POJOKSATU.id — Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menorehkan catatan emas.

Kali ini melalui pengukuhan Prof. Dr. Hj. Endeh Suhartini Syurdi, S.H., M.H., CCD., CIM., CBLC. sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Ketenagakerjaan.

Gelar tertinggi dalam dunia akademik ini diberikan berdasarkan SK Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Nomor 512/M/KPT.KP/2025.

Momen bersejarah tersebut digelar dalam Sidang Terbuka Senat UNIDA pada Rabu, 7 Mei 2025, di Aula Gedung C UNIDA, Bogor.

Prof Endeh Suhartini menjadi sosok inspiratif yang menempuh jenjang pendidikan tinggi S1 dan S2 di UNIDA dan kini kembali mengabdi sepenuhnya di kampus yang membesarkannya.

Sosok yang Membanggakan dan Inspiratif

Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri banyak tokoh nasional, pejabat, serta civitas akademika. Tampak hadir Anggota DPR RI Dr. H. Mulyadi, M.M.A, yang tak lain adalah adik kandung Prof. Endeh.

Baca Juga: UNIDA Gelar Tasyakuran Milad ke 38, Santuni Anak Yatim dan Khataman Al Quran, Bentuk Pengamalan Nilai Ketauhidan

Juga hadir Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus alumni UNIDA, H. Dedi Aroza, S.Ag., M.Si, serta Mayjen TNI Achmad Adipati Karna Widjaja, PSCJ., M.M., anggota Dewan Penyantun UNIDA.

Turut memeriahkan prosesi, sejumlah tokoh dari instansi pemerintah, akademisi, dan organisasi mitra seperti Ketua KADIN Kabupaten Bogor, Ketua Ikatan Alumni UNIDA, dan Pro-Chancellor UNIDA.

Penghormatan juga diberikan oleh Dr. A. Jaka Santos Adiwijaya, S.H., LLM, yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Dedikasi Lebih dari Dua Dekade

Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H., mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi Prof. Endeh selama lebih dari 25 tahun di bidang hukum ketenagakerjaan.

Ia menyebut Prof. Endeh sebagai pionir dalam kajian hukum normatif yang juga aktif meneliti dinamika hubungan industrial di era globalisasi dan revolusi industri 4.0.

“Kontribusi beliau nyata dalam dunia akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Ini menjadi pencapaian yang layak diapresiasi,” ucap Prof. Martin.

Senada, Rektor UNIDA Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I., menyebut Prof. Endeh sebagai Srikandi sejati UNIDA.

Baca Juga: Langkah Menuju AKREDITASI UNGGUL, UNIDA Resmikan BYC Library, Perpustakaan Berstandar Internasional, Bedah Buku Karya Martin Roestamy

Menurutnya, Prof. Endeh adalah sosok inspiratif yang membuktikan bahwa putri daerah mampu menembus panggung akademik nasional.

Tangis Haru Seorang Adik

Dalam sambutannya, Dr. H. Mulyadi, M.M.A., tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan rasa bangga terhadap kakaknya.

Ia menekankan bahwa pencapaian ini menjadi simbol perjuangan anak desa dari Jonggol yang berhasil menembus puncak dunia akademik.

“Hari ini saya menangis. Kami berasal dari desa. Pencapaian ini bukan hanya kebanggaan keluarga, tapi juga harapan baru bagi generasi muda UNIDA,” tuturnya penuh haru.

Ia pun berharap agar momentum ini menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk terus belajar, berkembang, dan memberi kontribusi bagi bangsa.

Orasi Ilmiah: Perlindungan Pekerja Migran

Pada kesempatan tersebut, Prof. Endeh menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Dinamika Kepastian Hukum Pekerja Migran Indonesia dalam Upaya Peningkatan Upah untuk Kesejahteraan.”

Ia menyoroti pentingnya kepastian hukum bagi pekerja migran Indonesia di tiga fase hubungan kerja: sebelum, selama, dan setelah bekerja.

“Bekerja bukan hanya ibadah, tetapi juga hak konstitusional untuk mendapatkan penghidupan yang layak,” ujarnya.

Baca Juga: Banyak yang Meragukan Perjalanan Isra' Mi'raj, Begini Pesan Penting Konselor UNIDA, Santri Teladani Akhlak Rasulullah SAW

Dari Jonggol untuk Indonesia

Lahir di Jonggol, Kabupaten Bogor, dari keluarga yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan pendidikan, Prof. Endeh memulai pendidikan dari SDN 1 Jonggol hingga menyelesaikan jenjang sarjana dan magister di UNIDA.

Gelar doktor ia raih dari Universitas Sebelas Maret, Solo, dengan predikat cum laude.

Perjalanan kariernya dimulai dari posisi asisten dosen hingga menjadi Direktur Sekolah Pascasarjana UNIDA.

Ia juga tercatat pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum selama tiga periode dan aktif dalam berbagai jabatan strategis lainnya.

Dalam bidang penelitian, Prof. Endeh masuk dalam 20 besar peneliti terproduktif di UNIDA, dengan delapan publikasi ilmiah terindeks Scopus.

Baca Juga: HIMAKOM UNIDA Ajak Mahasiswa Sains Komunikasi Jadi Jurnalis Kreatif dan Berani Kritis Melalui Comm Future

Di luar akademik, ia aktif sebagai tenaga ahli di DPRD, BAPPEDA, Kepolisian, serta menjadi anggota Majelis Pengawas Daerah Notaris Bogor sejak 2014.

Sosok Prof. Endeh juga dikenal luas sebagai muslimah yang konsisten dalam kegiatan sosial dan spiritual, terutama dalam menyantuni kaum dhuafa.

Gelar profesor yang kini ia sandang adalah hasil dari ketekunan, integritas, dan dedikasi yang luar biasa. ***