Sekolah Rakyat, yang umumnya memiliki karakteristik unik—baik dari segi peserta didik, budaya lokal, maupun lokasi yang menantang.
Namun tentu saja, tugas ini bukan tanpa tanggung jawab. Seorang guru Sekolah Rakyat harus:
-
Menjaga kedisiplinan sebagai ASN,
-
Melaksanakan pembelajaran sesuai kurikulum,
-
Siap ditempatkan di seluruh pelosok Indonesia,
-
Dan bersedia menerima tugas tambahan dari Kemensos.
Syarat untuk Bergabung
Persyaratan umum mencakup:
-
WNI berusia 20–45 tahun
Baca Juga: BGN Berikan Gizi Lengkap di Sekolah Rakyat, Mulai Sarapan Hingga Makan Malam untuk Ratusan Siswa
-
Tidak memiliki riwayat pelanggaran hukum
-
Bukan PNS atau anggota TNI/Polri aktif
-
Lulusan S1 atau D4
-
Memiliki Sertifikat Pendidik dari program PPG
-
Sehat jasmani dan rohani
-
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
Sementara itu, persyaratan khusus memberi penekanan pada mutu personal dan profesional:
-
IPK minimal 3,00
-
Mampu berbahasa Inggris aktif (lisan dan tulisan)
-
Telah terdata di SSCASN 2024
-
Bebas NAPZA
-
Bersedia tinggal dan mengajar di lingkungan berasrama
Kriteria ini menunjukkan bahwa guru yang dicari bukan hanya cerdas, tetapi juga siap lahir batin, berkarakter, dan kuat mental.
Proses Seleksi Dua Tahap
Seleksi dilakukan secara berjenjang dan daring, diawali oleh Kemendikdasmen, yang membuka seleksi calon guru Sekolah Rakyat melalui laman: https://ppg.dikdasmen.go.id/seleksi-guru-sekolah-rakyat-tahap-2
Baca Juga: Kemensos Targetkan 59 Sekolah Rakyat Tambahan, Beroperasi September 2025
Calon guru yang lolos seleksi awal akan mengikuti Seleksi Kompetensi Tambahan oleh Kemensos, yang meliputi:
-
Psikotes untuk mengukur ketahanan mental dan kecocokan karakter
-
Tes Bahasa Inggris sebagai bentuk kesiapan menghadapi kurikulum global
-
Wawancara daring untuk menilai motivasi, visi, serta kesiapan lapangan
Peserta yang tidak mengikuti tahapan ini akan dianggap mengundurkan diri.
Jadwal Pelaksanaan Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2025
| No | Kegiatan | Tanggal |
|---|---|---|
| 1 | Penetapan Formasi | 30 Juli 2025 |
| 2 | Konfirmasi Kesediaan Seleksi | 31 Juli – 1 Agustus 2025 |
| 3 | Penyerahan Data ke BKN | 2 Agustus 2025 |
| 4 | Pengumuman Calon Guru | 3 Agustus 2025 |
| 5 | Seleksi Kompetensi Tambahan | 5 – 7 Agustus 2025 |
| 6 | Pengolahan Data oleh Kemensos | 8 – 9 Agustus 2025 |
| 7 | Penyerahan Hasil ke BKN | 10 Agustus 2025 |
| 8 | Integrasi Data oleh BKN | 11 – 12 Agustus 2025 |
| 9 | Pengumuman Kelulusan Final | 13 Agustus 2025 |
- Perubahan jadwal dapat dicek di https://kemensos.go.id
- Info Sekolah Rakyat: https://sekolahrakyat.kemensos.go.id
Kesempatan ini bukan sekadar tentang profesi, tapi tentang kontribusi nyata dalam mewujudkan pendidikan yang memerdekakan dan menyentuh akar kemiskinan ekstrem.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Dibiayai dari Pajak, Sri Mulyani: Anggaran 2026 Naik Demi Anak-Anak Miskin
Menjadi guru di Sekolah Rakyat adalah menjadi cahaya bagi mereka yang selama ini terpinggirkan dari akses pendidikan bermutu.
Bagaimana menurut bapak ibu? Adakah tanggapan atau pengalaman di lapangan yang bisa dibagi?
Tulis di kolom komentar ya.
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
Baca Juga: Ratusan Guru Sekolah Rakyat Mundur: Cak Imin dan Gus Ipul Santai, Malah Bilang Begini
-
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Rifki Setiadi




