POJOKSATU.id - Memasuki periode Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), sejumlah calon mahasiswa kerap menghadapi kendala teknis saat melakukan registrasi akun.

Salah satu masalah yang paling sering muncul adalah notifikasi “data tidak ditemukan” di sistem SNPMB.

Kondisi ini kerap memicu kepanikan, terlebih bagi siswa yang dikejar waktu pendaftaran.

Padahal, penyebab data tidak ditemukan umumnya berkaitan dengan persoalan administratif dan masih bisa diatasi dengan langkah yang tepat.

Baca Juga: KDM Cairkan Suasana Korban Bencana Taput, Ketemu Ibu yang Disakiti Orang Jabar, Beri Bantuan Rp1,5 M

Gap Year Jadi Penyebab Umum Data Tidak Ditemukan

Mengacu pada situs resmi Halo SNPMB Kemdikbud RI, penyebab paling sering munculnya notifikasi data tidak ditemukan adalah status gap year.

Hal ini terjadi karena portal SNPMB pada masa awal pendaftaran biasanya hanya memuat data siswa kelas akhir pada tahun ajaran berjalan.

Akibatnya, data lulusan tahun sebelumnya atau siswa gap year belum sepenuhnya terimpor ke server SNPMB.

Selain itu, ketidaksesuaian data antara NISN, nama, atau tanggal lahir dengan yang tercatat di Dapodik juga dapat menyebabkan sistem gagal menemukan data siswa.

Baca Juga: Lulusan PPG 2024 Berpeluang Terima THR dan Gaji ke-13 2026, Ini Syarat Administrasinya

Kondisi tersebut membuat proses registrasi akun terhambat karena sistem tidak dapat mencocokkan NISN dengan data kependudukan yang tersedia.

Oleh karena itu, siswa disarankan memastikan seluruh data pribadi sudah sesuai dengan catatan resmi.

Cara Mengatasi Data SNPMB Tidak Ditemukan

Jika mengalami kendala ini, siswa tidak perlu langsung panik. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan secara bertahap.

1. Periksa Status NISN

Langkah awal adalah memastikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) valid dan terdaftar.

Setiap siswa hanya memiliki satu NISN yang berlaku seumur hidup dan menjadi identitas utama dalam sistem Dapodik serta SNPMB.

Pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi https://nisn.data.kemdikbud.go.id/.

Siswa bisa memilih pencarian berdasarkan NISN atau berdasarkan nama jika lupa nomor NISN.

Setelah mengisi data seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta nama ibu kandung, sistem akan menampilkan status keaktifan NISN.

Baca Juga: Siswa Ini Dipastikan Gagal Daftar SNBP 2026, Gap Year dan NISN Bermasalah Termasuk, Ini Penjelasan Lengkapnya

2. Lakukan Verifikasi dan Validasi Data Alumni

Jika ditemukan kesalahan atau ketidaksesuaian data, terutama bagi siswa gap year, langkah selanjutnya adalah mengajukan verifikasi dan validasi melalui laman https://pd.data.kemdikbud.go.id/verval-lulusan/.

Pada tahap ini, siswa diminta mengisi data identitas lengkap, termasuk NISN, NIK, data pribadi, serta riwayat pendidikan SMP dan SMA/sederajat.

Seluruh data harus sesuai dengan dokumen resmi seperti ijazah atau Kartu Keluarga.

Setelah pengajuan dikirim, proses verifikasi akan dilakukan oleh pihak terkait.

Status pengajuan dapat dipantau secara berkala melalui laman resmi verval lulusan dengan memasukkan alamat email aktif.

Baca Juga: Rapel TPG THR Guru 2023–2025 Cair 2026, Ini Skema Hitungan dan Cara Pastikan Hak Tidak Hangus

3. Hubungi Operator Sekolah

Apabila masalah belum juga teratasi, siswa disarankan segera menghubungi operator sekolah.

Operator sekolah memiliki akses ke sistem Dapodik dan VervalPD yang dapat digunakan untuk memperbaiki atau mengimpor data siswa yang belum muncul di server SNPMB.

Bagi siswa gap year, komunikasi dengan operator sekolah menjadi kunci penting agar data seperti NISN, tanggal lahir, dan nama ibu kandung benar-benar sesuai dan terbarui.

Registrasi Akun SNPMB Dimulai 12 Januari 2026

Registrasi akun SNPMB untuk siswa resmi dibuka mulai 12 Januari 2026.

Tahapan ini wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas XII maupun lulusan tahun sebelumnya yang ingin mendaftar SNBP atau SNBT.

Baca Juga: Mengejutkan! Megawati Menyentil Kekuasaan: Demokrasi yang Sehat Butuh Kritik, Bukan Kepatuhan Buta

Langkah registrasi akun SNPMB meliputi:

- Mengakses portal resmi https://portal.snpmb.id

- Memilih menu “Daftar” dan peran “Siswa”

- Mengisi NISN, NPSN, dan tanggal lahir sesuai data Dapodik

- Mengaktifkan akun melalui tautan yang dikirim ke email aktif

Jadwal Lengkap SNPMB 2026

Baca Juga: Gaji Fantastis Rp117 Juta, Tapi Pegawai Pajak Ini Masih Nekat Main Suap dan Berujung OTT KPK

Jalur SNBP 2026:

- Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025

- Masa sanggah kuota: 29 Desember 2025–15 Januari 2026

- Registrasi akun sekolah: 5–26 Januari 2026

- Pengisian PDSS: 5 Januari–2 Februari 2026

- Registrasi akun siswa: 12 Januari–18 Februari 2026

- Pendaftaran SNBP: 3–18 Februari 2026

- Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026

Baca Juga: Bupati Karawang Umumkan Kenaikan Honor Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Rp1,5 Juta

Jalur UTBK-SNBT 2026:

- Registrasi akun siswa: 12 Januari–7 April 2026

- Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret–7 April 2026

- Pelaksanaan UTBK: 21–30 April 2026

- Pengumuman hasil SNBT: 25 Mei 2026

Seluruh tahapan seleksi dimulai dan diakhiri pukul 15.00 WIB sesuai jadwal yang ditetapkan. ***